Kisaran (Humas) — Kelompok Kerja Kepala Madrasah Tsanawiyah (KKMTs) Sepembinaan MTs Negeri 1 Asahan sukses menyelenggarakan agenda Rapat Kerja (Raker) tahunan. Kegiatan penting ini ditempatkan di MTs MPI Bagan Asahan dengan dihadiri oleh Kasi Penmad Kemenag Asahan, Ketua KKMTs N 1 Damanhuri Lubis, jajaran kepala madrasah sepembinaan. Pelaksanaan raker berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan dalam rangka merumuskan arah kebijakan serta program kerja strategis madrasah ke depan, Rabu (26/08/26).
Rapat kerja kali ini mengusung tema "Bekerjalah dengan baik serta penuh tanggung jawab untuk bekal hidup dunia dan akhirat." Tema tersebut diambil sebagai pengingat mendalam bahwa seluruh muatan kerja di lingkungan madrasah hendaknya diniatkan sebagai bentuk ibadah. Melalui landasan moral ini, seluruh tenaga pendidik dan kependidikan diharapkan dapat menjalankan amanah secara profesional demi mencetak generasi Islami yang berkualitas.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Asahan H. Abdul Manan, MA., hadir secara langsung untuk memberikan bimbingan, arahan, sekaligus membuka kegiatan raker tersebut secara resmi. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya raker kolaboratif antar-madrasah sepembinaan ini. Beliau menekankan bahwa rapat kerja merupakan momentum krusial untuk mengevaluasi kinerja sekaligus menyusun langkah nyata pembaharuan pendidikan.
Poin utama yang ditekankan oleh Kakankemenag adalah komitmen agar madrasah senantiasa bergerak maju ke depan. Kemajuan tersebut harus mencakup berbagai lini secara menyeluruh, mulai dari peningkatan mutu proses pembelajaran hingga pemenuhan sarana dan prasarana yang memadai. Beliau menegaskan bahwa langkah maju senantiasa melahirkan inovasi yang lebih baik demi kenyamanan peserta didik dalam menuntut ilmu.
Selain itu, Abdul Manan mengingatkan pentingnya penerapan manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) dalam pengawasan dan pengelolaan lembaga. Kepala madrasah dituntut memiliki perencanaan yang matang, pengorganisasian kerja yang tertata, eksekusi program yang nyata, serta pengawasan secara berkala. Tata kelola yang sistematis ini diyakini menjadi fondasi utama dalam menjaga transparansi dan efisiensi operasional madrasah.
Aspek peningkatan mutu juga menjadi perhatian serius Kakankemenag melalui penguatan kompetensi para guru madrasah. Kualitas madrasah akan terwujud apabila seluruh elemen memiliki kepedulian yang tinggi serta rasa soliditas yang erat dalam iklim kekeluargaan. Kerja sama tim yang harmonis dan kepemimpinan yang mengayomi dipandang sebagai kunci utama dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.
Sebagai penutup bimbingannya, Abdul Manan mengajak seluruh peserta raker untuk membawa madrasah agar mampu "mendunia". Perspektif mendunia yang dimaksud adalah menjadikan madrasah semakin dikenal luas, dipercaya, dan dicintai oleh seluruh lapisan masyarakat. Dengan selesainya pembukaan resmi ini, KKMTs Sepembinaan MTsN 1 Asahan siap merumuskan program kerja nyata demi mewujudkan madrasah yang unggul dan berdaya saing.(FR)