Loading...

  • Selasa, 28 Juli 2026

Gebrak Awal Tahun Ajaran 2026/2027, MIN 3 Asahan Perkuat Kualitas KBM Berbasis Kurikulum Inovatif

Kepala Madrasah sedang menyampaikan program kurikulum dihadapan koordinator kurikulum

Pulau Rakyat (Humas) – Menyongsong Tahun Ajaran Baru 2026/2027, jajaran pimpinan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan menggelar rapat koordinasi strategis pada hari Senin, 27 Juli 2026, di lingkungan madrasah guna mematangkan program kurikulum terbaru demi mewujudkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang lebih terukur, efektif, dan berkualitas.

Penyusunan program kurikulum ini dipimpin langsung oleh Kepala MIN 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I, M.Pd., didampingi Koordinator Bidang Kurikulum, Rosilawati Saragih, S.Pd.I, dan Wahyudi, S.Pd.I. Kegiatan tersebut melibatkan seluruh unsur pimpinan dan tenaga pendidik untuk menyamakan persepsi dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan modern.

Dalam arahannya, Ummiati Nasution menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini sengaja diadakan untuk membangun kesiapan manajerial dan akademik yang matang sebelum Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) resmi dimulai secara penuh. Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas pembelajaran agar proses transfer ilmu pengetahuan dan pembentukan karakter mulia peserta didik dapat berjalan dengan seimbang dan selaras.

"Rapat koordinasi ini sengaja diadakan untuk membangun kesiapan manajerial dan akademik yang matang sebelum Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) resmi dimulai secara penuh. Kita harus mementingkan peningkatan kualitas pembelajaran agar proses transfer ilmu pengetahuan dan pembentukan karakter mulia peserta didik dapat berjalan dengan seimbang dan selaras." Ujarnya.

Lebih lanjut, Ummiati Nasution menjelaskan bahwa maksud dan tujuan utama dari pelaksanaan kegiatan rapat ini adalah untuk merumuskan arah kebijakan akademik yang solid, sehingga setiap pendidik memiliki panduan yang jelas dalam mengimplementasikan kurikulum di dalam kelas. Menurutnya, perencanaan yang matang merupakan kunci utama untuk meminimalisasi kendala teknis maupun akademis di sepanjang tahun ajaran mendatang.

Dikesempatan itu juga, Ummiati menegaskan bahwa madrasah harus mampu beradaptasi dengan dinamika perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan. Ia berharap seluruh guru dapat bekerja sama secara aktif dan inovatif untuk mencapai target-target pembelajaran yang telah ditetapkan bersama.

"Kami ingin memastikan bahwa seluruh perangkat pembelajaran dan strategi KBM di MIN 3 Asahan benar-benar matang, terukur, dan mampu menjawab kebutuhan peserta didik di era modern ini," terangnya saat memberikan keterangan usai memimpin jalannya rapat koordinasi tersebut.

Menanggapi arahan tersebut, Koordinator Pendidikan Bidang Kurikulum, Rosilawati Saragih, S.Pd.I, memaparkan bahwa pihaknya bersama tim telah merampungkan analisis capaian pembelajaran, penyusunan jadwal, hingga distribusi tugas mengajar yang disesuaikan secara riil dengan kebutuhan di lapangan. Ia menyebutkan bahwa fokus utama kurikulum tahun ini adalah menghadirkan suasana kelas yang interaktif melalui pendekatan pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa tingkat madrasah ibtidaiyah.

"Kami bersama tim telah merampungkan analisis capaian pembelajaran, penyusunan jadwal, hingga distribusi tugas mengajar yang disesuaikan secara riil dengan kebutuhan di lapangan. Fokus utama kurikulum tahun ini adalah menghadirkan suasana kelas yang interaktif melalui pendekatan pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa tingkat madrasah ibtidaiyah, selain itu kami akan menyusun perangkat kurikulum yang tidak hanya memenuhi standar administratif, tetapi juga aplikatif dan solutif terhadap tantangan belajar siswa di era modern ini," ungkap Rosilawati.

Rosilawati melanjutkan, bahwa tahun ini fokus utama dalam program kurikulum 2026/2027 ini mencakup penerapan indikator keberhasilan belajar yang transparan dan terukur bagi setiap mata pelajaran, baik muatan nasional maupun keagamaan. Selain itu, penguatan kompetensi pendidik juga menjadi pilar penting agar para guru senantiasa selaras dengan standar kurikulum terkini. Sehingga, sebagai bentuk komitmen terhadap mutu pendidikan, pihak madrasah juga merancang sistem monitoring dan evaluasi berkala. Sistem ini disiapkan untuk memetakan perkembangan capaian akademik maupun non-akademik siswa secara berkelanjutan sepanjang semester berjalan. (Wh)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 21 October 2024
Lihat Semua Post