Loading...

  • Selasa, 21 April 2026

Tingkatkan Profesionalisme, ASN MIN 3 Asahan Gelar Pengisian E-Kinerja Kolektif

Tampak para ASN MIN 3 Asahan serius menatap layar kerja untuk mengerjakan laporan tahunan

Pulau Rakyat (Humas) - Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan melaksanakan kegiatan pengisian aplikasi E-Kinerja secara kolektif untuk memastikan pelaporan capaian kerja tahunan berjalan akurat. Kegiatan ini dipusatkan di ruang kelas relokasi yang saat ini berfungsi sebagai pusat aktivitas sementara bagi para guru dan staf. (21/01/2026)

Kepala MIN 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., M.Pd., menjelaskan bahwa agenda ini sangat penting bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan madrasah. Pengisian E-Kinerja merupakan bagian dari implementasi kebijakan Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memantau produktivitas pegawai secara digital.

Kegiatan yang dilaksanakan usai kegiatan belajar mengajar ini diikuti oleh seluruh tenaga pendidik dan kependidikan yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Semangat kebersamaan tampak jelas saat para guru saling membantu dalam mengoperasikan sistem tersebut.

Dalam kesempatan itu, Ummiati Nasution menekankan bahwa E-Kinerja bukan sekadar formalitas pengisian data di atas kertas digital. Menurutnya, sistem ini adalah cerminan dari tanggung jawab moral seorang pendidik terhadap tugas pokok dan fungsinya.

"E-Kinerja ini adalah instrumen penting untuk mengukur sejauh mana dedikasi kita sebagai ASN di lingkungan Kementerian Agama. Saya ingin memastikan bahwa setiap kegiatan yang dilakukan bapak dan ibu terdokumentasi dengan benar sesuai regulasi yang berlaku," ujar Ummiati Nasution.

Ummiati juga menambahkan bahwa pengisian secara kolektif ini dipilih sebagai strategi untuk meminimalisir kendala teknis yang sering muncul. Dengan berkumpul bersama, guru yang lebih memahami teknologi (IT) dapat memberikan bimbingan langsung kepada rekan-rekan yang mengalami kesulitan dalam mengoperasikan perangkat laptop. Beberapa poin utama yang diinput dalam sistem meliputi Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), laporan harian, hingga bukti dukung kegiatan pembelajaran. Semua dokumen digital tersebut harus diunggah secara akurat agar dapat diverifikasi oleh atasan langsung tanpa ada kekeliruan data.

"Pengisian kolektif ini adalah strategi kami untuk meminimalisir kendala teknis. Dengan berkumpul, guru yang mahir IT bisa langsung membimbing rekan yang kesulitan mengoperasikan laptop, kita tidak ingin ada rekan-rekan guru yang terkendala kenaikan pangkat atau administrasi lainnya hanya karena kurang teliti dalam mengunggah bukti dukung di aplikasi ini," jelas Ummiati dengan tegas.

Pihak pimpinan madrasah terus memantau progres pengisian di layar utama pimpinan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap akun pegawai sudah dinilai sebelum tenggat waktu yang telah ditentukan.

Kelas relokasi yang digunakan sebagai lokasi kegiatan merupakan bangunan sementara karena gedung utama sedang dalam proses renovasi. Namun, Ummiati menyatakan keterbatasan ruang tidak boleh menjadi penghalang bagi kelancaran tugas-tugas administratif madrasah.

"Kondisi gedung yang sedang direlokasi memang menantang, tapi pelayanan dan pelaporan kinerja tidak boleh berhenti. Kebersamaan di ruangan ini justru membuat proses pengisian menjadi lebih cepat selesai," tambah Ummiati Nasution.

Selain arahan dari pimpinan, peran teknis di lapangan juga menjadi kunci kelancaran kegiatan ini. Operator E-Kinerja MIN 3 Asahan, Wahyudi, S.Pd.I, secara aktif mendampingi para guru dalam setiap tahapan pengisian. Ia memastikan sinkronisasi data antara akun individu guru berjalan tanpa hambatan, serta memberikan solusi instan terhadap kendala atau kegagalan sistem saat proses unggah berkas.

"Arahan dari Kepala Madrasah sangat membantu kami dalam menyamakan persepsi mengenai indikator kinerja individu agar seragam. Saat ini, guru tidak hanya dituntut cakap mengajar di kelas, tetapi juga harus mahir mengelola manajemen data pribadi secara online," ujar Wahyudi saat menutup pernyataannya. (Wh)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 21 October 2024
Lihat Semua Post