Asahan (Humas BimKat). Plt.
Kepala Penyelenggara Bimas Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan,
Alb Irawan Dwiatmaja, bersama penyuluh agama Katolik dan staf melaksanakan
kegiatan pendataan murid beragama Katolik di SD Negeri 017107 Kisaran Naga dan
SD Negeri 010089 Sendang Sari pada Senin (13/07/2026). Kegiatan ini merupakan
bagian dari upaya pemutakhiran data peserta didik beragama Katolik sebagai
dasar penyusunan program pembinaan dan pelayanan pendidikan keagamaan yang
lebih tepat sasaran. Pendataan juga menjadi langkah strategis dalam memastikan hak
setiap peserta didik untuk memperoleh pendidikan agama sesuai dengan agama yang
dianutnya.
Kunjungan tim
Penyelenggara Bimas Katolik disambut dengan baik oleh Kepala SD Negeri 017107
Kisaran Naga, Nurgayah Hasibuan, S.Pd., dan Kepala SD Negeri 010089 Sendang
Sari, Zulkifili Sitorus, S.Pd. Kedua kepala sekolah menyampaikan apresiasi atas
perhatian dan komitmen Kementerian Agama dalam melakukan pendataan secara
langsung di satuan pendidikan. Mereka juga menyatakan kesiapan untuk mendukung
penyediaan data yang akurat demi peningkatan layanan pendidikan agama Katolik.
Dalam pelaksanaan
pendataan, Bimas Katolik Kemenag Asahan melakukan verifikasi data peserta didik
melalui koordinasi dengan pihak sekolah serta mencocokkannya dengan dokumen
administrasi yang tersedia. Proses tersebut dilakukan secara teliti agar data
yang diperoleh benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Data yang
akurat menjadi fondasi penting dalam perencanaan layanan guru Pendidikan Agama
Katolik maupun program pembinaan peserta didik di masa mendatang.
Irawan menegaskan bahwa
pendataan bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan bentuk komitmen
negara dalam menjamin terpenuhinya hak peserta didik untuk memperoleh
pendidikan agama sesuai ketentuan yang berlaku. Menurutnya, data yang valid
akan membantu Penyelenggara Bimas Katolik dalam menyusun kebijakan,
mengidentifikasi kebutuhan guru agama, serta merancang berbagai program
pembinaan yang relevan dengan kondisi di lapangan. Ia juga mengajak seluruh
pihak sekolah untuk terus menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik dengan
Kementerian Agama.
Melalui kegiatan ini,
Penyelenggara Bimas Katolik Kementerian Agama Kabupaten Asahan berharap
terbangun sinergi yang semakin kuat antara sekolah dan Kementerian Agama dalam
mendukung pelayanan pendidikan agama Katolik. Pendataan yang berkelanjutan
diharapkan mampu menghasilkan basis data yang akurat, mutakhir, dan terpadu
sebagai dasar pengambilan kebijakan. Dengan demikian, pelayanan kepada peserta
didik beragama Katolik dapat terus ditingkatkan secara optimal, profesional,
dan berkeadilan. (AW)