Jelang TKA dan Ujian Madrasah, MIN 3 Asahan Mantapkan Persiapan Lewat Rakor Bersama Wali Murid
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., memimpin langsung jalannya Rapat Koordi...
Loading...
Pulau Rakyat (Humas) – Dalam rangka
menyambut Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2025 yang jatuh pada Selasa, 25
November 2025 mendatang, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan melaksanakan
persiapan intensif. Puluhan siswa-siswi MIN 3 Asahan terlihat antusias
menggelar latihan tari massal di halaman utama madrasah. Latihan ini dibimbing
langsung oleh guru kelas 5 A, Rahmayani, S.Pd.I. Para siswa berlatih keras
menyelaraskan gerakan dalam iringan musik dan lagu yang berjudul, "Guruku
Tersayang," sebagai bentuk penghormatan dan kado untuk para guru di
madrasah tersebut. (22/11/2025)
Latihan tari massal yang melibatkan seluruh
siswa kelas 5 ini bukan sekadar kegiatan biasa, melainkan menjadi puncak
persiapan madrasah untuk memeriahkan peringatan Hari Guru Nasional yang selalu
menjadi momen sakral. Sejak pagi hari, halaman madrasah telah dipadati oleh
para peserta didik yang bersemangat dan bersiap mengikuti setiap arahan dari
pelatih mereka.
Koreografi yang sederhana namun penuh
makna dipilih agar mudah diikuti oleh semua siswa, menciptakan sebuah
penampilan yang kompak. Suasana yang penuh keceriaan mewarnai setiap sesi latihan,
menunjukkan keseriusan siswa-siswi dalam mempersembahkan penampilan terbaik. Target
utama dari latihan ini adalah mematangkan kekompakan dan keselarasan gerakan,
mengingat jumlah peserta yang sangat banyak.
Saat dikonfirmasi, Rahmayani,
S.Pd.I., guru kelas 5 A,
mengungkapkan alasannya memilih tari massal sebagai persembahan utama dalam
peringatan HGN tahun ini. Ia menjelaskan bahwa tari massal
bukan sekadar pertunjukan, melainkan representasi kuat dari semangat
kebersamaan dan inklusivitas yang menjadi nilai inti pendidikan.
“Kami memilih tari massal karena ini
adalah persembahan yang melibatkan seluruh komponen siswa, dan kami ingin
menampilkan kebersamaan serta rasa terima kasih kolektif dari semua siswa dan penampilan yang melibatkan seluruh
siswa kelas 5 ini akan memberikan dampak emosional
yang lebih kuat karena menunjukkan betapa besar apresiasi mereka kepada para guru.” Terang Rahmayani.
Rahmayani menambahkan bahwa
filosofi di balik tari massal ini adalah representasi dari persatuan dan
keberagaman siswa di MIN 3 Asahan, yang disatukan dalam satu harmoni gerakan untuk
menghormati pendidik mereka. Ia juga menjelaskan bahwa ide ini muncul dari keinginan untuk
memberikan hadiah yang unik, di mana bukan hanya beberapa siswa yang tampil,
tetapi semua siswa dapat berpartisipasi aktif dalam momen spesial tersebut.
Saat
dimintai keterangan, mengenai
pemilihan lagu pengiring, Rahmayani memaparkan alasannya mengapa lagu Guruku
Tersayang yang dipilih, dan kenapa tarian ini tidak mengadopsi tarian daerah. Masih
dikesempatan yang sama, Rahmayani menjelaskan, bahwa Lagu Guruku Tersayang memiliki lirik
yang sangat universal dan langsung menyentuh hati, sehingga pesan terima kasih
itu dapat tersampaikan secara lugas kepada semua guru. Rahmayani melanjutkan, bahwa keputusan untuk tidak
menggunakan tarian daerah didasarkan pada pertimbangan bahwa
tarian dengan gerakan yang sederhana dan familiar akan lebih mudah dikuasai
oleh seluruh siswa dalam waktu persiapan yang singkat ini.
Dilokasi
yang berbeda, Kepala
MIN 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., M.Pd., memberikan dukungan penuh terhadap
inisiatif yang digagas oleh guru dan siswa-siswinya ini. Ummiati Nasution mengungkapkan
kebanggaannya dan akan terus memberikan dukungan setiap langkah positif yang akan
dilaksanakan guru untuk kemajuan madrasah.
“Saya sangat mengapresiasi semangat
para guru, khususnya Bu Rahmayani, dan antusiasme luar biasa dari anak-anak
kami. Tari massal ini adalah wujud nyata dari pendidikan karakter di madrasah,
mengajarkan nilai-nilai penghormatan dan kebersamaan. Oleh karena itu, kami akan terus
memberikan dukungan, baik dukungan moral maupun dukungan materil, demi kemajuan
madrasah ini ke depannya.” Terang Ummiati.
Pada kesempatan itu, Ummiati juga menambahkan bahwa kegiatan ini tidak
hanya melatih fisik dan kreativitas siswa, tetapi juga memperkuat ikatan
emosional antara mereka dengan guru. Ia menyatakan, penampilan siswa yang akan
digelar pada tanggal 25 November mendatang akan menjadi hadiah terindah dan
sumber kebahagiaan bagi para guru dalam rangka perayaan Hari Guru Nasional
2025. (Wh)
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., memimpin langsung jalannya Rapat Koordi...
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, menghadiri kegiatan supervisi manajerial yang dip...
Pulau Rakyat (Humas) – Mengawali hari kerja pertama setelah libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 A...