Jelang TKA dan Ujian Madrasah, MIN 3 Asahan Mantapkan Persiapan Lewat Rakor Bersama Wali Murid
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., memimpin langsung jalannya Rapat Koordi...
Loading...
Pulau Rakyat (Humas)
- Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I.,
M.Pd., melaksanakan supervisi akademik perdana sejak ia dilantik. Kegiatan
evaluasi kinerja guru ini difokuskan pada kelas 6 A dan 3 B MIN 3 Asahan. Tujuannya
adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dan memberikan evaluasi konstruktif, bukan
mencari kesalahan semata. Hal ini dilakukan dengan mengobservasi langsung
proses belajar mengajar di kelas, sebagai langkah konkret pertama pimpinan baru
dalam memetakan kualitas pengajaran di madrasah. (13/11/2025)
Setelah resmi
dilantik menjadi pimpinan MIN 3 Asahan beberapa minggu sebelumnya, momen
supervisi ini menjadi langkah konkret pertama Ummiati Nasution dalam memetakan
dan mengevaluasi kompetensi guru secara langsung. Fokus utama dalam kegiatan
ini adalah observasi proses belajar mengajar (PBM) dan metodologi yang
diterapkan oleh tenaga pendidik di kelas.
Pelaksanaan
supervisi akademik ini dimulai sejak pagi hari, Kepala Madrasah tidak hanya
mengamati, tetapi juga sesekali berinteraksi dengan siswa dan guru untuk
melihat dinamika pembelajaran. Proses pengamatan di kelas 6 A mencakup evaluasi
terhadap persiapan mengajar guru, penggunaan media pembelajaran, pengelolaan
kelas, serta kemampuan guru dalam membangkitkan motivasi belajar siswa. Suasana
kelas tampak kondusif, meskipun guru yang diobservasi terlihat sedikit tegang
menghadapi observasi perdana dari pimpinan baru.
Setelah rampung di
kelas 6 A, Ummiati Nasution bergeser ke kelas 3 B. Fokus pengamatan Ummiati
dikelas rendah ini sedikit berbeda, lebih menekankan pada strategi interaktif
dan cara guru membangun fondasi dasar literasi dan numerasi siswa.
Usai pelaksanaan supervisi,
Kepala MIN 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan pandangannya
terkait pelaksanaan supervisi. Menurutnya, kegiatan supervisi memiliki tujuan
yang jauh lebih mendalam daripada sekadar mencari-cari kekurangan atau
kesalahan semata. Ummiati menjelaskan bahwa orientasi utama dari supervisi ini
adalah memberikan evaluasi yang konstruktif dan terarah. Evaluasi tersebut
diharapkan dapat berfungsi sebagai umpan balik yang efektif untuk mendorong dan
meningkatkan kompetensi profesionalisme para guru di MIN 3 Asahan.
"Supervisi ini
bukan untuk mencari-cari kesalahan semata, melainkan memberikan evaluasi untuk
meningkatkan kompetensi guru. Jadikanlah setiap masukan sebagai peluang emas
untuk berbenah dan mengasah kemampuan mengajar, bukan sebagai vonis atas
kinerja," ujar Ummiati
Dalam kesempatan itu,
Ummiati Nasution juga menjelaskan bahwa kualitas madrasah sangat ditentukan
oleh kualitas guru. Oleh karena itu, ia menyatakan bahwa kegiatan supervisi
akademik akan menjadi agenda rutin di bawah kepemimpinannya sebagai bagian dari
program pengembangan berkelanjutan.
Salah satu guru yang
disupervisi, Umi Hasnah, S.Pd., yang mengajar di kelas 3 B, turut memberikan
kesaksian mengenai pengalaman pertamanya saat disupervisi oleh Kepala Madrasah
yang baru. Umi Hasnah mengakui bahwa pada awalnya, perasaan takut dan cemas
sempat menghinggapi dirinya.
"Jujur saja,
awalnya saya takut sekali. Saya merasa ada beban untuk tampil sempurna, apalagi
ini supervisi perdana dari pimpinan yang baru," ungkap Umi Hasnah, S.Pd.,
dengan senyum lega setelah sesi observasi berakhir..
Umi Hasnah menambahkan,
bahwa Perasaan takut itu dipicu oleh kekhawatiran akan adanya penilaian negatif.
Namun, perasaan tegang tersebut berangsur-angsur hilang seiring dengan
berjalannya proses supervisi. Sikap Kepala Madrasah yang suportif dan masukan
yang disampaikan dengan cara yang membangun membuat suasana menjadi cair.
"Kekhawatiran
awal yang saya rasakan ternyata tidak beralasan. Sekarang, saya melihat
supervisi sebagai kesempatan yang sangat berharga untuk mendapatkan wawasan
baru, di mana fokusnya benar-benar pada peningkatan kualitas proses belajar
mengajar." Terang Umi Hasnah.
Di sela-sela aktivitasnya, Kepala MIN 3
Asahan, Ummiati Nasution, menyampaikan bahwa fokus utama kepemimpinannya adalah
mengoptimalkan inti pendidikan, yakni kualitas interaksi di ruang kelas. Ia
menjelaskan bahwa supervisi tersebut tidak akan berhenti di situ, melainkan
akan dikembangkan menjadi program pendampingan dan pelatihan yang berkelanjutan.
(Wh)
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., memimpin langsung jalannya Rapat Koordi...
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, menghadiri kegiatan supervisi manajerial yang dip...
Pulau Rakyat (Humas) – Mengawali hari kerja pertama setelah libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 A...