Loading...

  • Senin, 13 Juli 2026

Kakankemenag Asahan Berikan Materi Moderasi Beragama di MATAMUDA MAN Asahan, Tekankan Keindahan dalam Keberagaman

fgbyhumaskemenagasahan

Kisaran (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Asahan H. Abdul Manan, MA., secara resmi membuka dan memberikan bimbingan pada kegiatan Masa Ta'ruf Murid Madrasah (MATAMUDA) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Asahan, Senin (13/07/2026). Kegiatan ini ditujukan bagi para murid baru guna menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan sejak dini, dengan fokus utama pada penguatan moderasi beragama di lingkungan madrasah.

 

Pada tahun ajaran baru ini, MAN Asahan menyambut kehadiran 307 orang murid baru yang telah dinyatakan lulus seleksi. Adapun rincian dari jumlah murid baru tersebut terdiri dari 133 siswa laki-laki dan 174 siswi perempuan. Seluruh siswa tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan MATAMUDA yang dirancang untuk membentuk karakter islami yang inklusif.

 

Dalam arahan pertamanya, Kakankemenag Asahan yang didampingi Kasi Penmad dan Kepala MAN Asahan mengingatkan kembali marwah institusi yang dipimpinnya di tengah masyarakat. Beliau menegaskan bahwa Kementerian Agama memegang peran vital sebagai pilar pembimbingan, pembinaan, serta perencanaan tentang seluruh rangkaian kegiatan keagamaan demi menjaga keharmonisan umat.

 

Terkait dengan realitas bangsa Indonesia, Kakankemenag mengajak seluruh siswa baru untuk melihat perbedaan dari sudut pandang yang positif. Beliau berpesan agar seluruh warga madrasah mampu menjadikan keberagaman suku, budaya, dan agama sebagai pernik-pernik keindahan yang abadi, bukan sebagai pemecah belah bangsa.

 

Lebih lanjut, dalam pemaparan materinya, beliau menjelaskan bahwa moderasi beragama bukanlah mendangkalkan akidah, melainkan sebuah proses atau cara pandang untuk memahami agama secara berimbang. Cara pandang ini sangat penting dalam mengimplementasikan ibadah-ibadah pokok dalam Islam, seperti ibadah sholat, zakat, puasa, hingga pelaksanaan ibadah haji.

 

Melalui pemahaman moderasi yang tepat, umat Muslim diharapkan bisa mengamalkan ajaran agama dengan baik dan benar sesuai tuntunan luhur yang bersumber dari Al-Qur'an dan Hadist. Kakankemenag menekankan agar setiap siswa konsisten menjalankan seluruh tuntunan agamanya tanpa harus mengusik ataupun mengejek ajaran agama orang lain.

 

Di akhir bimbingannya, Kakankemenag Asahan optimis bahwa penguatan moderasi agama ini akan mampu meneguhkan kerukunan nasional. Dengan nilai-nilai ini, generasi muda madrasah diharapkan dapat menilai dan menghargai kebhinekaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang dicintai, di mana orang yang sudah memahami moderasi beragama sejati akan melaksanakan ajaran agamanya dengan teguh tanpa pernah menghina ajaran agama orang lain. (FR)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 05 May 2024
Lihat Semua Post