Jelang TKA dan Ujian Madrasah, MIN 3 Asahan Mantapkan Persiapan Lewat Rakor Bersama Wali Murid
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., memimpin langsung jalannya Rapat Koordi...
Loading...
Pulau
Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati
Nasution, S.Pd.I., M.Pd., melaksanakan kegiatan monitoring terhadap pelaksanaan
proses belajar mengajar di tujuh titik lokasi belajar sementara yang tersebar
di berbagai wilayah berbeda pada Senin, (05/01). Langkah ini diambil guna
memastikan bahwa seluruh peserta didik tetap mendapatkan hak pendidikan yang
layak meskipun saat ini madrasah sedang direhabilitasi.
Kegiatan
monitoring yang dilakukan sejak pagi hari ini tidak dilakukan sendirian.
Ummiati didampingi secara khusus oleh Tim Humas MIN 3 Asahan yang bertugas
mendokumentasikan serta memantau perkembangan situasi di lapangan. Kehadiran
tim pendamping ini juga bertujuan untuk menyebarluaskan informasi positif
kepada orang tua siswa mengenai kondisi terkini proses pembelajaran.
Tujuh
titik lokasi belajar sementara tersebut memiliki jarak yang cukup berjauhan dan
karakteristik lingkungan yang beragam. Namun, jarak dan perbedaan lokasi
tersebut sama sekali tidak menyurutkan semangat Kepala Madrasah untuk turun
langsung ke lapangan. Ummiati berkomitmen bahwa kualitas pendidikan tidak boleh
menurun sedikit pun meski berada di tempat yang terbatas.
Dalam
kunjungannya, Ummiati Nasution menyempatkan diri untuk berinteraksi secara
personal dengan guru dan siswa. Ia memberikan perhatian khusus pada aspek
psikologis warga madrasah yang harus beradaptasi dengan lingkungan baru. Hal
ini dianggap penting agar semangat belajar tetap terjaga di tengah
keterbatasan.
"Bagaimana
kabar anak-anak umi hari ini? Saya berharap semua dalam keadaan sehat dan tetap
ceria meskipun ruangan kelas kita saat ini tidak seperti biasanya. Kalian harus
tetap semangat menimba ilmu karena keterbatasan tempat bukanlah penghalang bagi
orang yang ingin sukses dan meraih cita-cita setinggi langit. Untuk ibu guru,
saya minta tolong agar tetap menggunakan strategi pembelajaran yang efektif dan
tidak membosankan agar siswa tidak merasa jenuh di lokasi sementara ini."
Ujar Ummiati
Kehadiran
Kepala Madrasah di lokasi belajar sementara ini disambut hangat oleh para guru,
salah satunya adalah Emi Satri, S.Pd.SD. Guru yang mengajar di kelas 2 A
tersebut mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas perhatian yang
diberikan oleh pimpinan madrasah di tengah situasi seperti ini.
Emi
Satri menyatakan bahwa kunjungan ini memberikan dampak psikologis yang sangat
positif bagi para guru di lapangan. Ia menyebutkan bahwa kehadiran Ummiati
Nasution secara langsung membuat para guru merasa didukung dan diperhatikan,
meskipun mereka harus mengajar di lokasi yang berpindah-pindah. Menurutnya,
motivasi yang diberikan Kepala Madrasah menjadi pemacu semangat bagi dirinya
untuk tetap memberikan materi pelajaran secara maksimal kepada siswa kelas 2 A.
"Kami
sangat berterima kasih atas kunjungan Ibu Ummiati ke lokasi belajar kami yang
sederhana ini. Kehadiran kepala madrasah bukan hanya sekadar memantau, tetapi
benar-benar memberikan energi baru bagi kami para guru dan juga
anak-anak," ujar Emi Satri dengan penuh semangat di sela-sela kegiatan
belajar mengajar.
Emi Satri juga menambahkan bahwa pesan
Kepala Madrasah mengenai strategi pembelajaran akan menjadi fokus utamanya
dalam mengajar di kelas 2 A. Ia menyadari bahwa ruang kelas sementara yang
sempit dan sirkulasi udara yang terbatas bisa menurunkan minat belajar siswa.
Oleh karena itu, ia berjanji akan terus berinovasi, seperti menggunakan media
pembelajaran berbasis permainan dan belajar di luar ruangan, agar anak-anak
didiknya tetap ceria dan tidak merasa terbebani dengan kondisi tempat belajar
yang sementara ini.
"Pesan dari Kepala Madrasah mengenai strategi
pembelajaran akan menjadi fokus utama saya dalam mengajar di kelas 2 A, Saya
berjanji akan terus berinovasi agar anak-anak didik tetap ceria dan tidak
merasa terbebani dengan kondisi tempat belajar yang sementara ini. Selain itu,
saya juga akan berkoordinasi dengan rekan sejawat guna menciptakan suasana
kelas yang inspiratif bagi siswa." Ucap Emi.
Usai pelaksanaan monitoring,
Kepala Madrasah menegaskan bahwa pengawasan ini bukan sekadar rutinitas
formalitas belaka. Ia secara teliti memeriksa daftar hadir guru, memantau
interaksi di dalam kelas, hingga mencatat fasilitas penunjang yang mulai rusak.
Ia ingin melihat secara nyata kendala apa saja yang dihadapi di lapangan,
mengingat perubahan kurikulum saat ini menuntut kesiapan sarana yang mumpuni.
Dengan mengetahui kendala tersebut secara mendetail, pihak madrasah dapat
segera mengambil kebijakan yang tepat untuk solusi jangka pendek maupun
perbaikan jangka panjang demi kenyamanan siswa.
"Monitoring
ini bukan sekadar rutinitas formalitas. Saya ingin melihat secara nyata kendala
di lapangan, mulai dari proses mengajar hingga kondisi fasilitas kelas yang
ada, dengan mengetahui hambatan tersebut secara langsung, kami bisa segera
mengambil kebijakan yang tepat sebagai solusi jangka pendek demi kelancaran
belajar mengajar." Terang Ummiati
kepada Tim Humas. (Wh)
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., memimpin langsung jalannya Rapat Koordi...
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, menghadiri kegiatan supervisi manajerial yang dip...
Pulau Rakyat (Humas) – Mengawali hari kerja pertama setelah libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 A...