Dedikasi Tanpa Batas, Penyuluh Agama Islam Ikuti Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta melalui MOOC Pintar di Malam Hari
Bimbingan Penyuluhan Peningkatan Kompetensi
Loading...
Kisaran (Humas) , Sabtu malam Minggu (25 April 2026) — Komitmen peningkatan kompetensi terus ditunjukkan oleh Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Asahan. Di tengah waktu istirahat akhir pekan, Raja Dedi Hermansyah tetap memanfaatkan malam hari untuk mengikuti pembelajaran mandiri melalui platform MOOC Pintar.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta, sebuah program penguatan kapasitas yang digagas Kementerian Agama dalam rangka membangun pendekatan pendidikan dan penyuluhan yang humanis, inklusif, serta berorientasi pada nilai-nilai kasih sayang.
Dalam suasana sederhana di kediamannya, Raja Dedi Hermansyah tampak fokus mengikuti materi pelatihan secara daring. Semangat belajar ini mencerminkan dedikasi seorang penyuluh dalam meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan kepada masyarakat.
“Belajar tidak mengenal waktu. Justru di saat-saat tenang seperti malam hari, kita bisa lebih fokus memahami materi dan menginternalisasikan nilai-nilai yang disampaikan,” ungkapnya.
Pelatihan ini diharapkan mampu memperkuat peran penyuluh agama sebagai garda terdepan dalam membina umat, dengan pendekatan yang lebih menyentuh hati, membangun harmoni, serta menanamkan nilai cinta dalam setiap proses bimbingan dan penyuluhan.
Dengan adanya program MOOC Pintar, para penyuluh diberikan kemudahan akses belajar secara fleksibel, sehingga peningkatan kompetensi dapat terus dilakukan tanpa terhalang ruang dan waktu. Komitmen ini menjadi bukti nyata bahwa pengabdian kepada umat senantiasa berjalan seiring dengan semangat belajar sepanjang hayat.(RH)
Bimbingan Penyuluhan Peningkatan Kompetensi
Bimbingan Penyuluhan Lintas Etnis, Tokoh Adat
Bimbingan Penyuluhan Pelayanan Akta Ikrar Wakaf