Jelang TKA dan Ujian Madrasah, MIN 3 Asahan Mantapkan Persiapan Lewat Rakor Bersama Wali Murid
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., memimpin langsung jalannya Rapat Koordi...
Loading...
Pulau Rakyat (Humas) – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan menggelar deklarasi bersama stop bullying. Kegiatan yang dilaksanakan serentak di seluruh madrasah se-Provinsi Sumatera Utara ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk perundungan. Kegiatan deklarasi yang berlangsung di lapangan utama madrasah ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan staf TU. Selain itu, turut hadir pula perwakilan komite madrasah, yakni Hasna Siagian dan Sila Saragih. (17/01/2025)
Kepala MIN 3 Asahan, Tohiruddin Hasibuan, S.Pd., M.M., memberikan
amanat sebelum deklarasi dimulai. Dalam amanatnya, Tohiruddin menyampaikan
bahwa deklarasi ini dilaksanakan sesuai dengan instruksi dari Kepala Kantor
Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara.
“Deklarasi ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kepala Kantor
Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara” terangnya.
Tohiruddin menambahkan, tujuan utama kegiatan ini adalah untuk
menanamkan kesadaran kepada seluruh peserta didik akan pentingnya saling
menghargai dan menghormati satu sama lain. Bullying dalam bentuk apapun, baik
itu perkataan, tindakan, maupun sikap, sama sekali tidak dapat ditolerir.
Lebih lanjut, Tohiruddin menjelaskan bahwa bullying merupakan
tindakan yang sangat merugikan, baik bagi pelaku maupun korban.
“Korban bullying seringkali mengalami trauma psikologis yang
berkepanjangan, sedangkan pelaku dapat berpotensi menjadi pribadi yang
antisosial. Oleh karena itu, kita harus bersama-sama mencegah dan memberantas
bullying di lingkungan madrasah,” imbuhnya.
Hasnah Siagian dan Sila Saragih, perwakilan dari orang tua siswa sangat mendukung penuh terhadap deklarasi ini.
Mereka berharap agar semua pihak, termasuk orang tua, turut serta dalam
mencegah bullying.
"Kami dari komite madrasah mendukung penuh langkah ini. Kita
harus bekerja sama untuk memastikan anak-anak kita merasa aman di madrasah,"
kata Hasna Siagian.
Sila Saragih juga menambahkan pentingnya peran orang tua dalam
mengawasi dan mendidik anak-anak mereka tentang bahaya bullying.
"Pendidikan karakter dimulai dari rumah. Orang tua harus menjadi teladan
dalam menghargai orang lain," ujarnya.
Tohiruddin berharap, melalui deklarasi ini, seluruh warga madrasah
dapat menerapkan nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan saling menghormati
dalam kehidupan sehari-hari. “Kami juga mengajak seluruh pihak untuk terus
bekerja sama dalam menciptakan lingkungan madrasah yang bebas dari bullying.
Dengan demikian, peserta didik dapat belajar dengan nyaman dan mencapai
prestasi yang optimal,” tutupnya.
Dalam deklarasi tersebut, seluruh guru, tenaga kependidikan, siswa
dan komite madrasah mengucapkan janji untuk tidak melakukan bullying dalam
bentuk apapun kemudian mereka menanda tangani komitmen anti bullying di madrasah
secara bersama-sama. (Wh)
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., memimpin langsung jalannya Rapat Koordi...
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, menghadiri kegiatan supervisi manajerial yang dip...
Pulau Rakyat (Humas) – Mengawali hari kerja pertama setelah libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 A...