Loading...

  • Selasa, 21 April 2026

MC-0 Tuntas! Pembangunan MIN 3 Asahan, Siap Dimulai!

Kepala MIN 3 Asahan bersama seluruh Tim PHTC melakukan sesi foto bersama tepat di depan gedung madrasah yang rencananya akan dibangun ulang

Pulau Rakyat (Humas) – Kepala MIN 3 Asahan, Ummiati Nasution, bersama seluruh jajaran madrasah, menyambut kedatangan Tim Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang terdiri dari perwakilan Kanwil Kemenag Sumut, Dinas PUPR, dan kontraktor di lingkungan MIN 3 Asahan untuk melaksanakan Mutual Check Awal (MC-0), yang merupakan tahapan penting untuk memverifikasi kondisi lapangan dan menyamakan persepsi volume pekerjaan, sebelum dimulainya proyek pembangunan dan renovasi madrasah yang akan dilaksanakan pada 21 Desember 2025. (14/15/2025)

Tim PHTC yang hadir ke MIN 3 Asahan kali ini merupakan gabungan perwakilan dari berbagai instansi terkait. Mereka terdiri dari perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, perwakilan teknis dari Dinas PUPR, dan pihak kontraktor pelaksana yang akan bertanggung jawab atas pekerjaan fisik di lapangan. Kolaborasi antarsektor ini untuk memastikan bahwa bantuan yang disalurkan benar-benar menghasilkan kualitas terbaik dan sesuai dengan kebutuhan pendidikan.

Fokus utama dari kunjungan Tim PHTC kali ini adalah pelaksanaan Mutual Check Awal (MC-0). MC-0 merupakan tahapan awal yang wajib dilakukan sebelum pekerjaan fisik konstruksi dimulai pada tanggal 21 Desember 2025 mendatang. Tahapan ini memiliki peran yang sangat vital dalam keseluruhan proses proyek. Tujuannya adalah untuk memverifikasi kondisi aktual di lapangan secara menyeluruh dan mendetail.

Proses verifikasi ini mencakup pengukuran ulang, pemeriksaan titik nol, dan penentuan lokasi-lokasi yang akan menjadi fokus pembangunan atau renovasi. Setiap detail diperiksa untuk dicocokkan dengan gambar rencana atau Detail Engineering Design (DED) yang sudah disusun sebelumnya. Selain verifikasi lapangan, MC-0 juga bertujuan untuk menyamakan persepsi dan pemahaman. Penyelarasan pandangan ini harus dilakukan antara tiga pihak utama: pihak pelaksana (kontraktor), pihak pengawas (Dinas PUPR/Konsultan), dan pihak pemilik pekerjaan.

Salah satu perwakilan dari Tim PHTC, Edi, yang berasal dari unsur teknis Dinas PUPR, memberikan penegasan mengenai pentingnya tahapan MC-0 ini. Edi menyatakan bahwa akurasi data di awal akan sangat menentukan kelancaran dan kualitas hasil akhir proyek.

“Program Hasil Terbaik Cepat ini menuntut eksekusi yang tepat dan efisien,” ujar Edi. “Oleh karena itu, MC-0 menjadi fondasi yang harus kuat. Kami harus memastikan bahwa setiap volume pekerjaan, dari pondasi hingga atap, sudah terverifikasi 100% sesuai dengan kondisi lapangan dan scope kontrak.” terangnya

Diwaktu yang sama, Kepala MIN 3 Asahan, Ummiati Nasution, menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas keseriusan Tim PHTC. Ia mengungkapkan rasa syukur karena MIN 3 Asahan terpilih sebagai penerima bantuan yang sangat dinantikan ini.

“Kami, seluruh keluarga besar MIN 3 Asahan, mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Kanwil Kemenag Sumut dan Dinas PUPR. Bantuan ini adalah anugerah. Kami siap mendukung penuh proses MC-0 ini dan memastikan pekerjaan berjalan lancar demi kenyamanan belajar anak-anak kami.” Ujar Ummiati.

Dikesempatan yang sama, Ummiati juga menekankan bahwa fasilitas yang memadai merupakan salah satu kunci utama dalam meningkatkan mutu pendidikan. Dengan adanya pembangunan dan renovasi ini, diharapkan suasana belajar-mengajar menjadi lebih kondusif dan semangat para guru serta siswa semakin meningkat. Selanjutnya, ia menyatakan bahwa agar pelaksanaan fisik yang akan dimulai pada 21 Desember 2025 mendatang dapat selesai tepat waktu dengan kualitas yang prima.

“Saya ingin menekankan bahwa ketersediaan fasilitas yang layak sangat esensial untuk mendongkrak mutu pendidikan di madrasah ini. Kami optimis bahwa proyek pembangunan dan renovasi ini akan menciptakan iklim belajar yang lebih baik, sehingga gairah mengajar para pendidik dan semangat belajar siswa kami semakin terpacu. Harapan besar kami, proyek ini dapat diselesaikan sesuai jadwal yang ditetapkan, dan yang utama adalah menghasilkan mutu bangunan yang terbaik.” Ucap Ummiati dengan penuh harap.

Menurut pantauan tim Humas, proses Mutual Check Awal (MC-0) memakan waktu selama 3 jam lebih, kemudian tim Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dan pihak madrasah berhasil menyamakan persepsi terhadap volume serta item pekerjaan yang akan dimulai. Sebagai penutup kegiatan, Kepala MIN 3 Asahan, Ummiati Nasution, bersama seluruh perwakilan Tim PHTC melakukan sesi foto bersama tepat di depan gedung madrasah yang rencananya akan dibangun ulang.  (Wh)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 21 October 2024
Lihat Semua Post