Loading...

  • Sabtu, 30 Mei 2026

Puncak Talkshow Pekan Ramadan Mubarak Kemenag Asahan: Menggapai Ampunan Ilahi di Penghujung Bulan Suci

fgby:humaskemenagasahan

Kisaran (Humas). Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Asahan sukses menggelar hari terakhir rangkaian Talkshow dalam bingkai Pekan Ramadan Mubarak Berdampak, Jumat (06/03/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini mengangkat topik krusial bagi umat Islam di penghujung Ramadan, yakni Kiat Meraih Maghfiroh, sebagai agar memotivasi ASN dan masyarakat untuk memaksimalkan ibadah sebelum fajar Idul fitri menyapa.

Hadir sebagai pemateri utama, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Asahan, H. Salman Abdullah Tanjung, Lc., MA. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa ampunan Allah adalah anugerah terbesar yang harus dikejar oleh setiap mukmin. Beliau mengingatkan bahwa rahmat Allah SWT jauh lebih luas daripada dosa-dosa hamba-Nya, dan luasnya ampunan-Nya jauh lebih layak untuk diharapkan dibandingkan sekadar mengandalkan kuantitas amalan pribadi yang penuh kekurangan.

Poin penting pertama yang ditekankan oleh H. Salman adalah urgensi keyakinan dalam berdoa. Beliau mengimbau agar setiap hamba memiliki optimisme tinggi bahwa setiap pinta pasti dikabulkan. "Jangan pernah ragu saat bersimpuh di hadapan Sang Khalik. Salah satu adab berdoa adalah tidak mengatakan 'Ampunilah aku jika Engkau mau, ya Allah'. Sebaliknya, mintalah dengan ketegasan dan kemantapan hati karena Allah Maha Pemurah," tegas beliau di hadapan para audiens.

Lebih lanjut, Ketua MUI Asahan ini membagikan resep agar doa dan taubat senantiasa terjaga kualitasnya, yakni dengan prinsip kontinuitas atau istikamah. Menurutnya, maghfiroh bukan sekadar dicari saat merasa berdosa, melainkan melalui proses ibadah yang konsisten. Selain itu, beliau juga menyoroti aspek Aklul Halal (mengonsumsi makanan yang halal) sebagai syarat mutlak diterimanya doa, karena apa yang masuk ke dalam tubuh menjadi energi yang menggerakkan ketaatan.

Aspek fundamental yang menjadi penutup materi adalah Menjaga Tauhid. H. Salman menjelaskan bahwa ampunan Allah akan sulit diraih jika hati masih terbelenggu oleh kemusyrikan. Memurnikan keesaan Allah dalam setiap sendi kehidupan merupakan kunci utama agar pintu maghfiroh terbuka lebar bagi seorang hamba, terutama di hari-hari terakhir Ramadan yang penuh keberkahan ini.

Kegiatan ini mendapatkan antusiasme yang luar biasa dari keluarga besar Kemenag Asahan. Acara tampak dipenuhi oleh jajaran pejabat fungsional dan struktural, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), hingga Kepala Madrasah dari berbagai tingkatan. Kehadiran para penyuluh agama Islam, guru, siswa madrasah, serta ibu-ibu Majelis Taklim menambah semarak diskusi lintas generasi tersebut.

Melalui talkshow ini, Kemenag Asahan berharap nilai-nilai spiritual yang disampaikan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya selama bulan Ramadan. Dengan berakhirnya rangkaian Pekan Ramadan Mubarak ini, diharapkan muncul semangat baru bagi seluruh elemen pendidikan dan keagamaan di Kabupaten Asahan untuk terus menebar kemaslahatan dan menjaga kesucian hati. (FR)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 05 May 2024
Lihat Semua Post