Kisaran (Humas) — Suasana khidmat bercampur ceria mewarnai Aula Rumah Tahfidz Masjid Agung H. Achmad Bakrie Kisaran pada Kamis (22/10/2026). Ribuan santri cilik dari berbagai Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kabupaten Asahan berkumpul untuk mengikuti kegiatan Praktek Manasik Haji Anak PAUD. Dengan mengenakan pakaian ihram putih-putih, anak-anak ini tampak antusias memperagakan alur ibadah haji bagaikan "Tamu Allah" cilik.
Kegiatan ini dipandu langsung oleh tim Pembimbing Manasik Haji dari Penyuluh Agama Kementerian Agama Kabupaten Asahan, di antaranya H. Raja Dedi Hermansyah, M.M., M.A., H. Zulhaidir Pinayungan, S.Pd., Ismail, serta para pembimbing lainnya.
Mewakili tim pembimbing, H. Raja Dedi Hermansyah, M.M., M.A. menyampaikan kesannya saat memandu anak-anak PAUD dalam simulasi ibadah haji tersebut. Menurutnya, memberikan edukasi manasik haji sejak usia dini memiliki nilai spiritual yang sangat mendalam.
"Melihat antusiasme dan kepolosan anak-anak saat belajar melafalkan talbiyah dan mempraktikkan rukun-rukun haji sungguh menyentuh hati. Ini bukan sekadar simulasi, tetapi upaya kita bersama untuk menanamkan kecintaan kepada Baitullah serta membentuk karakter Islami sejak dini," ujar H. Raja Dedi Hermansyah.
Beliau juga menambahkan bahwa bimbingan yang diberikan disesuaikan dengan daya tangkap anak-anak agar proses belajar terasa menyenangkan tanpa mengurangi nilai-nilai edukasi keagamaan.
Ketua Panitia Pelaksana, Syafaruddin Nasution, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan rukun Islam kelima kepada anak-anak sejak usia dini serta mempererat silaturahmi antar-lembaga PAUD di Kabupaten Asahan. Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya acara ini.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan yang diwakili oleh Hendriyanto memberikan apresiasi yang tinggi dalam arahannya. Beliau menekankan pentingnya kolaborasi antara penyuluh keagamaan, tenaga pendidik, dan orang tua dalam membangun fondasi moral anak.
"Pemerintah Kabupaten Asahan sangat mendukung kegiatan pembentukan karakter seperti ini. Melalui praktek manasik haji, anak-anak tidak hanya belajar teori, tetapi juga merasakan pengalaman langsung yang akan teringat hingga mereka dewasa," ungkap Hendriyanto dalam arahannya.
Acara yang diprakarsai oleh Pusat Kegiatan Gugus (PKG) PAUD bekerjasama dengan para penyuluh agama ini berjalan lancar dan penuh kehangatan. Diharapkan kegiatan ini dapat terus menjadi agenda tahunan guna mencetak generasi muda Asahan yang religius, berkarakter, dan berakhlaqul karimah.(RH)