Jelang TKA dan Ujian Madrasah, MIN 3 Asahan Mantapkan Persiapan Lewat Rakor Bersama Wali Murid
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., memimpin langsung jalannya Rapat Koordi...
Loading...
Pulau Rakyat (Humas) – Ratusan Siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan
berbaris rapi di lapangan utama
madrasah, bukan untuk upacara bendera, melainkan untuk menjalani pemeriksaan kebersihan dan kerapian
yang rutin dilakukan oleh pihak madrasah. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh salah
satu guru kelas 5, Jefriadi Samosir,
S.Pd.SD. (31/05/2025)
Jefriadi
Samosir, atau yang akrab disapa Pak Jefri, terlihat teliti memeriksa setiap
detail penampilan para siswa yang sering ia laksanakan setiap pagi menjelang masuk ke kelas. Mulai dari ujung
rambut hingga ujung kaki, tak luput dari perhatiannya. Salah satu fokus
utamanya adalah kebersihan kuku dan
panjang rambut yang sering kali terabaikan oleh sebagian siswa.
"Pagi
ini kita periksa kebersihan dan kerapian kalian. Ini penting agar kalian nyaman
belajar dan terlihat bersih di mana pun," ujar Jefriadi kepada para siswa
yang berbaris rapi di tengah lapangan.
Jefri
menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar pemeriksaan, tetapi juga
bagian dari edukasi untuk menanamkan kebiasaan hidup bersih sejak dini.
Pemeriksaan
kuku menjadi salah satu poin utama. Jefriadi dengan sabar memeriksa satu per
satu jari siswa. Banyak di antara mereka yang kedapatan memiliki kuku panjang
dan terlihat kotor. Namun, bukannya langsung menghukum, Jefri justru
menunjukkan sikap yang sangat membantu.
"Ada
beberapa anak yang kukunya panjang sekali. Kita bantu potong langsung di
sini," kata Jefriadi sambil mengeluarkan gunting kuku dari sakunya.
Menurut
Jefriadi, tindakan membantu memotong kuku ini dilandasi oleh pemahaman bahwa
terkadang siswa memiliki keterbatasan.
"Mungkin
saja mereka lupa atau mungkin mereka tidak punya gunting kuku di rumah, jadi
kita bantu untuk memotongnya di madrasah," jelasnya.
Selain
kuku, kerapian pakaian juga
tak luput dari perhatian Jefriadi. Beberapa siswa terlihat mengenakan pakaian yang
tidak rapi, seperti baju yang keluar dari celana. Jefri langsung menegur dan
membimbing siswa untuk merapikan pakaian mereka di tempat.
"Pakaian
itu cerminan diri. Kalau rapi, kalian juga akan terlihat lebih percaya
diri," tutur Jefriadi kepada salah seorang siswa yang bajunya keluar.
Tidak
hanya itu, panjang rambut siswa
laki-laki juga tak luput dari pemeriksaan. Beberapa siswa kedapatan
memiliki rambut yang gondrong dan kurang rapi. Jefriadi langsung memberikan
arahan agar mereka segera memangkas rambutnya.
"Rambut
juga harus rapi ya, jangan sampai menutupi mata atau telinga. Besok dicek lagi,
kalau masih panjang, nanti kita arahkan untuk potong," tegas Jefriadi.
Kegiatan
pemeriksaan kebersihan dan kerapian ini disambut baik oleh siswa-siswi MIN 3
Asahan. Meskipun awalnya ada sedikit rasa takut bagi yang kedapatan kurang
rapi, mereka akhirnya memahami tujuan dari kegiatan ini adalah untuk kebaikan
mereka sendiri.
Sementara
itu, Kepala MIN 3 Asahan, Tohiruddin
Hasibuan, S.Pd., M.M., memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif
yang dilakukan oleh gurunya, Jefriadi Samosir. Menurutnya, kegiatan semacam ini
sangat penting dalam membentuk karakter siswa.
"Saya
sangat mendukung penuh kegiatan yang dilakukan oleh Bapak Jefriadi Samosir. Ini
adalah bentuk kepedulian guru terhadap muridnya," ujarnya.
Tohiruddin
juga menjelaskan bahwa kebersihan dan kerapian merupakan
salah satu indikator penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman
dan kondusif. Tohir percaya bahwa siswa yang bersih dan rapi akan lebih fokus
dalam belajar.
"Kegiatan
ini bukan hanya sekadar pemeriksaan fisik, tetapi juga penanaman nilai-nilai
kedisiplinan dan tanggung jawab. Kita ingin siswa-siswi kita tidak hanya cerdas
secara akademik, tetapi juga memiliki pribadi yang baik." tuturnya.
Menurut
Tohiruddin, setiap guru di MIN 3 Asahan
didorong untuk lebih aktif dalam membentuk karakter siswa.
"Pak
Jefriadi telah menunjukkan teladan yang baik. Tindakannya membantu memotong
kuku siswa secara langsung itu menunjukkan empati yang tinggi," ungkap
Tohir.
Tohiruddin
berharap, kegiatan pemeriksaan kebersihan dan kerapian ini dapat terus
berlanjut dan menjadi budaya positif di MIN 3 Asahan. Sehingga siswa-siswi akan
selalu tampil bersih dan rapi, di madrasah maupun di luar madrasah. (wh)
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., memimpin langsung jalannya Rapat Koordi...
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, menghadiri kegiatan supervisi manajerial yang dip...
Pulau Rakyat (Humas) – Mengawali hari kerja pertama setelah libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 A...