Bimas Kristen: Merawat Jiwa di Tengah Proses Pemulihan: Sinergi Bimas Kristen dan Penyuluh Agama Kristen dalam Pembinaan Rohani Pasien RSUD Permata Hati
Di tengah proses pemulihan fisik, kebutuhan akan penguatan spiritual menjadi bagian penting
Loading...
Kisaran, (18/05/2025) — Dalam semangat mempererat kemitraan antara gereja dan pemerintah, Penyelenggara Bimas Kristen Kabupaten Asahan, Marintan Simanjuntak, S.Th., M.PdK, menghadiri undangan perayaan Hari Ulang Tahun ke-34 Gereja Tuhan Di Indonesia (GTDI) Jemaat Kisaran Kota.
Acara yang berlangsung penuh sukacita dan kekhidmatan ini menjadi momen refleksi atas karya Tuhan yang telah menyertai perjalanan GTDI selama lebih dari tiga dekade. Kehadiran Marintan Simanjuntak disambut hangat oleh para pimpinan dan jemaat GTDI, menandai eratnya hubungan antara pemerintah dan institusi keagamaan dalam membangun masyarakat yang beriman dan harmonis.
Dalam sambutannya, Marintan menyampaikan apresiasi atas peran GTDI dalam membina kehidupan rohani umat. "GTDI Kisaran telah menjadi berkat bagi banyak jiwa. Ulang tahun ke-34 ini bukan sekadar angka, tetapi bukti kesetiaan dalam pelayanan. Kami dari Bimas Kristen Asahan menyampaikan selamat dan mari terus menjadi terang bagi kota ini," ungkapnya.
Ibadah syukur dirangkaikan dengan pujian, persembahan rohani dari berbagai unsur jemaat, serta pemutaran dokumentasi perjalanan pelayanan gereja. Nuansa haru dan syukur begitu terasa, mengingat perjuangan gereja dalam melewati berbagai dinamika pelayanan selama ini.
Kehadiran Penyelenggara Bimas Kristen Asahan dalam momen ini mempertegas komitmen bersama dalam memperkuat kehidupan beragama yang toleran, inklusif, dan berdampak bagi masyarakat luas. (DR)
Di tengah proses pemulihan fisik, kebutuhan akan penguatan spiritual menjadi bagian penting
Paskah bukan sekadar perayaan iman, melainkan momentum memperkuat persaudaraan
Momentum peneguhan komitmen pengabdian, integritas, dan tanggung jawab dalam melayani masyarakat serta menjaga nilai-nilai moderasi beragama...