Loading...

  • Rabu, 22 April 2026

Untuk Meningkatkan Kompetensi Profesional, Kepala dan Guru MIN 3 Asahan Ikuti Monev

Pengawas madrasah sedang mengecek kelengkapan administrasi kepala madrasah

Pulau Rakyat (Humas) - Kepala dan Guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan mengikuti kegiatan monitoring dan evaluasi (Monev) kepala dan guru madrasah sertifikasi di MIN 6 Asahan. Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru ini dihadiri pengawas madrasah tingkat dasar, Rusmiani, S.Pd.I, kepala MIN 3 Asahan, Tohiruddin Hasibuan, S.Pd., M.M., dan guru madrasah yang telah memperoleh sertifikat pendidik baik yang bertugas di madrasah negeri maupun diperbantukan di madrasah swasta se kabupaten Asahan. (22/02/2025)

Rusmiani, S.Pd.I, saat dikonfirmasi disela-sela aktivitasnya mengatakan bahwa kegiatan monev ini bertujuan untuk memastikan bahwa administrasi kepala dan guru madrasah sesuai standart yang telah ditetapkan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa administrasi kepala dan guru telah dibuat dan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.” terangnya.

“Selain itu, kegiatan ini dilaksanakan untuk mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi oleh kepala dan guru madrasah dalam melaksanakan tugas administrasi.” Imbuhnya

Rusmiani menambahkan, bahwa selama kegiatan ini, para kepala dan guru madrasah diberikan pembinaan dan arahan mengenai pengelolaan administrasi yang baik dan benar. Mereka juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman terhadap permasalahan yang dihadapi di madrasah mereka masing-masing.

Diwaktu yang sama, Tohiruddin Hasibuan, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini dapat dijadikan sebagai ajang untuk meningkatkan kompetensi profesional kepala dan guru.

“Kegiatan monev ini dapat dijadikan sebagai ajang meningkatkan kompetensi profesional guru pada setiap madrasah, jika guru profesional dalam bertugas, madrasah pasti akan maju dan berkembang” ucapnya.

Dalam sesi evaluasi, pengawas madrasah melakukan pengecekan terhadap berbagai dokumen administrasi yang dimiliki oleh guru berdasarkan form penilaian yang telah tersedia. Dokumen-dokumen seperti modul ajar, bank soal, jurnal mengajar, serta catatan masalah siswa menjadi fokus utama dalam evaluasi ini.

Rusmiani, memberikan beberapa catatan untuk guru agar mengajar dan membimbing siswa harus dengan sepenuh hati.

“Sebagai guru, kita harus mengajar dengan sepenuh hati serta ikhlas karena Allah, sehingga pembelajaran disampaikan akan lebih mudah diterima oleh siswa” ucapnya.

Selain itu, Rusmiani mengingatkan kepada guru agar mengajar berdasarkan dengan gaya belajar dan kebutuhan siswa masing-masing.

“Sebelum proses pembelajaran, guru harus mengidentifikasi gaya belajar serta kebutuhan siswa, sehingga siswa bisa mendapatkan kebebasan belajar sesuai dengan potensi dan kemampuannya” tutupnya.

Kegiatan monitoring dan evaluasi ini diakhiri dengan sesi tanya jawab, di mana para guru dapat langsung berkonsultasi dengan pengawas madrasah mengenai kendala yang mereka hadapi dalam administrasi pembelajaran. (wh)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 21 October 2024
Lihat Semua Post