Loading...

  • Rabu, 22 Juli 2026

Melalui Majelis Taklim Al-Ikhlas, Penyuluh Agama Ajak Jamaah Memahami Keutamaan Bulan Safar

Bimbingan Penyuluhan Tatap Muka MT Al-Ikhlas Kelurahan Selawan

Kisaran (Humas) – Suasana penuh kekhusyukan dan kehangatan menyelimuti kegiatan pengajian rutin Majelis Taklim Al-Ikhlas yang berlangsung di Jalan Sumantri Gang Makbul, Kelurahan Selawan, Rabu (22/7/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Asahan, H. Raja Dedi Hermansyah, yang menyampaikan tausiyah bertema "Memahami Keutamaan Bulan Safar dalam Perspektif Islam."

Dalam penyampaiannya, H. Raja Dedi Hermansyah mengajak seluruh jamaah untuk meluruskan pemahaman mengenai Bulan Safar. Beliau menegaskan bahwa dalam ajaran Islam tidak terdapat keyakinan bahwa Bulan Safar adalah bulan sial atau membawa kesialan. Seorang muslim diperintahkan untuk senantiasa bertawakal kepada Allah SWT dan tidak mempercayai berbagai bentuk tahayul maupun anggapan buruk yang tidak memiliki dasar syariat.

Beliau mengutip sabda Rasulullah ﷺ:

لَا عَدْوَى وَلَا طِيَرَةَ وَلَا هَامَةَ وَلَا صَفَرَ

"Tidak ada penularan (yang berdiri sendiri tanpa izin Allah), tidak ada kesialan karena burung, tidak ada keyakinan terhadap burung hantu, dan tidak ada kesialan pada bulan Safar."

(HR. Bukhari dan Muslim).

Menurutnya, Bulan Safar hendaknya dijadikan sebagai momentum untuk memperbanyak amal saleh, mempererat silaturahmi, memperbanyak zikir, membaca Al-Qur'an, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

"Islam mengajarkan agar setiap waktu menjadi kesempatan untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah. Jangan sampai keyakinan yang tidak berdasar mengurangi tawakal dan keimanan kita kepada-Nya," ujar H. Raja Dedi Hermansyah di hadapan jamaah.

Para jamaah Majelis Taklim Al-Ikhlas tampak antusias mengikuti materi hingga selesai. Kegiatan berlangsung dengan suasana yang penuh kekeluargaan, diselingi sesi tanya jawab dan ditutup dengan doa bersama memohon keberkahan, kesehatan, serta perlindungan Allah SWT bagi seluruh umat Islam.

Melalui pembinaan keagamaan yang rutin dilaksanakan, Majelis Taklim Al-Ikhlas terus menjadi wadah pembelajaran Islam yang menyejukkan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta membina masyarakat agar semakin memahami ajaran Islam berdasarkan Al-Qur'an dan Sunnah. Semangat menuntut ilmu sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ, "Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, niscaya Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga" (HR. Muslim), menjadi motivasi bagi jamaah untuk terus menghadiri majelis ilmu sebagai bekal menuju kehidupan yang diridhai Allah SWT. (RH)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 13 May 2024
Lihat Semua Post