Loading...

  • Rabu, 22 April 2026

MIN 3 Asahan Gelar Upacara Bendera Peringati Hardiknas, Pembina Bacakan Pidato Mendidasmen

Para peserta upacara sedang hormat kepada bendera merah putih

Pulau Rakyat (Humas) - Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan menggelar upacara bendera dengan khidmat dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2025. Acara yang berlangsung di lapangan utama madrasah ini diikuti oleh seluruh elemen madrasah, mulai dari kepala madrasah, para guru, staf tata usaha, hingga seluruh siswa-siswi MIN 3 Asahan. (02/05/2025)

Peringatan Hardiknas tahun ini mengusung tema yang sarat makna, yaitu “PARTISIPASI SEMESTA WUJUDKAN PENDIDIKAN BERMUTU UNTUK SEMUA”. Tema ini menjadi representasi semangat kolektif seluruh insan pendidikan dalam mewujudkan cita-cita luhur bangsa, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan yang berkualitas dan merata.

Bertindak sebagai pembina upacara adalah Koordinator Kurikulum MIN 3 Asahan, Rosilawati Saragih, S.Pd.I., dengan penuh semangat beliau membacakan pidato tertulis dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendidasmen) Republik Indonesia di hadapan seluruh peserta upacara.

Dalam inti pidato yang dibacakan oleh Rosilawati, ditekankan bahwa Peringatan Hari Pendidikan Nasional bukanlah sekadar agenda seremonial tahunan yang diwarnai dengan upacara bendera dan berbagai perlombaan. Lebih dari itu, Hardiknas merupakan sebuah momentum krusial bagi seluruh elemen bangsa, khususnya insan pendidikan, untuk kembali meneguhkan dan meningkatkan dedikasi, komitmen, serta semangat yang membara dalam mengemban amanat konstitusi. Amanat luhur tersebut adalah mencerdaskan kehidupan bangsa melalui penyediaan layanan pendidikan yang terbaik, bermutu tinggi, dan senantiasa berorientasi pada kemajuan bagi seluruh anak bangsa tanpa terkecuali.

Rosilawati juga menggarisbawahi esensi yang tertuang dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) Nomor 20 Tahun 2003.

“didalam undang-undang Sisdiknas secara eksplisit disebutkan bahwa setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu. Amanat konstitusi ini secara tegas melarang adanya segala bentuk diskriminasi atas dasar apapun, baik itu agama, kondisi fisik, suku, bahasa, status ekonomi, jenis kelamin, domisili, maupun alasan-alasan lain yang dapat menyebabkan seseorang kehilangan kesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang layak.” Terangnya.

Lebih lanjut, pidato tersebut mengingatkan bahwa pendidikan adalah hak asasi dan hak sipil yang melekat secara inheren dalam diri setiap individu, baik sebagai seorang pribadi maupun sebagai bagian dari warga negara. Oleh karena itu, pemenuhan hak atas pendidikan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.

Kepala MIN 3 Asahan, Tohiruddin Hasibuan, S.Pd., M.M., tampak dengan saksama mendengarkan setiap kata dalam pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang dibacakan oleh Pembina Upacara. Sesekali, beliau terlihat menganggukkan kepala sebagai bentuk pemahaman dan dukungan terhadap pesan-pesan penting yang disampaikan.

Usai pelaksanaan upacara bendera yang berlangsung dengan tertib dan khidmat, Tohiruddin Hasibuan, menyampaikan apresiasi yang mendalam terhadap kelancaran dan kesungguhan seluruh peserta upacara dalam mengikuti rangkaian acara peringatan Hardiknas tahun ini. Beliau secara khusus menyoroti kekhidmatan para siswa-siswi, guru, dan staf tata usaha selama upacara berlangsung.

"Saya sangat mengapresiasi pelaksanaan upacara Hari Pendidikan Nasional pada hari ini. Saya melihat seluruh peserta upacara, terutama anak-anak didik kita, mengikuti jalannya upacara dengan penuh khidmat dan tertib. Ini menunjukkan adanya kesadaran yang tinggi akan pentingnya momen peringatan ini," ujarnya.

Lebih lanjut, Tohiruddin menyampaikan bahwa tema Hardiknas tahun ini, “PARTISIPASI SEMESTA WUJUDKAN PENDIDIKAN BERMUTU UNTUK SEMUA”, sejalan dengan cita-cita MIN 3 Asahan dalam memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik dan berkualitas bagi seluruh siswa tanpa terkecuali. Dan untuk mencapai itu semua harus ada kolaborasi dan partisipasi aktif dari seluruh elemen madrasah, termasuk orang tua dan masyarakat, dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu. (Wh) 

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 21 October 2024
Lihat Semua Post