Loading...

  • Selasa, 21 April 2026

MIN 3 Asahan Sambut Gembira Program Baru MBG: Ratusan Bingkisan Tingkatkan Asupan Gizi Siswa

penyerahan bingkisan dari Asisten Lapangan SPPG Pulau Rakyat (Kiri) kepada salah seorang Guru MIN 3 Asahan (Kanan) disaksikan oleh Kepala MIN 3 Asahan (Tengah). (sumber foto: Yudi)

Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., M.Pd., menerima sebanyak 327 bingkisan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bingkisan ini, akan diserahkan kepada seluruh siswa MIN 3 Asahan, hal ini menandai langkah konkret pemerintah dalam memastikan setiap pelajar mendapatkan nutrisi yang optimal untuk mendukung proses belajar mereka. Penyerahan yang dihadiri oleh Asisten Lapangan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pulau Rakyat, Kepala Madrasah dan guru ini berlangsung didepan kantor administrasi madrasah. (01/11/2025)

Saat ditemui dilokasi penyerahan, Asisten Lapangan SPPG Pulau Rakyat, Sodri, menyatakan dengan tegas terkait keberlanjutan program ini. Ia menjelaskan bahwa pemberian paket bingkisan nutrisi ini telah ditetapkan sebagai agenda mingguan yang terstruktur. Menurutnya, program penyaluran ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan dan konsisten setiap minggunya, yakni pada hari Sabtu.

"Ini adalah komitmen nyata pemerintah, karena program ini bukan hanya sekali ini saja, tapi merupakan hak rutin mingguan bagi seluruh siswa MIN 3 Asahan," tegas Sodri

Dilokasi yang sama, Kepala MIN 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan akan senantiasa menyambut program tambahan dari pemerintah ini dengan penuh rasa syukur dan optimisme yang tinggi. Ummi menilai bahwa inisiatif MBG ini adalah sebuah terobosan yang sangat relevan dan tepat sasaran dalam konteks pendidikan saat ini. Menurutnya, faktor gizi merupakan variabel yang seringkali terlupakan namun sangat menentukan keberhasilan akademik seorang siswa.

"Kami merespons program  ini dengan rasa syukur, ini merupakan terobosan yang krusial dan sangat dibutuhkan dalam dunia pendidikan. Kami meyakini, meskipun sering terabaikan, asupan gizi adalah faktor kunci yang secara signifikan mempengaruhi capaian akademik siswa." Tegas Ummi.

Diwaktu yang sama, Ummiati juga menyoroti mengenai variasi penyaluran paket nutrisi, disesuaikan dengan hari pelaksanaannya. Ia menerangkan bahwa pada hari Senin hingga Jumat, para siswa menerima makanan yang disajikan dalam wadah khusus atau ompreng yang dapat digunakan kembali. Sementara itu, untuk program yang disalurkan pada setiap hari Sabtu, metode penyajiannya diubah menjadi lebih praktis dan mudah dibawa.

"Jika di hari Senin sampai Jum’at anak-anak kita mendapatkan sajian makanan berat yang lengkap dalam ompreng, maka untuk distribusi di hari Sabtu ini, formatnya disesuaikan menjadi lebih ringkas, yang disaji didalam goodie bag" terangnya.

Sebelum mengakhiri keterangannya, Ummiati menambahkan bahwa meskipun paket nutrisi dikemas dalam format yang lebih sederhana berupa goodie bag atau tas jinjing kecil, kualitas dan nilai gizi yang terkandung di dalamnya sama sekali tidak berkurang. Ummi menjelaskan, setiap paket akhir pekan yang praktis tersebut dirancang sebagai sumber energi dan nutrisi, yang memuat empat komponen utama yang sangat bergizi yaitu Roti sebagai sumber karbohidrat, buah-buahan segar untuk asupan vitamin dan serat, susu kotak sebagai sumber kalsium dan protein cair dan telur yang kaya akan protein hewani berkualitas tinggi. (Wh)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 21 October 2024
Lihat Semua Post