Loading...

  • Rabu, 22 April 2026

MIN 3 ASAHAN Kirim Dua Delegasi Pada Ajang OMI 2025

para peserta OMI tampak serius membaca soal pada layar laptop

Pulau Rakyat (Humas) - Dua siswa berprestasi dari Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Muhammad Fazli dan Muhammad Rafif Safaraz Tambunan, berhasil mewakili madrasah dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tahun 2025. Event tahunan ini diselenggarakan di Madrasah Tsanawiyah Al-Ismailiyah, Desa Aek Loba Pekan, Kecamatan Aek Kuasan, pada hari Rabu, 10 September 2025.

Keikutsertaan kedua siswa ini merupakan wujud nyata dari komitmen MIN 3 Asahan dalam mengembangkan potensi akademik siswanya dan mengasah bakat mereka di bidang sains dan matematika. Fazli dan Rafif terpilih setelah melalui serangkaian proses seleksi internal yang ketat di madrasah.

Fazli, siswa yang dikenal cerdas di bidang Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), mengikuti kompetisi IPAS yang berlangsung dari pukul 10.00 hingga 12.00 WIB. Sementara itu, Rafif, yang memiliki bakat luar biasa dalam berhitung, berpartisipasi dalam olimpiade Matematika yang dijadwalkan dari pukul 13.00 hingga 15.00 WIB.

Kedua siswa ini tidak hanya membawa nama baik madrasah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus bersemangat dalam belajar dan mengukir prestasi. Perjuangan mereka dalam mempersiapkan diri, termasuk latihan intensif bersama guru pembimbing, menunjukkan dedikasi tinggi yang patut dicontoh.

Kepala MIN 3 Asahan, Tohiruddin Hasibuan, S.Pd., M.M., menyampaikan rasa bangga dan optimisme yang tinggi terhadap partisipasi kedua siswanya. Tohiruddin menyatakan bahwa keberhasilan mereka lolos seleksi dan mewakili madrasah adalah sebuah prestasi luar biasa yang patut diapresiasi.

"Kami sangat bangga dengan Fazli dan Rafif. Mereka adalah contoh nyata dari semangat belajar dan ketekunan yang harus dimiliki oleh setiap siswa, saya melihat potensi besar dalam diri kedua siswa ini yang berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya. " ujar Tohiruddin

Lebih lanjut, Tohiruddin Hasibuan menjelaskan bahwa keikutsertaan dalam OMI bukan hanya sekadar mengejar kemenangan, melainkan juga untuk memberikan pengalaman berharga bagi para siswa-siswi MIN 3 Asahan.

"Partisipasi ini adalah ajang untuk mengukur kemampuan mereka, memotivasi mereka untuk terus belajar, dan membangun rasa percaya diri. Apapun hasilnya, yang terpenting adalah mereka telah berani mencoba dan memberikan yang terbaik," tegasnya.

"Peran guru sangat krusial dalam membimbing dan mempersiapkan mereka. Tanpa bimbingan intensif dari para guru, Fazli dan Rafif tidak akan bisa mencapai titik ini. Ini adalah keberhasilan kolektif dari seluruh keluarga besar MIN 3 Asahan," ucap Tohiruddin menambahkan.

Dikesempatan itu juga, Tohiruddin berkomitmen agar terus membina siswa-siswi berpotensi di berbagai bidang, tidak hanya akademik tetapi juga non-akademik. Tohir percaya bahwa dengan dukungan penuh dari madrasah, para siswa dapat meraih impian mereka.

Salah satu delegasi, Muhammad Rafif Safaraz, berbagi pengalamannya usai mengikuti OMI. Rafif merasa sangat antusias dan sedikit gugup saat menghadapi kompetisi Matematika.

"Rasanya campur aduk, tegang karena harus menjawab soal-soal yang lumayan sulit, tapi juga senang karena bisa bertemu dengan teman-teman dari madrasah lain," ucap Rafif dengan senyum.

Rafif mengakui bahwa persiapan yang dilakukannya bersama guru pembimbing sangat membantu dalam menyelesaikan setiap soal yang disajikan pada sistem CBT OMI Kemenag.

"Guru kami mengajarkan banyak hal, mulai dari materi yang mendalam hingga tips-tips menjawab soal dengan cepat dan tepat. Walaupun soalnya menantang, saya berusaha untuk tenang dan fokus," ungkapnya.

Meskipun hasilnya belum diumumkan, pihak madrasah sudah merasa bangga dengan perjuangan kedua delegasinya. Mereka telah membuktikan bahwa siswa-siswi MIN 3 Asahan juga memiliki potensi besar untuk bersaing di berbagai jenis perlombaan. Pihak madrasah juga berharap, ke depannya akan semakin banyak siswa yang termotivasi untuk mengikuti jejak Fazli dan Rafif. (Wh)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 21 October 2024
Lihat Semua Post