Loading...

  • Kamis, 23 April 2026

Pemeriksaan Kebersihan di MIN 3 Asahan: Bentuk Edukasi Hidup Bersih Sejak Dini

Jefri sedang memberikan arahan tentang kebersihan kepada siswa

Pulau Rakyat (Humas) – Ratusan Siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan berbaris rapi di lapangan utama madrasah, bukan untuk upacara bendera, melainkan untuk menjalani pemeriksaan kebersihan dan kerapian yang rutin dilakukan oleh pihak madrasah. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh salah satu guru kelas 5, Jefriadi Samosir, S.Pd.SD. (31/05/2025)

Jefriadi Samosir, atau yang akrab disapa Pak Jefri, terlihat teliti memeriksa setiap detail penampilan para siswa yang sering ia laksanakan setiap pagi menjelang masuk ke kelas. Mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki, tak luput dari perhatiannya. Salah satu fokus utamanya adalah kebersihan kuku dan panjang rambut yang sering kali terabaikan oleh sebagian siswa.

"Pagi ini kita periksa kebersihan dan kerapian kalian. Ini penting agar kalian nyaman belajar dan terlihat bersih di mana pun," ujar Jefriadi kepada para siswa yang berbaris rapi di tengah lapangan.

Jefri menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar pemeriksaan, tetapi juga bagian dari edukasi untuk menanamkan kebiasaan hidup bersih sejak dini.

Pemeriksaan kuku menjadi salah satu poin utama. Jefriadi dengan sabar memeriksa satu per satu jari siswa. Banyak di antara mereka yang kedapatan memiliki kuku panjang dan terlihat kotor. Namun, bukannya langsung menghukum, Jefri justru menunjukkan sikap yang sangat membantu.

"Ada beberapa anak yang kukunya panjang sekali. Kita bantu potong langsung di sini," kata Jefriadi sambil mengeluarkan gunting kuku dari sakunya.

Menurut Jefriadi, tindakan membantu memotong kuku ini dilandasi oleh pemahaman bahwa terkadang siswa memiliki keterbatasan.

"Mungkin saja mereka lupa atau mungkin mereka tidak punya gunting kuku di rumah, jadi kita bantu untuk memotongnya di madrasah," jelasnya.

Selain kuku, kerapian pakaian juga tak luput dari perhatian Jefriadi. Beberapa siswa terlihat mengenakan pakaian yang tidak rapi, seperti baju yang keluar dari celana. Jefri langsung menegur dan membimbing siswa untuk merapikan pakaian mereka di tempat.

"Pakaian itu cerminan diri. Kalau rapi, kalian juga akan terlihat lebih percaya diri," tutur Jefriadi kepada salah seorang siswa yang bajunya keluar.

Tidak hanya itu, panjang rambut siswa laki-laki juga tak luput dari pemeriksaan. Beberapa siswa kedapatan memiliki rambut yang gondrong dan kurang rapi. Jefriadi langsung memberikan arahan agar mereka segera memangkas rambutnya.

"Rambut juga harus rapi ya, jangan sampai menutupi mata atau telinga. Besok dicek lagi, kalau masih panjang, nanti kita arahkan untuk potong," tegas Jefriadi.

Kegiatan pemeriksaan kebersihan dan kerapian ini disambut baik oleh siswa-siswi MIN 3 Asahan. Meskipun awalnya ada sedikit rasa takut bagi yang kedapatan kurang rapi, mereka akhirnya memahami tujuan dari kegiatan ini adalah untuk kebaikan mereka sendiri.

Sementara itu, Kepala MIN 3 Asahan, Tohiruddin Hasibuan, S.Pd., M.M., memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif yang dilakukan oleh gurunya, Jefriadi Samosir. Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat penting dalam membentuk karakter siswa.

"Saya sangat mendukung penuh kegiatan yang dilakukan oleh Bapak Jefriadi Samosir. Ini adalah bentuk kepedulian guru terhadap muridnya," ujarnya.

Tohiruddin  juga menjelaskan bahwa kebersihan dan kerapian merupakan salah satu indikator penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan kondusif. Tohir percaya bahwa siswa yang bersih dan rapi akan lebih fokus dalam belajar.

"Kegiatan ini bukan hanya sekadar pemeriksaan fisik, tetapi juga penanaman nilai-nilai kedisiplinan dan tanggung jawab. Kita ingin siswa-siswi kita tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki pribadi yang baik." tuturnya.

Menurut  Tohiruddin, setiap guru di MIN 3 Asahan didorong untuk lebih aktif dalam membentuk karakter siswa.

"Pak Jefriadi telah menunjukkan teladan yang baik. Tindakannya membantu memotong kuku siswa secara langsung itu menunjukkan empati yang tinggi," ungkap Tohir.

Tohiruddin berharap, kegiatan pemeriksaan kebersihan dan kerapian ini dapat terus berlanjut dan menjadi budaya positif di MIN 3 Asahan. Sehingga siswa-siswi akan selalu tampil bersih dan rapi, di madrasah maupun di luar madrasah. (wh)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 21 October 2024
Lihat Semua Post