Jelang TKA dan Ujian Madrasah, MIN 3 Asahan Mantapkan Persiapan Lewat Rakor Bersama Wali Murid
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., memimpin langsung jalannya Rapat Koordi...
Loading...
Pulau Rakyat (Humas) – Seluruh civitas akademika Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, yang terdiri dari kepala madrasah, dewan guru, staf tata usaha, hingga ratusan siswa-siswi, melaksanakan kegiatan khataman Al-Qur’an sebagai penutupan rangkaian kegiatan keagamaan pada bulan Ramadan 1447 H yang bertempat di Masjid Al-Hidayah, Desa Pulau Rakyat Tua, Sabtu (14/3).
Kegiatan ini dimulai sejak pagi hari dengan lantunan ayat-ayat suci yang menggema di seluruh penjuru masjid. Suasana khidmat tampak menyelimuti wajah para peserta yang hadir. Khataman ini merupakan puncak dari program tadarus yang telah dijalankan selama bulan suci di lingkungan madrasah.
Kepala MIN 3 Asahan, Ummiati Nasution, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas antusiasme seluruh warga madrasah dalam menyelesaikan target bacaan Al-Qur’an mereka. Ummiati menilai bahwa konsistensi dalam membaca Al-Qur’an adalah cerminan karakter unggul yang ingin dibentuk oleh lembaga pendidikan yang dipimpinnya.
"Kegiatan khataman Al-Qur’an ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan wujud nyata dari kecintaan kita terhadap kitab suci yang harus terus dijaga meskipun Ramadan akan segera berlalu," ujar Ummiati Nasution.
Selain itu, Ummiati Nasution juga menegaskan bahwa melalui kegiatan ini, pihak madrasah berharap nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an dapat terpatri kuat dalam sanubari siswa-siswi. Ia menginginkan agar pembiasaan membaca Al-Qur’an tidak terhenti hanya karena program Ramadan telah berakhir.
Dalam kesempatan yang sama, Wahyudi selaku Penanggung Jawab kegiatan sekaligus Guru Bidang Studi Al-Qur’an Hadis, menyatakan bahwa keberhasilan khataman tahun ini merupakan hasil kolaborasi yang solid antara guru dan siswa. Ia merasa bersyukur karena target khataman dapat tercapai tepat waktu sebelum memasuki libur hari raya.
Menurut Wahyudi, keterlibatan aktif siswa dalam khataman ini bertujuan untuk melatih kelancaran membaca serta memahami makharijul huruf dengan lebih baik di bawah bimbingan langsung para guru. Ia melihat adanya peningkatan kualitas bacaan siswa dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
Pemilihan Masjid Al-Hidayah sebagai pusat pelaksanaan kegiatan tahun ini didasari oleh kondisi gedung utama MIN 3 Asahan yang saat ini masih dalam proses renovasi dan rehabilitasi total, sehingga pihak madrasah memutuskan untuk memindahkan agenda ke masjid yang memiliki kapasitas memadai serta lokasi strategis di Desa Pulau Rakyat Tua. Pihak pengelola masjid pun menyambut sangat baik agenda rutin ini, terlebih kegiatan tersebut dipandang sebagai syiar Islam yang positif bagi warga di lingkungan sekitar desa selama masa pembangunan gedung madrasah berlangsung.
Setelah lantunan ayat suci berakhir, suasana khidmat memuncak saat Wahyudi memimpin pembacaan doa khatmil Qur’an yang dipanjatkan khusus untuk keselamatan bangsa, kemajuan madrasah, serta keberkahan bagi seluruh keluarga besar MIN 3 Asahan. Dengan berakhirnya doa tersebut, MIN 3 Asahan secara resmi menutup rangkaian agenda belajar mengajar tatap muka di bulan Ramadan ini, sekaligus bersiap menyambut hari kemenangan dengan semangat spiritualitas yang baru. (Wh)
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., memimpin langsung jalannya Rapat Koordi...
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, menghadiri kegiatan supervisi manajerial yang dip...
Pulau Rakyat (Humas) – Mengawali hari kerja pertama setelah libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 A...