Loading...

  • Selasa, 21 April 2026

Puluhan Siswa MIN 3 Asahan Gelar Latihan Tari Massal, Siap Beri Kado Terbaik untuk HGN 2025

Terlihat Seluruh Siswa kelas 5 sedang menari mengikuti iringan musik

Pulau Rakyat (Humas) – Dalam rangka menyambut Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2025 yang jatuh pada Selasa, 25 November 2025 mendatang, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan melaksanakan persiapan intensif. Puluhan siswa-siswi MIN 3 Asahan terlihat antusias menggelar latihan tari massal di halaman utama madrasah. Latihan ini dibimbing langsung oleh guru kelas 5 A, Rahmayani, S.Pd.I. Para siswa berlatih keras menyelaraskan gerakan dalam iringan musik dan lagu yang berjudul, "Guruku Tersayang," sebagai bentuk penghormatan dan kado untuk para guru di madrasah tersebut. (22/11/2025)

Latihan tari massal yang melibatkan seluruh siswa kelas 5 ini bukan sekadar kegiatan biasa, melainkan menjadi puncak persiapan madrasah untuk memeriahkan peringatan Hari Guru Nasional yang selalu menjadi momen sakral. Sejak pagi hari, halaman madrasah telah dipadati oleh para peserta didik yang bersemangat dan bersiap mengikuti setiap arahan dari pelatih mereka.

Koreografi yang sederhana namun penuh makna dipilih agar mudah diikuti oleh semua siswa, menciptakan sebuah penampilan yang kompak. Suasana yang penuh keceriaan mewarnai setiap sesi latihan, menunjukkan keseriusan siswa-siswi dalam mempersembahkan penampilan terbaik. Target utama dari latihan ini adalah mematangkan kekompakan dan keselarasan gerakan, mengingat jumlah peserta yang sangat banyak.

Saat dikonfirmasi, Rahmayani, S.Pd.I., guru kelas 5 A, mengungkapkan alasannya memilih tari massal sebagai persembahan utama dalam peringatan HGN tahun ini. Ia menjelaskan bahwa tari massal bukan sekadar pertunjukan, melainkan representasi kuat dari semangat kebersamaan dan inklusivitas yang menjadi nilai inti pendidikan.

Kami memilih tari massal karena ini adalah persembahan yang melibatkan seluruh komponen siswa, dan kami ingin menampilkan kebersamaan serta rasa terima kasih kolektif dari semua siswa dan penampilan yang melibatkan seluruh siswa kelas 5 ini akan memberikan dampak emosional yang lebih kuat karena menunjukkan betapa besar apresiasi mereka kepada para guru.” Terang Rahmayani.

​Rahmayani menambahkan bahwa filosofi di balik tari massal ini adalah representasi dari persatuan dan keberagaman siswa di MIN 3 Asahan, yang disatukan dalam satu harmoni gerakan untuk menghormati pendidik mereka. Ia juga menjelaskan bahwa ide ini muncul dari keinginan untuk memberikan hadiah yang unik, di mana bukan hanya beberapa siswa yang tampil, tetapi semua siswa dapat berpartisipasi aktif dalam momen spesial tersebut.

Saat dimintai keterangan, mengenai pemilihan lagu pengiring, Rahmayani memaparkan alasannya mengapa lagu Guruku Tersayang yang dipilih, dan kenapa tarian ini tidak mengadopsi tarian daerah. Masih dikesempatan yang sama, Rahmayani menjelaskan, bahwa Lagu Guruku Tersayang memiliki lirik yang sangat universal dan langsung menyentuh hati, sehingga pesan terima kasih itu dapat tersampaikan secara lugas kepada semua guru. Rahmayani melanjutkan, bahwa keputusan untuk tidak menggunakan tarian daerah didasarkan pada pertimbangan bahwa tarian dengan gerakan yang sederhana dan familiar akan lebih mudah dikuasai oleh seluruh siswa dalam waktu persiapan yang singkat ini.

Dilokasi yang berbeda, Kepala MIN 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., M.Pd., memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif yang digagas oleh guru dan siswa-siswinya ini. Ummiati Nasution mengungkapkan kebanggaannya dan akan terus memberikan dukungan setiap langkah positif yang akan dilaksanakan guru untuk kemajuan madrasah.

“Saya sangat mengapresiasi semangat para guru, khususnya Bu Rahmayani, dan antusiasme luar biasa dari anak-anak kami. Tari massal ini adalah wujud nyata dari pendidikan karakter di madrasah, mengajarkan nilai-nilai penghormatan dan kebersamaan. Oleh karena itu, kami akan terus memberikan dukungan, baik dukungan moral maupun dukungan materil, demi kemajuan madrasah ini ke depannya.”​ Terang Ummiati.

Pada kesempatan itu, Ummiati juga menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya melatih fisik dan kreativitas siswa, tetapi juga memperkuat ikatan emosional antara mereka dengan guru. Ia menyatakan, penampilan siswa yang akan digelar pada tanggal 25 November mendatang akan menjadi hadiah terindah dan sumber kebahagiaan bagi para guru dalam rangka perayaan Hari Guru Nasional 2025. (Wh)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 21 October 2024
Lihat Semua Post