Loading...

  • Senin, 01 Juni 2026

Penyuluh Agama Katolik Jelaskan tentang Kitab Suci dalam Katolik

Penyuluh agama Katolik sedang memberi penjelasan kepada remaja Katolik

Asahan (Humas BimKat). Kitab Suci merupakan pedoman bagi setiap agama. Kitab Suci memiliki peran yang sangat penting untuk semua umat. Dalam Gereja Katolik, Kitab Suci merupakan kisah wahyu Allah yang dalam sejarah manusia, yang ditulis oleh orang-orang di bawah inspirasi Roh Kudus, dan yang terdiri dari Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.

 

Penyuluh Agama Katolik Kantor Kementerian Agama Kab. Asahan, Alb Irawan Dwiatmaja melakukan penyuluhan kepada remaja Katolik pada Selasa, 29 Juli 2025 di UPTD SMP N 3 Simpang Empat, Desa Sungai Lama. Tema penyuluhan ialah Yesus adalah Kitab Suci dalam Gereja Katolik. Penyuluhan berjalan dengan lancar dan kelompok binaan mengikuti kegiatan penyuluhan dengan penuh antusias.

 

Dalam Gereja Katolik, terdapat tiga (3) hal yang menjadi fondasi dalam menumbuhkan iman. Satu di antara fondasi itu ialah Kitab Suci. Kitab Suci merupakan kisah wahyu Allah dalam sejarah keselamatan manusia yang ditulis oleh orang-orang di bawah bimbingan Roh Kudus. Jumlah Kitab Suci dalam Katolik yaitu 73 kitab yang terdiri dari Kitab Suci Perjanjian Lama sebanyak 46 kitab dan Kitab Suci Perjanjian Baru sebanyak 27 kitab.

 

Wawan ingin kelompok binaan yang masih remaja dapat memahami pengertian mendasar tentang Kitab Suci, jumlahnya, dan pembagiannya secara garis besar. Selama ini, mereka belum memahami seutuhnya tentang Kitab Suci. Dengan penjelasan ini, Wawan berharap remaja Katolik dapat semakin mencintai Kitab Suci. “Terkadang, remaja ini banyak yang tidak tahu apa Kitab Suci dalam Katolik. Kalau ditanya, mereka bingung. Sesudah itu, mereka tidak tahu berapa jumlahnya dan pembagiannya. Situasi ini cukup memprihatinkan sebenarnya,” ungkap Wawan.  


Dengan penjelasan yang diberikan oleh Wawan sebagai penyuluh agama Katolik, semoga para remaja dapat memahami hal-hal mendasar tentang Kitab Suci. “Saya berharap, para remaja semakin mencintai Kitab Suci. Kitab Suci adalah sumber iman sehingga wajib kita tahu. Kata Santo Hieronimus ‘Tidak mengenal Kitab Suci, maka tidak akan mengenal Kristus’. Semoga kalian semakin suka membaca Kitab Suci,” tutup Wawan dalam penyuluhannya. (AW)  

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 15 May 2024
Lihat Semua Post