Jelang TKA dan Ujian Madrasah, MIN 3 Asahan Mantapkan Persiapan Lewat Rakor Bersama Wali Murid
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., memimpin langsung jalannya Rapat Koordi...
Loading...
Pulau Rakyat (Humas) – Puluhan Siswa-siswi kelas VI Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan melaksanakan ujian praktik yang unik dan kreatif. Mereka membuat kolase dengan memanfaatkan dedaunan sebagai bahan utama. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Ujian Madrasah (UM) yang sedang berlangsung di MIN 3 Asahan. (10/05/2025)
Koordinator
Kesiswaan MIN 3 Asahan, Rahmayani, S.Pd.I., menjelaskan bahwa pembuatan kolase
dedaunan dipilih karena memiliki banyak manfaat dalam mengembangkan berbagai
aspek pada diri siswa.
“Salah
satu tujuan utama dari ujian praktik ini adalah untuk mengamati dan mengukur
tingkat kreativitas siswa. Dalam membuat kolase, siswa dituntut untuk menggabungkan
berbagai jenis daun dengan cara yang inovatif dan menarik.” Terang Rahmayani.
“Selain
itu, ujian praktik ini juga bertujuan untuk mengasah motorik halus siswa.
Kemampuan ini sangat penting untuk perkembangan keterampilan fisik mereka,
seperti menulis, menggambar, dan melakukan aktivitas sehari-hari lainnya.” Ucapnya.
Konsentrasi
juga menjadi salah satu aspek yang dinilai dalam ujian ini. Siswa harus fokus
dan teliti dalam menyusun dan menempelkan dedaunan agar menghasilkan karya yang
indah dan rapi disetiap pola yang tersedia di atas kertas karton.
Rahmayani menambahkan
bahwa ketekunan dan kesabaran siswa juga diuji dalam proses pembuatan kolase
ini. Kegiatan ini membutuhkan waktu dan ketelitian, sehingga siswa belajar
untuk tidak mudah menyerah dan menyelesaikan tugas dengan baik.
Diwaktu yang sama, Rahmayani juga
memberikan keterangan secara merinci tentang pelaksaan ujian praktik.
“Jumlah peserta yang mengikuti
ujian praktik membuat kolase ini berjumlah 51 orang, setiap siswa diberikan
waktu selama 120 menit untuk merampungkan setiap tahapan dalam membuat kolase” jelasnya.
Para siswa terlihat
sangat antusias dalam mengikuti ujian praktik ini. Mereka mengumpulkan berbagai
jenis dedaunan dari lingkungan sekitar madrasah dan rumah mereka, kemudian
mereka gunting dedaunan tersebut sesuai pola yang tersedia. Setelah itu,
potongan dedaunan akan ditempelkan di atas kertas karton berukuran 25 x 25
centimeter dengan bantuan perekat.
Kepala
MIN 3 Asahan, Tohiruddin Hasibuan, S.Pd., M.M., memberikan apresiasi yang
tinggi kepada guru-guru dan panitia ujian atas terselenggaranya kegiatan ini.
Tohiruddin
Hasibuan menyatakan bahwa ujian praktik seperti ini sangat penting untuk
mengembangkan potensi dan kreativitas siswa secara menyeluruh.
“Saya
merasa bangga dengan hasil karya kolase yang telah dibuat oleh siswa-siswi
kelas VI. Menurutnya, karya-karya tersebut menunjukkan tingkat kreativitas dan
imajinasi yang tinggi.” Katanya.
Didalam
kesempatan yang sama, Tohiruddin menyampaikan harapannya bahwa kegiatan ini
dapat memberikan pengalaman belajar yang berkesan dan bermanfaat bagi
siswa-siswi MIN 3 Asahan.
“Ujian praktik kolase dedaunan ini menjadi bukti bahwa MIN 3 Asahan tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pengembangan keterampilan dan kreativitas siswa, mudah-mudahan dengan kegiatan yang bagus ini dapat memberikan kesan positif bagi mereka” tutur Tohiruddin dengan rasa bangga dan penuh harap dihadapan panitia ujian madrasah. (Wh)
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., memimpin langsung jalannya Rapat Koordi...
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, menghadiri kegiatan supervisi manajerial yang dip...
Pulau Rakyat (Humas) – Mengawali hari kerja pertama setelah libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 A...