Loading...

  • Selasa, 21 April 2026

Gedung Bukan Penghalang, MIN 3 Asahan Perkuat Kualitas Belajar di Masa Relokasi

Kepala Madrasah sedang mendengarkan masalah yang dihadapi dari setiap guru

Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, memimpin evaluasi terkait pelaksanaan pembelajaran selama masa relokasi bersama seluruh guru dan staf tata usaha di ruang kantor administrasi sementara, pada Senin (12/01). Langkah strategis ini diambil guna memastikan mutu pendidikan tetap terjaga dan kurikulum terbaru tetap terimplementasi dengan baik melalui penguatan kreativitas pengajaran serta kesiapan SDM dalam menghadapi tantangan keterbatasan fasilitas pembangunan.

Ummiati Nasution membuka kegiatan tersebut dengan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tenaga pendidik. Ia menyadari sepenuhnya bahwa mengajar di tengah masa transisi fisik memerlukan energi ekstra, kesabaran, serta kreativitas yang melampaui situasi normal.

“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak dan Ibu guru sekalian karena mengajar di masa relokasi ini menuntut kesabaran serta kreativitas yang jauh lebih besar daripada situasi normal. Oleh karena itu, saya menekankan agar kita semua terus menjaga semangat juang dalam mentransfer ilmu pengetahuan kepada para siswa meskipun tantangan yang kita hadapi tidaklah mudah,” tegas Ummiati dalam arahannya.

Pesan tersebut tidak hanya ditujukan bagi para guru, tetapi juga bagi staf tata usaha. Ummiati menginstruksikan agar layanan administrasi madrasah tidak boleh kendur dan harus tetap responsif dalam melayani kebutuhan siswa maupun wali murid.

"Saya meminta kepada seluruh guru agar tetap semangat dalam memberikan ilmu pengetahuan kepada para siswa, dan kepada staf tata usaha agar tetap memberikan pelayanan yang optimal walaupun dengan keadaan yang kurang memadai," tambahnya dengan nada memotivasi.

Memasuki sesi inti, agenda berlanjut pada evaluasi teknis proses belajar mengajar. Ummiati menyimak secara seksama laporan dari tiap wali kelas mengenai bagaimana para siswa beradaptasi dengan lingkungan baru. Meskipun terdapat tantangan berupa penyesuaian jadwal dan kenyamanan ruang, hasil evaluasi menunjukkan hasil positif pada setiap pembelajaran yang berjalan.

Di tengah keterbatasan fisik, MIN 3 Asahan justru menunjukkan keseriusannya dengan membahas regulasi pendidikan terbaru. Ummiati memaparkan struktur kurikulum berdasarkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1503 Tahun 2025 yang resmi menggantikan KMA Nomor 450 Tahun 2024.

Pembaruan kurikulum ini membawa angin segar melalui hadirnya mata pelajaran pilihan, yakni Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA). Ummiati menegaskan bahwa keterbatasan gedung tidak menghalangi madrasah untuk mencetak generasi yang kompetitif secara digital.

“Pengenalan mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) ini bertujuan agar lulusan MIN 3 Asahan tidak gagap teknologi dan mampu bersaing di era digital, yang mana hal ini sangat sejalan dengan visi madrasah kita untuk memadukan nilai religius dengan kecakapan sains dan teknologi,” ungkap Ummiati menjelaskan visi di balik mapel baru tersebut.

Meskipun KKA berstatus mata pelajaran pilihan, madrasah berkomitmen penuh dalam mempersiapkan kompetensi guru yang akan mengampunya. Ummiati memastikan bahwa serangkaian pelatihan internal bagi tenaga pendidik akan segera digelar dalam waktu dekat guna mematangkan kesiapan SDM.

“Meskipun statusnya adalah mata pelajaran pilihan, kami berkomitmen penuh untuk mempersiapkan SDM guru yang mampu mengampu materi tersebut melalui pelatihan-pelatihan internal yang akan segera kami laksanakan dalam waktu dekat,” terangnya lagi.

Berdasarkan pantauan Tim Humas, pemaparan pengenalan materi Koding dan AI tersebut mendapat respons positif dari para guru yang optimis inovasi ini akan menjadi keunggulan kompetitif bagi MIN 3 Asahan di masyarakat. Pertemuan ini diakhiri dengan penegasan dari Ummiati bahwa sinergi dan kekompakan seluruh lini merupakan kunci utama untuk mengubah masa relokasi menjadi periode yang penuh prestasi. (Wh)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 21 October 2024
Lihat Semua Post