Bimas Kristen;Menguatkan Keluarga, Menyelamatkan Generasi, Merawat Ciptaan: Sinergi Bimas Kristen dan BNN Kabupaten Asahan dalam Pencegahan Narkoba dan Gerakan Ekoteologi
masyarakat yang sehat menjadi fondasi bangsa yang bermartabat
Loading...
Asahan 02 Oktober 2025– Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Agama Kristen Kabupaten Asahan menyelenggarakan Pelatihan Penyuluh Agama Kristen Berbasis Digital, sebuah upaya untuk meningkatkan kompetensi penyuluh agar lebih adaptif dalam pelayanan di era teknologi.
Acara ini turut dihadiri oleh Penyelenggara Bimas Kristen Kabupaten Asahan, Marintan Simanjuntak, S.Th., M.Pd.K., yang mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya inovasi dalam pelayanan.
“Di era digital, penyuluh dituntut bukan hanya sebagai penyampai pesan iman, tetapi juga sebagai agen transformasi yang mampu menggunakan teknologi untuk memperluas jangkauan pelayanan. Dengan cara ini, Injil dapat disuarakan secara relevan dan menjangkau generasi muda yang hidup di dunia digital,” ujar Marintan Simanjuntak.
Kegiatan pelatihan kemudian secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang Bimas Kristen Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, Dr. Arnot Napitupulu, M.Pd.K. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa pelayanan digital adalah keniscayaan bagi penyuluh masa kini.
“Transformasi digital bukan hanya pilihan, tetapi kebutuhan. Penyuluh Kristen harus mampu melayani dengan cara-cara kreatif, inovatif, dan kontekstual. Dengan memanfaatkan teknologi, kita dapat menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, efektif, dan menyentuh lebih banyak orang,” tegas Dr. Arnot Napitupulu.
Melalui pelatihan ini, Pokjaluh Agama Kristen Asahan berharap para penyuluh semakin profesional dalam mengemban tugas mulia mereka, sehingga pelayanan penyuluhan Kristen dapat berdampak nyata, menjawab tantangan zaman, dan membawa terang Kristus di tengah masyarakat.
masyarakat yang sehat menjadi fondasi bangsa yang bermartabat
Mengokohkan iman merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter prajurit yang tangguh, berintegritas, dan berjiwa pengabdian.
Di balik tembok pemasyarakatan, harapan tetap dapat bertumbuh ketika firman Tuhan diberitakan.