Loading...

  • Rabu, 22 April 2026

Di Bawah Pohon Rindang, Siswa MIN 3 Asahan Berbagi Bekal dan Menjalin Persaudaraan

sekelompok siswa terlihat sedang menyantap bekal yang mereka bawa

Pulau Rakyat (Humas) – Sekelompok siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan tampak asyik menyantap bekal mereka di bawah pohon rindang yang berada tepat di depan mushalla. Bukan sekadar makan, pemandangan indah itu diwarnai dengan tawa riang dan gestur saling berbagi. Mereka saling menyodorkan bekal satu sama lainnya, menawarkan ikan sambal atau telur goreng kepada teman di sebelahnya setelah bel istirahat pertama berbunyi. (24/05/2025)

Momen ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan program yang digagas oleh Tohiruddin Hasibuan, S.Pd., M.M., Kepala MIN 3 Asahan.

Saat dikonfirmasi mengenai pemandangan yang terjadi pada istirahat pertama sekitar pukul 09.15 WIB itu, Tohiruddin tak mampu menyembunyikan rasa harunya.

“Saya sangat terharu ketika melihat pemandangan indah pada pagi ini, terlihat anak-anak makan bersama bekal yang mereka bawa dan mereka berbagi satu sama lainnya.” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Diwaktu yang bersamaan, Tohiruddin mengungkapkan bahwa bagi sebagian orang, berbagi makanan mungkin adalah hal yang lumrah terjadi. Namun, Tohir melihatnya dari kaca mata yang berbeda.

“Mungkin berbagi makanan merupakan sesuatu hal yang biasa bagi sebagian orang, namun bagi anak-anak setiap yang mereka bagikan menunjukkan ketulusan dalam menjalin persaudaraan.” Ungkapnya.

Tohiruddin juga menambahkan, melalui kegiatan sederhana ini, siswa-siswa MIN 3 Asahan diajarkan untuk saling berbagi, memahami arti penting kebersamaan, dan mengembangkan sikap empati terhadap sesama. Mereka belajar bahwa kebahagiaan sejati dapat ditemukan dalam memberi, bukan hanya menerima.

Usai menyantap habis bekal di kotak makan masing-masing, terlihat para siswa dengan sigap langsung mencuci wadah makanan mereka. Sebuah kebiasaan baik yang juga menjadi bagian dari pembiasaan di madrasah.

Jefriadi Samosir, S.Pd.SD., salah seorang guru kelas V, turut menyampaikan pentingnya kebiasaan ini. “Saya selalu mengingatkan kepada siswa untuk saling berbagi bekal yang ada, agar mereka dapat merasakan kenikmatan bersama.” ucapnya.

“Program membawa bekal ini tidak hanya sekadar mengisi perut, tetapi sebagai salah satu bentuk pendidikan karakter di madrasah. Kegiatan ini memberikan pelajaran berharga tentang persaudaraan, kepedulian, dan kebersamaan.” Terang Jefri yang setiap hari juga dibawakan bekal oleh istri tercintanya. (Wh)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 21 October 2024
Lihat Semua Post