Loading...

  • Rabu, 22 April 2026

Puluhan Siswa-siswi MIN 3 Asahan Unjuk Kreativitas dalam Ujian Praktik Kolase Dedaunan

para siswa peserta ujian tampak serius menyusun dedaunan yang telah digunting di atas kertas karton

Pulau Rakyat (Humas) – Puluhan Siswa-siswi kelas VI Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan melaksanakan ujian praktik yang unik dan kreatif. Mereka membuat kolase dengan memanfaatkan dedaunan sebagai bahan utama. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Ujian Madrasah (UM) yang sedang berlangsung di MIN 3 Asahan. (10/05/2025)

Koordinator Kesiswaan MIN 3 Asahan, Rahmayani, S.Pd.I., menjelaskan bahwa pembuatan kolase dedaunan dipilih karena memiliki banyak manfaat dalam mengembangkan berbagai aspek pada diri siswa.

“Salah satu tujuan utama dari ujian praktik ini adalah untuk mengamati dan mengukur tingkat kreativitas siswa. Dalam membuat kolase, siswa dituntut untuk menggabungkan berbagai jenis daun dengan cara yang inovatif dan menarik.” Terang Rahmayani.

“Selain itu, ujian praktik ini juga bertujuan untuk mengasah motorik halus siswa. Kemampuan ini sangat penting untuk perkembangan keterampilan fisik mereka, seperti menulis, menggambar, dan melakukan aktivitas sehari-hari lainnya.” Ucapnya.

Konsentrasi juga menjadi salah satu aspek yang dinilai dalam ujian ini. Siswa harus fokus dan teliti dalam menyusun dan menempelkan dedaunan agar menghasilkan karya yang indah dan rapi disetiap pola yang tersedia di atas kertas karton.

Rahmayani menambahkan bahwa ketekunan dan kesabaran siswa juga diuji dalam proses pembuatan kolase ini. Kegiatan ini membutuhkan waktu dan ketelitian, sehingga siswa belajar untuk tidak mudah menyerah dan menyelesaikan tugas dengan baik.

Diwaktu yang sama, Rahmayani juga memberikan keterangan secara merinci tentang pelaksaan ujian praktik.

“Jumlah peserta yang mengikuti ujian praktik membuat kolase ini berjumlah 51 orang, setiap siswa diberikan waktu selama 120 menit untuk merampungkan setiap tahapan dalam membuat kolase” jelasnya.

Para siswa terlihat sangat antusias dalam mengikuti ujian praktik ini. Mereka mengumpulkan berbagai jenis dedaunan dari lingkungan sekitar madrasah dan rumah mereka, kemudian mereka gunting dedaunan tersebut sesuai pola yang tersedia. Setelah itu, potongan dedaunan akan ditempelkan di atas kertas karton berukuran 25 x 25 centimeter dengan bantuan perekat.

Kepala MIN 3 Asahan, Tohiruddin Hasibuan, S.Pd., M.M., memberikan apresiasi yang tinggi kepada guru-guru dan panitia ujian atas terselenggaranya kegiatan ini.

Tohiruddin Hasibuan menyatakan bahwa ujian praktik seperti ini sangat penting untuk mengembangkan potensi dan kreativitas siswa secara menyeluruh.

“Saya merasa bangga dengan hasil karya kolase yang telah dibuat oleh siswa-siswi kelas VI. Menurutnya, karya-karya tersebut menunjukkan tingkat kreativitas dan imajinasi yang tinggi.” Katanya.

Didalam kesempatan yang sama, Tohiruddin menyampaikan harapannya bahwa kegiatan ini dapat memberikan pengalaman belajar yang berkesan dan bermanfaat bagi siswa-siswi MIN 3 Asahan.

“Ujian praktik kolase dedaunan ini menjadi bukti bahwa MIN 3 Asahan tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pengembangan keterampilan dan kreativitas siswa, mudah-mudahan dengan kegiatan yang bagus ini dapat memberikan kesan positif bagi mereka” tutur Tohiruddin dengan rasa bangga dan penuh harap dihadapan panitia ujian madrasah. (Wh)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 21 October 2024
Lihat Semua Post