Loading...

  • Jumat, 26 Juni 2026

Prioritaskan Nilai dan Manfaat Melalui Asta Protas, Kemenag Asahan Mantapkan Pelayanan Umat di Momentum Lebaran Yatim

fgbyhumaskemenagasahan

Kisaran (Humas) – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Asahan menggelar peringatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 Hijriah yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Kemenag Asahan. Mengangkat tema besar "Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Negeri" serta subtema "Menebar Maslahat, Menguatkan Umat", acara ini dilaksanakan sebagai wujud kepedulian sosial yang nyata. Kegiatan ini juga menandai pergerakan masif kemanusiaan karena digelar secara serentak di tingkat nasional oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, Kamis (25/06/2026).

 

Acara yang dipenuhi suasana haru dan bahagia ini dibuka secara resmi oleh Bupati Asahan yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, Elpina Tarigan. Kehadiran pemerintah daerah dalam kegiatan ini menegaskan komitmen bersama antara birokrasi dan lembaga keagamaan untuk terus memberikan perhatian khusus bagi kesejahteraan anak-anak yatim dan kaum disabilitas di wilayah Kabupaten Asahan.

 

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini dihadiri oleh jajaran tokoh penting dan mitra strategis Kemenag Asahan. Tampak hadir di lokasi acara Sekretaris Jenderal (Sekjen) MUI Asahan, perwakilan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Asahan, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas) Islam, Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren), beberapa Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), serta sejumlah tamu undangan penting lainnya yang turut memberikan dukungan penuh.

 

Ketua Panitia Pelaksana yang juga merupakan Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Zawa) Kemenag Asahan, Dr. Suwastati Sagala, M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa persiapan acara telah dilakukan secara matang demi memberikan layanan terbaik bagi para penerima manfaat. Beliau menekankan bahwa program ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan sebuah gerakan inklusif untuk merangkul semua lapisan masyarakat tanpa ada yang merasa tertinggal.

 

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Asahan H. Abdul Manan, MA., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada penyelenggara Zawa serta seluruh panitia yang terlibat. Menurutnya, dedikasi dan kerja keras seksi Zawa dalam mengorganisasi acara ini patut diacungi jempol karena mampu mengemas esensi kepedulian sosial menjadi aksi nyata yang menyentuh hati para santri dan anak-anak penyandang disabilitas.

 

Lebih lanjut, Kakankemenag Asahan memaparkan bahwa kehadiran Kementerian Agama di tengah-tengah masyarakat harus selalu berorientasi pada asas nilai dan manfaat sebagai prioritas utama. Langkah ini dinilai sangat krusial agar umat memiliki fondasi yang kuat, baik dari segi spiritual, sosial, maupun ekonomi, terutama dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

 

Abdul Manan juga menambahkan bahwa seluruh rangkaian program keberpihakan sosial ini merupakan bagian integral dari implementasi kerangka kerja pelayanan "Asta Protas" Kemenag. Melalui semangat tersebut, seluruh lini satuan kerja di bawah Kemenag Asahan diinstruksikan untuk terus bergerak responsif dan adaptif dalam menghadirkan program-program yang langsung menyentuh hajat hidup umat yang membutuhkan, memastikan tidak ada kelompok masyarakat, termasuk anak yatim dan penyandang disabilitas, yang luput dari perhatian dan pelayanan optimal negara.

 

Di akhir arahannya, Kakankemenag Asahan menegaskan bahwa visi besar tersebut tidak akan bisa tercapai tanpa adanya sinergi yang solid. "Hal inilah yang selalu kita kolaborasikan kepada semua unsur keagamaan dan sosial," ujarnya. Pihaknya berharap kerja sama yang harmonis dengan MUI, Baznas, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus dirawat demi menebar kemaslahatan yang lebih luas di masa depan. (FR)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 05 May 2024
Lihat Semua Post