Selamat Jalan Sang Guru, Jasamu Akan Terus Dikenang dan Ilmumu Menjadi Amal Jariyah
Bimbingan Penyuluhan Masyarakat
Loading...
Kisaran (Humas) — Suasana duka menyelimuti keluarga besar almarhum Ustadz Saiful Alam Syah Sitorus, S.Sos.I, Guru Fiqih PMDU Asahan dan Ponpes Bahrul Uluum Al Kamal Asahan , saat jenazah akan diberangkatkan menuju tempat peristirahatan terakhir.
Kepergian sang guru meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, para murid, sahabat, serta orang-orang yang selama ini mengenal sosok beliau sebagai pribadi yang baik dan penuh dedikasi dalam mengajarkan ilmu agama.
Dalam tausiyah pada pemberangkatan jenazah yang berlangsung di Jalan Sisingamangaraja, Gg. Subur II, Kelurahan Kisaran Timur, Rabu (26/8/2026), Tokoh Agama sekaligus Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Asahan, H. Raja Dedi Hermansyah, menyampaikan pesan penguatan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Menurutnya, kehilangan orang yang dicintai merupakan ujian berat. Namun, keluarga hendaknya tetap tegar, sabar, dan ikhlas menerima ketetapan Allah SWT. Sebab, setiap manusia pasti akan kembali kepada-Nya, dan yang akan terus menemani seseorang setelah wafat adalah amal kebaikan serta ilmu yang pernah diberikan.
“Jangan hanya melihat kepergian beliau sebagai sebuah kehilangan. Lihatlah apa yang telah beliau tinggalkan. Ilmu yang beliau ajarkan, kebaikan yang beliau lakukan, serta nasihat yang beliau sampaikan kepada para murid akan terus hidup dan menjadi amal yang insyaallah mengalir pahalanya,” pesan H. Raja Dedi.
Ia juga mengajak keluarga untuk menjadikan keteladanan almarhum sebagai penyemangat untuk meneruskan kebaikan.
“Keluarga tidak boleh larut dalam kesedihan. Menangislah jika air mata itu dapat meringankan hati, tetapi setelah itu bangkitlah. Doakan beliau, lanjutkan kebaikannya dan jaga nama baik serta perjuangan beliau. Itulah bentuk cinta yang paling indah kepada orang yang telah mendahului kita,” tuturnya.
Di hadapan keluarga dan para pelayat, ia mengingatkan bahwa seorang guru tidak hanya meninggalkan kenangan, tetapi juga meninggalkan ilmu yang dapat terus memberi manfaat.
“Selama ilmu itu diamalkan oleh murid-muridnya, selama nasihatnya menjadi kebaikan bagi orang lain, insyaallah pahala akan terus mengalir. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala khilaf dan dosa beliau, melapangkan kuburnya serta menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya,” lanjutnya.
Kepada keluarga yang ditinggalkan, H. Raja Dedi berpesan agar senantiasa memperbanyak doa dan amal saleh sebagai bentuk bakti kepada almarhum.
Kepergian Ustadz Saiful Alam Syah Sitorus menjadi duka bagi banyak pihak. Namun, di balik duka tersebut tersimpan harapan agar ilmu, keteladanan, dan kebaikan yang telah beliau tanamkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir hingga akhir zaman.
Selamat jalan sang guru. Jasamu akan terus dikenang, ilmumu akan terus diamalkan, dan namamu akan selalu hidup dalam doa orang-orang yang mencintaimu.
Allahummaghfir lahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu ‘anhu.
Semoga Allah SWT menempatkan almarhum di tempat yang mulia dan memberikan ketabahan serta kekuatan kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin. (RH)
Bimbingan Penyuluhan Masyarakat
Bimbingan Penyuluhan Majelis Taklim
Bimbingan Penyuluhan Keluarga