Bimas Kristen: "Sinergi Pelayanan dan Profesionalisme: Ibadah Awal Minggu serta Rapat Kerja Penyuluh Agama Kristen Kabupaten Asahan"
Mengawali pekan dengan landasan spiritual yang kuat
Loading...
Asahan (8/06/2026)– Mengawali aktivitas pelayanan di minggu yang baru, para Penyuluh Agama Kristen Kabupaten Asahan mengikuti kegiatan ibadah awal minggu yang dirangkaikan dengan rapat kerja, yang dipimpin langsung oleh **Marintan Simanjuntak, S.Th., M.Pd.K., selaku Penyelenggara Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kabupaten Asahan. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana penuh kekhidmatan, kebersamaan, dan semangat pengabdian untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ibadah awal minggu menjadi momentum refleksi spiritual bagi para penyuluh untuk memperbarui komitmen iman, memperkuat integritas, serta memohon hikmat Tuhan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab pelayanan. Melalui persekutuan doa, pujian, dan perenungan firman Tuhan, para peserta diajak untuk menjadikan nilai-nilai Kristiani sebagai landasan utama dalam melayani umat dan masyarakat.
Usai ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan rapat kerja yang membahas berbagai agenda strategis, evaluasi program, serta penguatan koordinasi antarpenyuluh. Dalam arahannya, Marintan Simanjuntak menegaskan pentingnya membangun sinergi, disiplin kerja, dan inovasi pelayanan di tengah perkembangan sosial yang semakin dinamis.
Menurutnya, penyuluh agama memiliki peran yang sangat penting sebagai agen moderasi, pembinaan moral, dan penguatan kehidupan beragama di tengah masyarakat. Oleh karena itu, setiap penyuluh diharapkan terus meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta kemampuan beradaptasi dengan berbagai tantangan pelayanan pada era modern.
Kegiatan ibadah dan rapat kerja ini bukan hanya menjadi sarana evaluasi program, tetapi juga wadah untuk memperkuat spiritualitas, menyatukan visi, dan membangun komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan yang berkualitas, humanis, dan berdampak bagi masyarakat,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh Penyuluh Agama Kristen Kabupaten Asahan semakin termotivasi untuk melaksanakan tugas pelayanan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan semangat pengabdian. Perpaduan antara penguatan nilai-nilai spiritual dan peningkatan kinerja diharapkan mampu menghasilkan pelayanan keagamaan yang relevan, transformatif, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan kehidupan beragama yang harmonis di Kabupaten Asahan. (DR)
Mengawali pekan dengan landasan spiritual yang kuat
Di tengah proses pemulihan fisik, kebutuhan akan penguatan spiritual menjadi bagian penting
Paskah bukan sekadar perayaan iman, melainkan momentum memperkuat persaudaraan