Jelang TKA dan Ujian Madrasah, MIN 3 Asahan Mantapkan Persiapan Lewat Rakor Bersama Wali Murid
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., memimpin langsung jalannya Rapat Koordi...
Loading...
Pulau Rakyat (Humas) – Guna memastikan
kelancaran pelaksanaan Sumatif Akhir Semester (SAS) ganjil Tahun Pelajaran
2025/2026 dan meningkatkan aspek keselamatan siswa di lingkungan madrasah,
Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor)
dengan seluruh dewan guru dan staf Tata Usaha (TU). Pertemuan ini dilangsungkan
pada Kamis (13/11) di ruang kelas 3 B MIN 3 Asahan, rapat dipimpin langsung
oleh Kepala Madrasah, Ummiati Nasution, S.Pd.I., M.Pd., yang berlangsung dari
pukul 13.00 hingga 14.30 WIB.
Rapat koordinasi ini memiliki dua agenda
utama yang menjadi sorotan penting bagi seluruh guru dan staf tata usaha madrasah. Agenda pertama adalah
persiapan matang untuk pelaksanaan SAS ganjil yang akan dilaksanakan pada awal
Desember mendatang dan pada tahun ini akan menggunakan metode yang berbeda dari
tahun-tahun sebelumnya.
Agenda kedua, yang tak kalah penting, rapat berfokus
pada peran vital guru kelas dalam memastikan keselamatan dan keamanan seluruh
anak didik, khususnya selama jam-jam rawan seperti jam istirahat dan saat
kepulangan sekolah.
Perubahan mendasar dalam pelaksanaan SAS
ganjil tahun ini adalah penggunaan sistem daring atau online. Siswa kelas 5 dan
6 akan mengerjakan ujian berbasis komputer.
Kepala MIN 3 Asahan, Ummiati Nasution,
S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan bahwa keputusan ini diambil sebagai langkah
progresif untuk mempersiapkan siswa dalam menghadapi berbagai ujian kompetensi
berbasis Computer Based Test (CBT) untuk masuk ke jenjang pendidikan
selanjutnya.
“Tahun ini, kita mengambil kebijakan
signifikan dengan melaksanakan Sumatif Akhir Semester ganjil secara online,”
tegas Ummiati Nasution dalam pembukaan rapat.
“Ini adalah investasi jangka panjang.
Tujuannya jelas, yaitu membiasakan anak-anak kita dengan teknologi dan format
ujian berbasis CBT yang akan mereka temui di masa depan.”imbuhhnya.
Ummiati menambahkan, bahwa transisi ini
membutuhkan adaptasi, baik dari sisi teknis persiapan perangkat, jaringan
internet, maupun kesiapan mental dan keterampilan digital siswa serta guru.
Memasuki agenda kedua, Ummiati Nasution
menekankan pentingnya pengawasan berlapis untuk menjamin keselamatan siswa di
lingkungan madrasah, terutama pada waktu rawan yang sering luput dari
perhatian.
“Keselamatan anak adalah prioritas nomor
satu. Kami tidak ingin ada insiden sekecil apa pun yang terjadi karena
kelalaian pengawasan,” ujar Ummiati dengan nada serius.
Fokus utama pengawasan ini adalah saat jam
istirahat, di mana siswa bergerak bebas di area kantin, lapangan, serta pada saat
jam pulang sekolah. Mengenai jam kepulangan, MIN 3 Asahan menetapkan prosedur
khusus di mana guru piket dan staf TU wajib memastikan setiap siswa dijemput
oleh orang tua atau wali yang sah, atau sudah aman dalam perjalanan pulang bagi
siswa yang mandiri.
“Pastikan tidak ada anak yang tertinggal di
area madrasah tanpa pengawasan yang jelas. Guru kelas harus berada di depan
pintu gerbang untuk memastikan proses penjemputan berjalan tertib dan aman,”
perintah Ummiati Nasution kepada seluruh guru.
Disaat itu juga, Ummiati menegaskan bahwa
peran guru kelas sangat sentral, tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga
sebagai orang tua kedua yang bertanggung jawab penuh atas keamanan fisik dan
emosional siswa selama berada di lingkungan madrasah.
Rapat koordinasi yang berlangsung selama satu
setengah jam tersebut berjalan secara interaktif, dengan sesi tanya jawab yang
memberikan ruang bagi guru dan staf TU untuk menyampaikan masukan serta
tantangan di lapangan.
“Kepada seluruh dewan guru dan staf tata
usaha, saya tekankan bahwa keberhasilan pelaksanaan Sumatif Akhir Semester
online dan terjaminnya keselamatan siswa di madrasah adalah cerminan dari
profesionalitas dan komitmen kita semua,” ujar pimpinan rapat tersebut.
“Mari kita laksanakan tugas ini dengan penuh tanggung jawab. Ujian online adalah lompatan maju, dan pengawasan keselamatan adalah bentuk kasih sayang kita. Dua hal ini harus berjalan beriringan untuk menciptakan MIN 3 Asahan yang unggul dan aman,” tutup Ummiati Nasution saat mengakhiri rapat. (Wh)
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., memimpin langsung jalannya Rapat Koordi...
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, menghadiri kegiatan supervisi manajerial yang dip...
Pulau Rakyat (Humas) – Mengawali hari kerja pertama setelah libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 A...