Mengenali Diri, Menata Masa Depan: KUA Aek Songsongan Laksanakan BRUS di Madrasah Aliyah Pesantren Darul Falah Aek Songsongan
.
Loading...
Aek Songsongan, (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Aek Songsongan kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di Madrasah Aliyah Pesantren Darul Falah Aek Songsongan, pada Kamis, 30 Juli 2026. Kegiatan ini mengusung tema "Mengenali Diri, Menata Masa Depan", sebagai upaya membangun kesadaran diri para remaja agar mampu mengenali potensi, kelebihan, kekurangan, serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
Kegiatan diawali dengan sambutan yang disampaikan oleh Soip, S.Sos. selaku perwakilan KUA Kecamatan Aek Songsongan. Dalam sambutannya, beliau mengajak para peserta untuk fokus menuntut ilmu dan meraih prestasi, serta tidak terburu-buru memikirkan pernikahan. Disampaikan pula bahwa sesuai Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019, usia minimal perkawinan adalah 19 tahun, dan pernikahan harus dipersiapkan dengan matang karena merupakan amanah yang penuh tanggung jawab.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Al Ustadz Alwi Rehan, Lc. selaku perwakilan Pondok Pesantren Darul Falah. Beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program BRUS di lingkungan pesantren dan berharap kerja sama dengan KUA Aek Songsongan terus berlanjut dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, dan berkarakter.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Ardiansyah Sirait, S.HI Penyuluh Agama Islam KUA Aek Songsongan, memohon keberkahan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan ilmu yang disampaikan dapat memberikan manfaat bagi seluruh peserta.
Kemudian materi BRUS disampaikan oleh Penghulu KUA Aek Songsongan, Satria Rais Azwanda Simatupang, S.H., dengan tema "Mengenali Diri, Menata Masa Depan." Dalam penyampaiannya, beliau mengajak para peserta untuk mengenali siapa diri mereka sebenarnya, memahami kelebihan dan kekurangan yang dimiliki, serta menemukan potensi yang telah Allah anugerahkan kepada setiap manusia. Para santri juga diajak melakukan refleksi diri melalui berbagai aktivitas interaktif sehingga mampu membangun komitmen untuk terus memperbaiki diri dan merancang masa depan yang lebih baik.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusias. Penyampaian materi dikemas secara interaktif melalui kuis, permainan (games), dan sesi tanya jawab yang melibatkan seluruh peserta. Para santri tampak aktif menjawab pertanyaan, serta menyampaikan pandangan mereka. Metode belajar sambil bermain tersebut membuat suasana menjadi lebih hidup sekaligus membantu peserta memahami materi dengan lebih mudah.
Memasuki sesi pembinaan, Wahdi Harahap, S.Ag Penyuluh Agama Islam KUA Aek Songsongan, menyampaikan arahan dan bimbingan dengan tema pentingnya berbakti kepada kedua orang tua. Beliau menegaskan bahwa salah satu jalan tercepat untuk menggapai rida Allah Swt. adalah melalui bakti kepada ayah dan ibu. Sebagai seorang santri, menghormati, menaati, dan membahagiakan orang tua bukan hanya kewajiban, tetapi juga menjadi kunci keberkahan ilmu, kemudahan dalam meraih cita-cita, serta keberhasilan hidup di dunia dan akhirat.
Seluruh rangkaian kegiatan dipandu oleh Penyuluh Agama Islam KUA Aek Songsongan Wenni Aidilla, S.Sos. selaku pembawa acara. Kegiatan ini juga dihadiri oleh jajaran staf KUA Kecamatan Aek Songsongan sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan karakter generasi muda.
Melalui program BRUS, KUA Kecamatan Aek Songsongan berharap para santri mampu mengenali dirinya dengan baik, memahami kelebihan dan kekurangan yang dimiliki sebagai bekal untuk terus berintrospeksi dan mengembangkan potensi diri. Dengan mengenal diri, para santri diharapkan lebih bijak menentukan arah hidup, tidak mudah terbawa arus pergaulan yang negatif, serta terhindar dari berbagai bentuk kenakalan remaja.(SR)
Akurasi Arah Kiblat