Bimas Kristen;Menguatkan Keluarga, Menyelamatkan Generasi, Merawat Ciptaan: Sinergi Bimas Kristen dan BNN Kabupaten Asahan dalam Pencegahan Narkoba dan Gerakan Ekoteologi
masyarakat yang sehat menjadi fondasi bangsa yang bermartabat
Loading...
Asahan (21/10/2025)— Dalam rangka memperkuat sinergi antara lembaga keagamaan dan masyarakat, Tim Survey Yayasan Inklusif melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan. Kehadiran tim disambut dengan hangat oleh para Penyuluh Agama Kristen, yakni Batara Dairi, S.H., M.Sc dan Debora Desi, M.Pd.K, dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaboratif.
Pertemuan tersebut menjadi ajang dialog terbuka mengenai peran strategis Penyuluh Agama Kristen dalam pembinaan iman, moral, dan kehidupan sosial umat di Kabupaten Asahan. Setelah berbincang dan bertukar pandangan mengenai berbagai program pembinaan, tim survey bersama para penyuluh melakukan peninjauan langsung ke lapangan, tepatnya ke salah satu kelompok binaan Debora desi, M. PdK, guna mendapatkan informasi faktual mengenai dampak dan manfaat kehadiran penyuluh di tengah masyarakat Kristen.
Dalam kunjungan lapangan tersebut, tim mendengar langsung testimoni dari warga binaan mengenai perubahan positif yang dirasakan. Salah seorang anggota kelompok binaan, Ibu Susan, mengungkapkan rasa syukur dan sukacitanya atas kehadiran para penyuluh di Asahan. “Kami sungguh merasa diberkati dan dikuatkan. Kehadiran Penyuluh Agama Kristen menolong kami untuk semakin memahami firman Tuhan dan hidup dalam kasih yang nyata di tengah masyarakat,” ujarnya penuh haru.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah evaluasi kinerja penyuluh, tetapi juga menjadi refleksi bersama tentang pentingnya pelayanan keagamaan yang inklusif, transformatif, dan berdampak langsung bagi kehidupan umat. Melalui survey ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin erat antara Yayasan Inklusif, Kementerian Agama, dan masyarakat Kristen Asahan dalam meneguhkan iman, karakter, serta moderasi beragama di tengah kehidupan yang majemuk. (DR)
masyarakat yang sehat menjadi fondasi bangsa yang bermartabat
Mengokohkan iman merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter prajurit yang tangguh, berintegritas, dan berjiwa pengabdian.
Di balik tembok pemasyarakatan, harapan tetap dapat bertumbuh ketika firman Tuhan diberitakan.