Sinergi Pendidikan, Kakankemenag Asahan Serahkan Dokumen Hibah Aset untuk Pendirian MAN IC
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan melakukan langkah strategis dalam upaya peningkatan mutu pendidikan Islam di wilayah Sumatera Utar...
Loading...
Kisaran (Humas). Kepala Seksi Pendidikan
Agama Islam (Kasi PAIS) Dr. Suwastati Sagala, S.Ag, M.Si. Beri Kata Sambutan
pada Seminar moderasi beragama di Barus dan Sejarah masuknya Islam melalui
Barus di Aula SMA N 1 Plus Matauli Pandan (27/06/2024).
Dalam sambutannya Kasi PAIS yang di
dampingi oleh pengawas guru PAI Asahan dan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) AGPAII
(Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia ) Kab. Asahan Firdaus, M.Pd.I, mengatakan bahwa sejumlah kota di tanah air
menyimpan bukti sejarah penting terkait penyebaran Islam, salah satunya ada di
Barus Kabupaten Tapanuli Tengah yang disebut sebagai kota Islam pertama di
Nusantara.
“kota Barus yang terletak di pesisir
barat sumatera utara memiliki peran penting dalam penyebaran agama Islam di
Nusantara, oleh karenanya kegiatan seminar sehari ini mampu untuk memberikan
edukasi kepada kita semua detail sejarah nantinya yang akan di sampaikan oleh
pemateri”, kata Suwastati dihadapan para peserta yang merupakan guru PAI yang
tergabung pada AGPAII Kab. Asahan.
Selain itu Suwastati juga mengatakan dalam
dunia pendidikan tentu tidak dipungkiri akan pentingnya mengenal dan memahami
sejarah setiap masa atau peradaban terdahulu khususnya sejarah masuknya Islam
di Nusantara dari daerah yang tidak begitu jauh dari Asahan.
“sudah pasti kita selaku pendidik apatah
lagi guru PAI wajib untuk mengetahui detail sejarah masuknya Islam di Barus ini
langsung oleh ahlinya dan langsung melihat bukti arkeologis yang menunjukkan
bahwa Barus merupakan kota Islam pertama di Indonesia”, lanjut Suwastati.
Seminar ini menghadirkan pemateri dari
wakil ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Barus (STAIB) Prof. Dr. Rusmin
Tumanggor, MA.
Terakhir Suwastati berharap seminar ini benar-benar membawa dampak positif bagi guru-guru PAI dan bisa menularkan semangat menghargai dan mempelajari peninggalan sejarah penyebaran Islam pertama di Nusantara kepada peserta didik dan juga teman sejawat lainnya di Kab. Asahan.
Setelah selesai seminar, dilanjutkan stula (studi lapangan) ke museum Al Fanshuri di desa si Jago jago Situs Bongal.(FR)
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan melakukan langkah strategis dalam upaya peningkatan mutu pendidikan Islam di wilayah Sumatera Utar...
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Asahan H. Abdul Manan, MA., melaksanakan monitoring dan evaluasi (Monev) secara men...
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Asahan H. Abdul Manan, MA., secara resmi membuka agenda Seminar Teacher’s Motivatio...