Loading...

  • Rabu, 22 April 2026

Siswa Kelas VI MIN 3 Asahan Jalani Ujian Praktik Olahraga Permainan Bola Kecil

siswa sedang praktik melempar dan menangkap bola

Pulau Rakyat (Humas) - Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan melaksanakan ujian praktik bagi siswa-siswi kelas VI pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) dilapangan utama madrasah. Ujian praktik yang diikuti 51 orang siswa ini mengusung materi permainan bola kecil, yang meliputi tiga aspek esensial: melempar, menangkap, dan memukul bola. (17/05/2025)

Terlihat semua siswa mengenakan seragam olahraga yang telah ditentukan dan bersiap unjuk kebolehan dalam menguasai teknik-teknik dasar permainan bola kecil. Mereka dibagi menjadi beberapa kelompok dan secara bergilir melaksanakan praktik di hadapan guru pengawas ujian yang bertindak sebagai penguji.

Salah seorang guru kelas VI MIN 3 Asahan, Rosilawati Saragih, S.Pd.I mengungkapkan bahwa pemilihan materi permainan bola kecil dalam ujian praktik ini didasarkan pada pertimbangan kemudahan dan kepraktisannya.

"Materi ini kami anggap lebih mudah dipahami dan dipraktikkan oleh siswa kelas VI. Selain itu, peralatan yang dibutuhkan juga relatif sederhana dan mudah didapatkan," ujarnya

Lebih lanjut, Rosilawati menjelaskan bahwa ketiga aspek yang diujikan, yaitu melempar, menangkap, dan memukul bola, merupakan fondasi penting dalam berbagai jenis olahraga yang menggunakan bola kecil.

"Dengan menguasai teknik-teknik dasar ini, diharapkan siswa memiliki bekal yang baik jika kelak mereka tertarik untuk mendalami cabang olahraga seperti kasti, tenis meja, bulu tangkis atau baseball dan jenis lainnya," imbuhnya.

Kepala MIN 3 Asahan, Tohiruddin Hasibuan, S.Pd., M.M., turut hadir untuk menyaksikan jalannya ujian praktik tersebut. Tohiruddin menyampaikan apresiasinya terhadap semangat dan kesungguhan para siswa dalam mengikuti ujian.

"Saya melihat anak-anak sangat menikmati kegiatan ini. Mereka tidak hanya sekadar mengikuti ujian, tetapi juga menunjukkan kegembiraan dalam berolahraga," kata Tohiruddin.

Sebagai seorang lulusan S1 Pendidikan Olahraga, Tohiruddin Hasibuan memahami betul manfaat yang terkandung dalam praktik permainan bola kecil bagi perkembangan anak-anak. Tohir menjelaskan bahwa kegiatan ini secara signifikan melatih koordinasi antara mata, tangan, dan kaki.

"Ketika melempar, anak harus fokus pada target dengan matanya, menggerakkan tangan dengan tepat, dan menjaga keseimbangan tubuh dengan kakinya. Begitu juga saat menangkap dan memukul bola, semua anggota tubuh bekerja secara terkoordinasi," jelasnya.

“Selain melatih koordinasi, ujian praktik ini juga berperan penting dalam menguatkan otot-otot tangan dan kaki siswa. Gerakan melempar dan memukul melibatkan kontraksi otot lengan dan bahu, sementara menjaga posisi saat menangkap bola melatih kekuatan otot kaki.” Tambahnya sembari fokus terhadap aktivitas praktik siswa.

Lebih dari itu, Tohiruddin Hasibuan menambahkan bahwa secara tidak langsung, ujian praktik permainan bola kecil ini melatih konsentrasi siswa.

"Untuk dapat melempar, menangkap, dan memukul bola dengan baik, anak-anak harus fokus pada bola dan gerakan yang mereka lakukan. Proses ini secara otomatis akan meningkatkan kemampuan konsentrasi mereka," tutupnya.

Para siswa terlihat sangat antusias dalam mempraktikkan setiap gerakan. Sorak gembira dan tawa riang terdengar di lapangan saat mereka berhasil melempar bola dengan tepat sasaran, menangkap bola dengan sempurna, atau memukul bola dengan kuat. Sesekali, terlihat juga ekspresi kecewa ketika gagal melakukan gerakan dengan baik, namun hal itu tidak mengurangi semangat mereka untuk mencoba lagi. (Wh)

.

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 21 October 2024
Lihat Semua Post