Loading...

  • Sabtu, 20 Juni 2026

Bukan Siswa Biasa! Mengenal Nurul Iman, Siswa ‘Ganastetik’ yang Dapat Suntikan Semangat dari Kepala Madrasah

Kepala Madrasah sedang memberikan bimbingan individual terhadap siswa

Pulau Rakyat (Humas) – Kepala MIN 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., M.Pd., memberikan bimbingan khusus, arahan, serta motivasi mendalam kepada salah satu peserta didik berprestasi, Nurul Iman, di ruang kerja Kepala Madrasah pada Jumat (19/06). Pendekatan personal yang hangat ini sengaja dilakukan sebagai bentuk apresiasi nyata sekaligus dukungan penuh terhadap Nurul Iman, siswa yang dikenal luas memiliki karakter “Ganastetik” paling menonjol di antara teman-teman sebayanya.

Karakter Ganastetik sendiri merupakan sebuah istilah inovatif yang menggambarkan perpaduan apik antara semangat juang yang gigih, keberanian mengambil tantangan, serta kecerdasan kinestetik yang tinggi. Di lingkungan madrasah ah, Nurul Iman dinilai sukses merepresentasikan karakter positif tersebut lewat keaktifannya yang luar biasa dalam berbagai kegiatan madrasah, serta kecepatannya yang di atas rata-rata saat mengeksekusi tugas-tugas praktik.

Melihat potensi yang tersimpan dalam diri anak didiknya, Ummiati Nasution bergerak cepat memanggil Nurul ke ruangannya untuk berdiskusi dari hati ke hati. Ia menjelaskan bahwa maksud dan tujuan utama dari bimbingan intensif ini adalah untuk memetakan arah bakat Nurul secara presisi, agar energi melimpah yang dimilikinya tidak terbuang sia-sia melainkan menjelma menjadi prestasi yang gemilang.

“Nurul Iman ini memiliki energi yang luar biasa dan ketangkasan fisik yang di atas rata-rata anak seusianya. Karakter ganastetik seperti ini adalah modal yang sangat berharga di masa depan. Tugas kita di madrasah adalah mengarahkan energi ‘ganas’ tersebut agar menjadi prestasi nyata, baik di bidang olahraga, organisasi, maupun kompetisi akademis,” ungkap Ummiati

Dalam sesi dialog yang berlangsung santai namun penuh makna tersebut, Ummiati menguraikan tiga poin penting yang wajib dijaga oleh Iman. Pertama, ia menekankan bahwa energi kinestetik yang tinggi harus selalu dibarengi dengan fokus dan konsistensi yang kuat agar setiap target belajar dapat tercapai secara maksimal. Kedua, Ummiati mendorong Nurul untuk mengasah jiwa kepemimpinan (leadership) agar karakter tangkasnya bisa menular dan menginspirasi siswa-siswa yang lain.

Poin ketiga yang tidak kalah penting bagi Ummiati adalah masalah keseimbangan akhlak. Ia berpesan agar seberapa pun tinggi keberanian dan ketangkasan fisik yang dimiliki Iman, semuanya harus tetap dipayungi oleh kerendahan hati dan akhlakul karimah, yang menjadi identitas utama sekaligus ciri khas dari seorang penuntut ilmu di lingkungan madrasah.

Mendapat perhatian dan bimbingan langsung dari orang nomor satu di MIN 3 Asahan, Nurul Iman tidak dapat menyembunyikan rasa haru dan bahagianya. Siswa yang dikenal aktif ini mengaku sangat termotivasi dan bersyukur atas ruang gerak serta perhatian besar yang diberikan oleh pihak madrasah ah terhadap keunikan bakatnya.

“Saya merasa sangat beruntung dan bangga bisa mendapat arahan langsung dari Ibu Kepala Madrasah. Motivasi ini membuat saya jauh lebih paham bagaimana cara mengelola semangat dan bakat fisik yang saya miliki, agar nantinya bisa membanggakan nama baik MIN 3 Asahan di tingkat yang lebih tinggi,” ujar Nurul Iman.

Sebelum mengakhiri pernyataannya, Ummiati menerangkan bahwa angkah taktis yang ia ambil merupakan bukti nyata komitmen MIN 3 Asahan. Karena baginya, madrasah tidak hanya sekadar menjadi tempat transfer ilmu secara teoritis di dalam kelas. Lebih dari itu, madrasah juga harus memosisikan diri sebagai wadah inkubasi bakat yang ramah, adaptif, dan siap mendukung penuh setiap keunikan karakter serta talenta yang dibawa oleh masing-masing peserta didik kami. (Wh)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 21 October 2024
Lihat Semua Post