Bimas Kristen;Menguatkan Keluarga, Menyelamatkan Generasi, Merawat Ciptaan: Sinergi Bimas Kristen dan BNN Kabupaten Asahan dalam Pencegahan Narkoba dan Gerakan Ekoteologi
masyarakat yang sehat menjadi fondasi bangsa yang bermartabat
Loading...
Asahan (20/05/2025)— Dalam semangat pelayanan yang tulus, Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan melaksanakan kegiatan pembinaan rohani bagi para tahanan titipan yang beragama Kristen di Polres Asahan, pada [tanggal kegiatan]. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kehadiran negara dan gereja dalam mendampingi warga binaan untuk menemukan harapan baru di tengah keterbatasan.
Kegiatan ini dipimpin oleh Batara Dairi Manullang selaku Koordinator Penyuluh Agama Kristen, didampingi oleh Daram Rajagukguk dan Debora Pintaria Halawa sebagai penceramah yang mengambil nats Alkitab dalam Kisah para Rasul 3:1-10. Ketiganya secara langsung memberikan pelayanan firman, penguatan iman, serta motivasi rohani yang menyentuh hati para peserta.
Melalui renungan, pujian, dan doa bersama, para tahanan diajak untuk menyadari bahwa masa lalu tidak menentukan masa depan. Kasih Kristus sanggup memulihkan siapa pun yang mau kembali kepada-Nya, termasuk mereka yang sedang menjalani proses hukum.
“Pembinaan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bentuk kepedulian spiritual yang mengangkat martabat kemanusiaan,” ujar Batara Dairi Manullang dalam sambutannya. Ia berharap kegiatan ini menjadi titik awal perubahan hidup bagi para tahanan.
Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta yang mengungkapkan rasa syukur dan harapan baru setelah mengikuti sesi rohani tersebut.
Dengan kegiatan seperti ini, Kementerian Agama Kab. Asahan terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang berada di balik jeruji. (DR)
masyarakat yang sehat menjadi fondasi bangsa yang bermartabat
Mengokohkan iman merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter prajurit yang tangguh, berintegritas, dan berjiwa pengabdian.
Di balik tembok pemasyarakatan, harapan tetap dapat bertumbuh ketika firman Tuhan diberitakan.