Gelar Gerakan Nasional 1.448K Rashdul Kiblat, Kakankemenag Asahan Berikan Pembekalan Khusus
rashdul kiblat
Loading...
Kisaran
(Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Asahan H.
Abdul Manan, MA., secara resmi membuka dan memberikan bimbingan pada kegiatan
Masa Ta'ruf Murid Madrasah (MATAMUDA) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Asahan,
Senin (13/07/2026). Kegiatan ini ditujukan bagi para murid baru guna menanamkan
nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan sejak dini, dengan fokus utama pada
penguatan moderasi beragama di lingkungan madrasah.
Pada
tahun ajaran baru ini, MAN Asahan menyambut kehadiran 307 orang murid baru yang
telah dinyatakan lulus seleksi. Adapun rincian dari jumlah murid baru tersebut
terdiri dari 133 siswa laki-laki dan 174 siswi perempuan. Seluruh siswa tampak
antusias mengikuti rangkaian kegiatan MATAMUDA yang dirancang untuk membentuk
karakter islami yang inklusif.
Dalam
arahan pertamanya, Kakankemenag Asahan yang didampingi Kasi Penmad dan Kepala
MAN Asahan mengingatkan kembali marwah institusi yang dipimpinnya di tengah
masyarakat. Beliau menegaskan bahwa Kementerian Agama memegang peran vital
sebagai pilar pembimbingan, pembinaan, serta perencanaan tentang seluruh
rangkaian kegiatan keagamaan demi menjaga keharmonisan umat.
Terkait
dengan realitas bangsa Indonesia, Kakankemenag mengajak seluruh siswa baru
untuk melihat perbedaan dari sudut pandang yang positif. Beliau berpesan agar
seluruh warga madrasah mampu menjadikan keberagaman suku, budaya, dan agama
sebagai pernik-pernik keindahan yang abadi, bukan sebagai pemecah belah bangsa.
Lebih
lanjut, dalam pemaparan materinya, beliau menjelaskan bahwa moderasi beragama
bukanlah mendangkalkan akidah, melainkan sebuah proses atau cara pandang untuk
memahami agama secara berimbang. Cara pandang ini sangat penting dalam
mengimplementasikan ibadah-ibadah pokok dalam Islam, seperti ibadah sholat, zakat,
puasa, hingga pelaksanaan ibadah haji.
Melalui
pemahaman moderasi yang tepat, umat Muslim diharapkan bisa mengamalkan ajaran
agama dengan baik dan benar sesuai tuntunan luhur yang bersumber dari Al-Qur'an
dan Hadist. Kakankemenag menekankan agar setiap siswa konsisten menjalankan
seluruh tuntunan agamanya tanpa harus mengusik ataupun mengejek ajaran agama
orang lain.
Di
akhir bimbingannya, Kakankemenag Asahan optimis bahwa penguatan moderasi agama
ini akan mampu meneguhkan kerukunan nasional. Dengan nilai-nilai ini, generasi
muda madrasah diharapkan dapat menilai dan menghargai kebhinekaan dalam bingkai
Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang dicintai, di mana orang yang
sudah memahami moderasi beragama sejati akan melaksanakan ajaran agamanya
dengan teguh tanpa pernah menghina ajaran agama orang lain. (FR)
rashdul kiblat
MATAMUDA MAN Asahan
Matamuda MTsN 1 Asahan