Jelang TKA dan Ujian Madrasah, MIN 3 Asahan Mantapkan Persiapan Lewat Rakor Bersama Wali Murid
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., memimpin langsung jalannya Rapat Koordi...
Loading...
Pulau
Rakyat (Humas) – Kepala MIN 3 Asahan, Ummiati Nasution, bersama seluruh jajaran
madrasah, menyambut kedatangan Tim Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang
terdiri dari perwakilan Kanwil Kemenag Sumut, Dinas PUPR, dan kontraktor di
lingkungan MIN 3 Asahan untuk melaksanakan Mutual Check Awal (MC-0), yang
merupakan tahapan penting untuk memverifikasi kondisi lapangan dan menyamakan
persepsi volume pekerjaan, sebelum dimulainya proyek pembangunan dan renovasi
madrasah yang akan dilaksanakan pada 21 Desember 2025. (14/15/2025)
Tim
PHTC yang hadir ke MIN 3 Asahan kali ini merupakan gabungan perwakilan dari
berbagai instansi terkait. Mereka terdiri dari perwakilan Kantor Wilayah
Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, perwakilan teknis dari Dinas PUPR,
dan pihak kontraktor pelaksana yang akan bertanggung jawab atas pekerjaan fisik
di lapangan. Kolaborasi antarsektor ini untuk memastikan bahwa bantuan yang
disalurkan benar-benar menghasilkan kualitas terbaik dan sesuai dengan
kebutuhan pendidikan.
Fokus
utama dari kunjungan Tim PHTC kali ini adalah pelaksanaan Mutual Check Awal
(MC-0). MC-0 merupakan tahapan awal yang wajib dilakukan sebelum pekerjaan
fisik konstruksi dimulai pada tanggal 21 Desember 2025 mendatang. Tahapan ini
memiliki peran yang sangat vital dalam keseluruhan proses proyek. Tujuannya
adalah untuk memverifikasi kondisi aktual di lapangan secara menyeluruh dan
mendetail.
Proses
verifikasi ini mencakup pengukuran ulang, pemeriksaan titik nol, dan penentuan
lokasi-lokasi yang akan menjadi fokus pembangunan atau renovasi. Setiap detail
diperiksa untuk dicocokkan dengan gambar rencana atau Detail Engineering
Design (DED) yang sudah disusun sebelumnya. Selain verifikasi lapangan,
MC-0 juga bertujuan untuk menyamakan persepsi dan pemahaman. Penyelarasan
pandangan ini harus dilakukan antara tiga pihak utama: pihak pelaksana
(kontraktor), pihak pengawas (Dinas PUPR/Konsultan), dan pihak pemilik pekerjaan.
Salah
satu perwakilan dari Tim PHTC, Edi, yang berasal dari unsur teknis Dinas PUPR,
memberikan penegasan mengenai pentingnya tahapan MC-0 ini. Edi menyatakan bahwa
akurasi data di awal akan sangat menentukan kelancaran dan kualitas hasil akhir
proyek.
“Program
Hasil Terbaik Cepat ini menuntut eksekusi yang tepat dan efisien,” ujar Edi.
“Oleh karena itu, MC-0 menjadi fondasi yang harus kuat. Kami harus memastikan
bahwa setiap volume pekerjaan, dari pondasi hingga atap, sudah terverifikasi
100% sesuai dengan kondisi lapangan dan scope kontrak.” terangnya
Diwaktu
yang sama, Kepala MIN 3 Asahan, Ummiati Nasution, menyambut baik dan memberikan
apresiasi setinggi-tingginya atas keseriusan Tim PHTC. Ia mengungkapkan rasa
syukur karena MIN 3 Asahan terpilih sebagai penerima bantuan yang sangat
dinantikan ini.
“Kami,
seluruh keluarga besar MIN 3 Asahan, mengucapkan terima kasih yang tak
terhingga kepada Kanwil Kemenag Sumut dan Dinas PUPR. Bantuan ini adalah
anugerah. Kami siap mendukung penuh proses MC-0 ini dan memastikan pekerjaan
berjalan lancar demi kenyamanan belajar anak-anak kami.” Ujar Ummiati.
Dikesempatan
yang sama, Ummiati juga menekankan bahwa fasilitas yang memadai merupakan salah
satu kunci utama dalam meningkatkan mutu pendidikan. Dengan adanya pembangunan
dan renovasi ini, diharapkan suasana belajar-mengajar menjadi lebih kondusif
dan semangat para guru serta siswa semakin meningkat. Selanjutnya, ia
menyatakan bahwa agar pelaksanaan fisik yang akan dimulai pada 21 Desember 2025
mendatang dapat selesai tepat waktu dengan kualitas yang prima.
“Saya
ingin menekankan bahwa ketersediaan fasilitas yang layak sangat esensial untuk
mendongkrak mutu pendidikan di madrasah ini. Kami optimis bahwa proyek
pembangunan dan renovasi ini akan menciptakan iklim belajar yang lebih baik,
sehingga gairah mengajar para pendidik dan semangat belajar siswa kami semakin
terpacu. Harapan besar kami, proyek ini dapat diselesaikan sesuai jadwal yang
ditetapkan, dan yang utama adalah menghasilkan mutu bangunan yang terbaik.” Ucap
Ummiati dengan penuh harap.
Menurut pantauan tim Humas, proses
Mutual Check Awal (MC-0) memakan waktu selama 3 jam lebih, kemudian tim Program
Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dan pihak madrasah berhasil menyamakan persepsi
terhadap volume serta item pekerjaan yang akan dimulai. Sebagai penutup
kegiatan, Kepala MIN 3 Asahan, Ummiati Nasution, bersama seluruh perwakilan Tim
PHTC melakukan sesi foto bersama tepat di depan gedung madrasah yang rencananya
akan dibangun ulang. (Wh)
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., memimpin langsung jalannya Rapat Koordi...
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, menghadiri kegiatan supervisi manajerial yang dip...
Pulau Rakyat (Humas) – Mengawali hari kerja pertama setelah libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 A...