Penyuluh Agama Hadir di Tengah Pasien, Bimbingan Keagamaan di Rumah Sakit Permata Hati Kisaran Berlangsung Penuh Hikmah
Bimbingan Penyuluhan Rumah Sakit Permata Hati Kisaran
Loading...
Kisaran (Humas) — Kementerian Agama Kabupaten Asahan melalui jajaran Penyuluh Agama Islam kembali melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan di Rumah Sakit Permata Hati Kisaran, Rabu (3/6/2026). Kegiatan ini bertujuan memberikan penguatan mental dan spiritual kepada pasien, keluarga pasien, serta tenaga kesehatan agar senantiasa memiliki keteguhan iman, kesabaran, dan optimisme dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.
Dalam bimbingannya Kakankemenag Asahan H. Abdul Manan , MA diwakili Kasi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Dr. H. Faisal Sadad S. Harahap, M.H., menyampaikan bahwa sakit merupakan ujian sekaligus sarana penggugur dosa bagi seorang mukmin. Oleh karena itu, setiap muslim hendaknya senantiasa memperkuat hubungan dengan Allah SWT melalui doa, dzikir, kesabaran, dan ikhtiar yang maksimal dalam menjalani pengobatan.
“Kesembuhan adalah anugerah dari Allah SWT. Tugas manusia adalah berikhtiar dengan berobat dan memperbanyak doa serta mendekatkan diri kepada-Nya,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Asahan, H. Raja Dedi Hermansyah, M.M., M.A., dalam bimbingannya mengajak seluruh pasien dan keluarga pasien untuk tetap menjaga semangat, tidak berputus asa, serta menjadikan setiap ujian sebagai momentum meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Menurutnya, kehadiran penyuluh agama di rumah sakit merupakan bentuk pelayanan keagamaan yang sangat penting untuk memberikan ketenangan batin, motivasi, dan pendampingan spiritual bagi masyarakat yang sedang menghadapi cobaan kesehatan.
Kegiatan bimbingan dan penyuluhan tersebut juga dihadiri oleh para Penyuluh Agama Islam, yakni Makmur Hasibuan, S.Sos.I., M.Kom., Hasliza Lubis, S.H.I., M.H.I., Rina Mulyana, S.Ag., dan Marwan, S.Kom.I. Kehadiran para penyuluh semakin memperkuat pelayanan keagamaan yang diberikan kepada pasien dan keluarga pasien di lingkungan rumah sakit.
Suasana kegiatan berlangsung penuh kehangatan dan hikmah. Para peserta tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh penguatan spiritual dan motivasi dalam menjalani proses pengobatan.
Melalui kegiatan ini diharapkan nilai-nilai keagamaan dapat terus menjadi sumber kekuatan dan ketenangan bagi masyarakat, khususnya bagi pasien yang sedang menjalani perawatan, sehingga tumbuh optimisme untuk meraih kesembuhan dan keberkahan dari Allah SWT. (RH)
Bimbingan Penyuluhan Rumah Sakit Permata Hati Kisaran
Bimbingan Penyuluhan Masyarakat
Bimbingan Penyuluhan Syi'ar Pembinaan MTQN