Loading...

  • Rabu, 29 Juli 2026

Bimas Kristen: Menghadirkan Pengharapan dan Pemulihan: Penyelenggara Bimas Kristen dan Penyuluh Agama Kristen Kabupaten Asahan Laksanakan Bimbingan Rohani di Sat Tahti Polres Asahan dan Rumah Sakit Permata Hati Kisaran

Bersama warga binaan SAT TAHTI Polres Asahan

Asahan (28/07/2026) Sebagai implementasi tugas pembinaan kehidupan keagamaan dan pelayanan pastoral kepada masyarakat, Penyelenggara Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kabupaten Asahan, Marintan Simanjuntak, S.Th., M.Pd.K., bersama Penyuluh Agama Kristen Kabupaten Asahan, Daram Rajagukguk dan Riki Ardianto Sipayung, melaksanakan kegiatan bimbingan rohani di Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti) Polres Asahan serta Rumah Sakit Permata Hati Kisaran.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang inklusif, humanis, dan berkelanjutan. Melalui pembinaan rohani, warga binaan di Sat Tahti memperoleh penguatan iman, pembinaan moral, serta motivasi untuk membangun kehidupan yang lebih baik melalui pertobatan dan perubahan karakter. Sementara itu, bagi pasien di Rumah Sakit Permata Hati Kisaran, pelayanan rohani menjadi sarana penghiburan, penguatan batin, dan peneguhan iman dalam menghadapi masa-masa sulit selama menjalani perawatan.

Dalam kesempatan tersebut, Marintan Simanjuntak menyampaikan bahwa pelayanan keagamaan tidak hanya dilaksanakan di rumah ibadah, tetapi juga harus hadir di tengah mereka yang sedang menghadapi pergumulan hidup, baik karena persoalan hukum maupun kondisi kesehatan. Menurutnya, bimbingan rohani merupakan wujud nyata kehadiran negara melalui Kementerian Agama dalam membangun kualitas spiritual masyarakat serta memperkuat nilai-nilai kemanusiaan.

"Pembangunan manusia tidak hanya berorientasi pada aspek fisik dan intelektual, tetapi juga pada dimensi spiritual. Oleh karena itu, pelayanan bimbingan rohani menjadi instrumen penting dalam menumbuhkan harapan, ketenangan batin, dan semangat untuk menjalani kehidupan sesuai dengan nilai-nilai iman," ungkapnya.

Selama kegiatan berlangsung, tim memberikan penyampaian firman Tuhan, doa bersama, penguatan pastoral, serta dialog yang membangun sehingga tercipta suasana yang penuh kekeluargaan, kepedulian, dan pengharapan. Para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias serta menunjukkan respons positif terhadap pelayanan yang diberikan.

Melalui kegiatan ini, Penyelenggara Bimas Kristen dan Penyuluh Agama Kristen Kabupaten Asahan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan keagamaan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok yang membutuhkan perhatian khusus. Diharapkan, bimbingan rohani ini mampu memberikan dampak positif bagi pemulihan spiritual, pembentukan karakter, serta peningkatan kualitas kehidupan beragama yang moderat, berintegritas, dan berorientasi pada nilai kasih, pengharapan, serta pelayanan kepada sesama. (DR) 

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 27 February 2025
Lihat Semua Post