Loading...

  • Rabu, 22 April 2026

MIN 3 Asahan Gelar Upacara. Pembina sampaikan 3 Kunci Sukses

tampak para peserta upacara sedang hormat kepada bendera merah putih

Pulau Rakyat (Humas) – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan melaksanakan upacara bendera rutin pada Senin, (08-09-2025) di halaman utama madrasah. Upacara yang diikuti oleh seluruh siswa-siswi, dewan guru, dan staf tata usaha ini berlangsung dengan khidmat dan tertib.

Bertindak sebagai pembina upacara adalah Suti Sywindari, S.Pd.I., seorang guru mata pelajaran Fiqih. Dalam amanatnya, Suti menyampaikan tiga kunci utama untuk meraih kesuksesan, baik di dunia maupun di akhirat.

Sebelum memulai amanatnya, Suti mengajukan sebuah pertanyaan kepada peserta upacara.

“Anak-anak umi, jawab pertanyaan umi dengan jujur, Siapa yang tadi shalat Subuh?” tanya Suti

Pertanyaan tersebut sontak mengundang respons positif dari para siswa dengan mengangkat tangan.

Suti menjelaskan bahwa shalat yang dilaksanakan tepat waktu, merupakan bentuk kedisiplinan diri yang paling mendasar.

“Shalat itu bukan hanya kewajiban, tapi juga sarana kita berkomunikasi langsung dengan Allah,” ujarnya.

“Dengan shalat tepat waktu, kita belajar untuk disiplin, menghargai waktu, dan mengutamakan perintah Allah di atas segalanya. Ini adalah fondasi dari segala kesuksesan yang ingin kalian raih.” Terangnya.

Suti melanjutkan bahwa kebiasaan baik dalam beribadah akan mempengaruhi semua aspek kehidupan lainnya.

“Jika kalian sudah terbiasa disiplin dalam shalat, maka kalian juga akan terbiasa disiplin dalam belajar, disiplin dalam mengerjakan tugas, dan disiplin dalam membantu orang tua di rumah,” tambahnya.

Kunci sukses kedua yang disampaikan Suti adalah kepatuhan kepada orang tua. Suti mengingatkan para siswa bahwa ridha Allah sangat bergantung pada ridha orang tua.

“Anak-anakku sekalian, Orang tua adalah sosok yang paling tulus menyayangi kalian. Pengorbanan mereka tidak terhitung. Oleh karena itu, berbuat baiklah kepada mereka.” Ucapnya.

Untuk memperkuat pesannya, Suti mengutip sebuah hadits Nabi Muhammad Saw, yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi.

“Ridha Allah itu tergantung pada ridha orang tua, dan murka Allah itu tergantung pada murka orang tua.” Jelasnya.

“Patuh kepada orang tua bukan hanya sekadar mengikuti perintah mereka. Lebih dari itu, patuh berarti menghormati, tidak menyakiti hati, dan selalu mendoakan kebaikan bagi mereka. Doa orang tua itu adalah doa yang paling mustajab” imbuhnya.

Kunci sukses yang ketiga adalah rajin belajar. Suti menekankan bahwa belajar adalah jalan untuk meraih ilmu pengetahuan, yang merupakan bekal penting untuk masa depan.

“Tidak ada kesuksesan yang diraih tanpa kerja keras. Dan dalam konteks kalian sebagai siswa, kerja keras itu wujudnya adalah rajin belajar,” ujar Suti mengakhiri amanatnya.

Kepala MIN 3 Asahan, Tohiruddin Hasibuan, S.Pd., M.M., menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan upacara dan amanat yang disampaikan oleh Suti Sywindari. Tohiruddin menyatakan bahwa upacara bendera adalah salah satu wadah yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai karakter kepada siswa.

“Kami sangat senang dengan amanat yang disampaikan oleh Ibu Suti. Pesan tentang tiga kunci sukses ini sangat relevan dan mudah dipahami oleh anak-anak,” ujar Tohiruddin.

Tohiruddin menambahkan bahwa korelasi antara amanat yang telah disampaikan pembina dengan motivasi belajar siswa sangatlah erat.

“Amanat ini memberikan pemahaman kepada siswa bahwa kesuksesan tidak hanya diraih dari kecerdasan akademik saja, tetapi juga dari aspek spiritual dan akhlak yang mulia. Dengan beribadah yang baik dan patuh kepada orang tua, semangat belajar mereka akan semakin kuat.” Jelasnya.

Dikesempatan yang sama, Tohiruddin berharap, amanat ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa MIN 3 Asahan untuk lebih giat dalam belajar, beribadah, dan berbakti kepada orang tua.

“Semoga pesan ini tidak hanya didengar, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Karena pada akhirnya, kesuksesan yang sejati adalah kesuksesan yang diraih dengan ridha Allah dan restu orang tua,” tutup Tohiruddin. (Wh)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 21 October 2024
Lihat Semua Post