Loading...

  • Jumat, 11 September 2026

Tingkatkan Kesadaran Hidup Sehat, Dokter Kecil MIN 10 Asahan Ikuti Pelatihan Bersama Puskesmas Mutiara

Foto bersama dr.khairani

Kisaran (Humas) Dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran peserta didik terhadap pentingnya kesehatan sejak usia dini, MIN 10 Asahan melaksanakan kegiatan Pelatihan Dokter Kecil bekerja sama dengan Puskesmas Mutiara. Kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah nyata madrasah dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kesehatan diri dan lingkungan. Rabu (09/09/2026)

Kegiatan pelatihan berlangsung dengan penuh antusias dan diikuti oleh para peserta didik yang tergabung dalam Dokter Kecil MIN 10 Asahan. Kehadiran para peserta menunjukkan semangat dan ketertarikan yang tinggi untuk memperoleh pengetahuan baru mengenai kesehatan serta bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan madrasah.

Kegiatan pelatihan tersebut dibuka secara langsung oleh Ibu Kasi Penmad, Hj. Srie Muchlis, M.I.Kom. Kehadiran beliau sekaligus memberikan motivasi dan dukungan terhadap pelaksanaan program kesehatan di lingkungan madrasah. Dalam kesempatan tersebut, beliau memberikan apresiasi kepada MIN 10 Asahan Sartiji S.Pd.I.,M.,M dan Puskesmas Mutiara yang telah bersinergi dalam memberikan pembinaan kepada peserta didik melalui kegiatan Dokter Kecil.

Program Dokter Kecil memiliki peran penting dalam membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini. Para peserta didik tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai kesehatan, tetapi juga diarahkan untuk menjadi contoh dan penggerak perilaku hidup sehat di lingkungan madrasah.

Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan materi dan pembinaan dari dr. Khairani Agustin selaku narasumber. Materi yang disampaikan dalam pelatihan Dokter Kecil adalah Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K). Melalui materi tersebut, peserta didik dibekali pengetahuan dan keterampilan dasar dalam memberikan pertolongan awal ketika terjadi kecelakaan atau kondisi darurat ringan di lingkungan madrasah. Peserta juga diperkenalkan pada langkah-langkah penanganan luka ringan, memar, terkilir, serta pentingnya tetap tenang dan segera meminta bantuan orang dewasa atau tenaga kesehatan apabila diperlukan.

Keberadaan Dokter Kecil di madrasah diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang sehat, bersih, nyaman, dan aman bagi seluruh warga madrasah. Peserta didik yang telah mendapatkan pembinaan diharapkan mampu mengajak teman-temannya untuk membiasakan perilaku hidup sehat melalui contoh sederhana yang dapat dilakukan setiap hari.

Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa percaya diri, tanggung jawab, kepedulian, dan kemampuan bekerja sama pada diri peserta didik. Mereka belajar bahwa menjaga kesehatan bukan hanya tanggung jawab tenaga kesehatan, melainkan merupakan tanggung jawab bersama.

Kerja sama antara MIN 10 Asahan dengan Puskesmas Mutiara dalam kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara lembaga pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus terjalin melalui berbagai kegiatan edukasi dan pembinaan kesehatan lainnya yang memberikan manfaat bagi peserta didik.

Dengan adanya pelatihan ini, para Dokter Kecil MIN 10 Asahan diharapkan mampu menjadi pelopor budaya hidup sehat di lingkungan madrasah. Mereka dapat mengajak teman-teman untuk membiasakan mencuci tangan, menjaga kebersihan kelas dan halaman madrasah, membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan diri, serta menerapkan kebiasaan sehat lainnya.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen MIN 10 Asahan untuk terus mendukung tumbuh kembang peserta didik secara menyeluruh. Pendidikan yang diberikan di madrasah tidak hanya berfokus pada kemampuan intelektual, tetapi juga membentuk karakter dan kesadaran peserta didik agar mampu menjaga kesehatan serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Antusiasme peserta selama mengikuti pelatihan menjadi gambaran bahwa edukasi kesehatan dapat diberikan sejak dini dengan pendekatan yang menyenangkan dan sesuai dengan dunia anak. Diharapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di madrasah maupun di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Melalui kegiatan Dokter Kecil ini, MIN 10 Asahan berharap dapat terus melahirkan peserta didik yang sehat, aktif, peduli, bertanggung jawab, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya pola hidup bersih dan sehat.

Pelatihan bersama Puskesmas Mutiara tersebut bukan sekadar kegiatan pembinaan, tetapi juga menjadi langkah kecil yang memiliki makna besar dalam menanamkan kesadaran kesehatan kepada generasi penerus. Dengan dukungan seluruh warga madrasah dan sinergi bersama tenaga kesehatan, MIN 10 Asahan terus berupaya mewujudkan lingkungan pendidikan yang sehat dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.(na)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 18 May 2024
Lihat Semua Post