Kisaran
(Humas). Kakankemenag (Kepala Kantor Kementerian Agama) Kabupaten Asahan H.
Abdul Manan, MA. Menjadi Narasumber Moderasi Beragama Pada Matsama MAN Asahan,
Senin (14/07/2025).
Kegiatan
yang dihadiri oleh 307 peserta Matsama dilaksanakan di aula terbuka MAN Asahan
didampingi Kasi Pendmad, Pengawas Madrasah dan Kepala MAN Asahan Kakankemenag
Asahan memaparkan materi Moderasi Beragama.
Mengawali
paparannya Kakankemenag Asahan mengatakan bahwa Negara Indonesia merupakan
negara yang sangat beraneka ragam hal ini dilihat dari 1.340 suku, 715 bahasa
dan enam agama yang diakui oleh pemerintah serta tersebar di sekitar 17.508
pulau diseluruh Indonesia.
Karena
itu diperlukan sikap saling menghargai dan menghormati antar sesama agar tetap
terjaga persatuan dan kesatuan dalam hal ini diimplementasikan moderasi
beragama di madrasah.
“olehkarena
begitu banyak keberagaman diantara kita maka moderasi beragama harus
diimplementasikan baik dalam lingkungan madrasah maupun dilingkungan
masyarakat, bahwa kita harus bahagia dan bangga dengan agama yang kita peluk
dan menghormati agama yang beda dengan kita”, jelas Abdul Manan.
Lebih
lanjut Abdul Manan ada beberapa hal yang menjadi prinsip moderasi yang harus
diimplementasikan di madrasah salah satunya adalah prinsip berkeadaban dimana
prinsip ini memiliki karakter shaleh individual, shaleh sosial, santun, berbudi
pekerti mulia.
Pada
prinsip ini siswa dituntut untuk menunjukkan sikap sopan dan santun kepada
siapapun, mendahulukan adab tata krama daripada ilmu, bertindak taat dan patuh
kepada guru dan kedua orangtua, menghormati dan menghargai yang lebih tua serta
menyayangi yang lebih muda.
Dan
kedua adalah prinsip keteladanan dimana prinsip ini memiliki karakter
integritas, disiplin dan percaya diri, seorang siswa madrasah dituntut untuk
bisa menjadi dirinya sebagai contoh kebaikan, taat aturan yang berlaku di
madrasah, mengambil inisiatif dalam kebaikan dan mengajak orang lain dalam
berbuat kebaikan.
Kesemua
ini tentu membutuhkan kerjasama dan bimbingan suri tauladan dari guru yang juga
memiliki peran penting dalam penerapan atau implementasi dari moderasi
beragama.
Abdul
Manan berharap madrasah bisa menciptakan suasana belajar yang harmonis,
menghargai perbedaan dan mencegah ekstrimisme serta intoleransi, dengan materi
yang komprehensif dan penerapan yang terencana moderasi beragama di madrasah
dapat membentuk generasi muda yang moderat, toleran dan cinta damai.(FR)