Loading...

  • Rabu, 22 April 2026

Tim Pengoreksi MIN 3 Asahan Rampungkan Pemeriksaan 306 Lembar Jawaban Siswa, Junjung Tinggi Objektivitas dan Kejujuran

Tim pengoreksi tampak serius memeriksa lembar demi lembar jawaban siswa

Pulau Rakyat (Humas) – Tim pengoreksi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan telah memeriksa sebanyak 306 lembar jawaban siswa di ruang kelas VI B. Tim pengoreksi yang beranggotakan enam orang guru ini merupakan dipilih secara langsung oleh Kepala MIN 3 Asahan. (08/05/2025)

Koordinator bidang kurikulum MIN 3 Asahan, Rosilawati Saragih, S.Pd.I., dalam keterangannya menyampaikan bahwa tim pengoreksi memiliki tanggung jawab krusial dalam memastikan objektivitas penilaian hasil belajar siswa.

“Tugas utama mereka adalah memeriksa dan memberikan penilaian terhadap setiap jawaban siswa secara cermat dan akurat, berpedoman pada skor yang telah ditetapkan sebelumnya.” Terangnya.

Lebih lanjut, Rosilawati menekankan pentingnya kejelian dan fokus yang tinggi bagi setiap anggota tim pengoreksi.

“Ketelitian dalam membaca dan memahami setiap jawaban siswa akan sangat menentukan kualitas penilaian yang diberikan. Kesalahan sekecil apapun dalam proses pemeriksaan dapat berimplikasi pada hasil akhir yang diterima siswa.” Ucapnya.

Kepala MIN 3 Asahan, Tohiruddin Hasibuan, S.Pd., M.M., turut memberikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras tim pengoreksi.

“Saya sangat menyadari bahwa tugas yang diemban oleh tim ini tidaklah ringan. Mereka dituntut untuk memiliki konsentrasi penuh dalam memeriksa setiap lembar jawaban, memastikan tidak ada satu pun jawaban siswa yang terlewat atau salah interpretasi.” Ungkapnya.

Tohiruddin juga menggarisbawahi pentingnya integritas dan kejujuran dalam pelaksanaan tugas ini. Tohiruddin menegaskan bahwa setiap anggota tim pengoreksi harus menjunjung tinggi prinsip keadilan dan objektivitas.

“Saya tidak perkenankan adanya praktik nepotisme  dalam memberikan penilaian. Kesalahan harus tetap dinilai salah, dan jawaban yang benar harus diapresiasi dengan benar pula, tanpa memandang hubungan kekeluargaan atau kedekatan personal dengan siswa.” Tegas Tohir.

"Kami memiliki keyakinan penuh terhadap integritas tim pengoreksi ini. Mereka adalah guru-guru pilihan yang memiliki komitmen tinggi terhadap profesionalisme dan kejujuran," tambahnya.

Kepala madrasah berharap, dengan adanya proses penilaian yang objektif dan transparan ini, akan tercipta iklim pendidikan yang sehat dan mendorong siswa untuk terus berprestasi. Beliau juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh anggota tim pengoreksi atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam menjalankan tugas yang mulia ini.

Sejauh ini, tim pengoreksi telah berhasil menyelesaikan pemeriksaan untuk enam mata pelajaran yang diujikan. Proses pemeriksaan berjalan dengan lancar dan sistematis, berkat koordinasi yang baik di antara anggota tim dan dukungan penuh dari pihak madrasah.

Salah satu anggota tim pengoreksi, Emi Satri, S.Pd.SD, mengungkapkan rasa senangnya karena kembali dipercaya oleh madrasah untuk menjadi bagian dari tim yang memiliki peran penting ini. Ia menuturkan bahwa setiap harinya, ia mampu memeriksa rata-rata 20 lembar jawaban siswa dalam kurun waktu sekitar 120 menit.

Emi menjelaskan bahwa alokasi waktu tersebut diperlukan untuk memastikan setiap jawaban siswa diperiksa dengan seksama dan tidak ada detail penting yang terlewat.

"Kami dituntut untuk sangat teliti dalam melihat setiap jawaban siswa. Meskipun terkadang melelahkan, kami merasa bertanggung jawab untuk memberikan penilaian yang seadil-adilnya," ungkapnya

Proses pemeriksaan yang dilakukan oleh tim pengoreksi ini merupakan tahapan penting dalam siklus evaluasi pembelajaran di MIN 3 Asahan. Hasil dari penilaian ini akan menjadi salah satu indikator untuk mengukur tingkat pemahaman siswa terhadap materi pelajaran, sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di masa yang akan datang. (Wh)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 21 October 2024
Lihat Semua Post