Guru MIN 3 Asahan Sabet Juara Badminton, Kamad: Jadi Teladan Motivasi Siswa
Pulau Rakyat (Humas) — Guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, sukses meraih gelar juara ketiga dalam Turnamen Badminton PB Family...
Loading...
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3
Asahan, Ummiati Nasution, bersama jajaran pimpinan menggelar rapat koordinasi
strategis guna mematangkan grand design pengembangan mutu peserta didik melalui
penguatan program Ekstrakurikuler Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI). Kegiatan ini
berlangsung sejak pukul 13.00 WIB di kantor administrasi sementara madrasah.
(27/07/2026)
Dalam arahannya, Ummiati Nasution, menyampaikan bahwa rapat
koordinasi ini sengaja digelar untuk menyatukan visi dalam mentransformasikan
madrasah menjadi institusi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman
tanpa meninggalkan akar nilai-nilai keislaman. Serta didalam rapat ini akan
merumuskan langkah konkret dalam menggali potensi emas peserta didik sejak dini
agar siap menghadapi kompetisi global.
"Rapat koordinasi ini sengaja digelar untuk menyatukan visi
dalam mentransformasikan madrasah menjadi institusi pendidikan yang adaptif
terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan akar nilai-nilai keislaman, Madrasah
tidak boleh hanya menjadi tempat belajar biasa. MIN 3 Asahan harus menjadi
kawah candradimuka bagi lahirnya bibit-bibit unggul yang cerdas, kompetitif,
dan siap bersaing di panggung global," ujar Ummiati dengan penuh semangat.
Menyambung hal tersebut, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Rahmayani,
S.Pd.I., memaparkan bahwa program Ekskul OMI ke depannya akan dirancang secara
jauh lebih sistematis, terstruktur, dan berkelanjutan bagi seluruh siswa, sehingga
sistem pembinaan tidak lagi bersifat instan, melainkan melalui tahapan seleksi
yang ketat, pelatihan intensif secara berkala, serta evaluasi komprehensif yang
melibatkan para pembimbing profesional di bidang sains, matematika, dan
literasi.
"Program Ekskul OMI ke depannya akan dirancang secara jauh
lebih sistematis, terstruktur, dan berkelanjutan bagi seluruh siswa, kedepannya
sistem pembinaan tidak lagi bersifat instan, melainkan melalui tahapan seleksi
yang ketat, pelatihan intensif secara berkala, serta evaluasi komprehensif yang
melibatkan para pembimbing profesional di bidang sains, matematika, dan
literasi. Sehingga dapat Kami pastikan bahwa setiap anak didik yang memiliki
potensi di bidang sains dan akademik mendapatkan wadah yang tepat untuk tumbuh
melalui pendampingan mentor-mentor berpengalaman," tutur Rahmayani
Diwaktu yang sama, Rahmayani menjelaskan beberapa poin strategi untuk
menguatkan program Ekskul OMI yang siap diterapkan dalam waktu dekat. Poin
pertama adalah penyaringan berbasis bakat, di mana pihak madrasah akan
melakukan identifikasi dini potensi siswa melalui pemetaan minat bakat sejak
mereka berada di kelas awal.
Poin kedua mencakup kurikulum pelatihan khusus yang
mengintegrasikan materi olimpiade ke dalam modul bimbingan intensif di luar jam
pelajaran reguler sekolah. Poin ketiga adalah pendampingan mentor profesional,
di mana madrasah akan menghadirkan pelatih berpengalaman guna mendampingi siswa
menghadapi berbagai ajang kompetisi sains tingkat kabupaten, provinsi, hingga
nasional. Poin keempat berfokus pada pembangunan karakter guna menanamkan
mental juara yang menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, serta nilai-nilai
religius pada diri setiap peserta didik. (Wh)
Pulau Rakyat (Humas) — Guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, sukses meraih gelar juara ketiga dalam Turnamen Badminton PB Family...
Pulau Rakyat (Humas) - Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., M.Pd., melaksanakan kunjungan ke Kantor...
Pulau Rakyat (Humas) – Dua guru pendamping kontingen MIN 3 Asahan, Wahyudi dan Uci Humairah Daulay, tampak antusias dan saksama mengikuti bi...