Loading...

  • Selasa, 21 April 2026

Kakan Kemenag Kabupaten Asahan Lakukan Monitoring BMN di MIN 3 Asahan, ajak guru tingkatkan kompetensi Pedagogik

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Asahan, H. Abdul Manan, M.A, melakukan kunjungan ke Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan dalam rangka monitoring Barang Milik Negara (BMN)


Pulau Rakyat (humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Asahan, H. Abdul Manan, M.A, melakukan kunjungan ke Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan dalam rangka monitoring Barang Milik Negara (BMN). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan pengelolaan dan penggunaan BMN berjalan sesuai aturan yang berlaku serta memastikan pengelolaan BMN di lingkungan MIN 3 Asahan berjalan dengan baik. (21/10/2024)

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Penmad) Dr. Hj. Sri Muchlis, S.Sos, M.I.Kom, Analisis BMN Syahrizal, SE, Staff Penmad Muri Hamdani, serta Kepala MIN 3 Asahan Tohiruddin Hasibuan, S.Pd., M.M. Dalam kunjungannya, Kakan Kemenag beserta rombongan melakukan pengecekan langsung terhadap berbagai jenis BMN yang dimiliki MIN 3 Asahan, mulai dari peralatan perkantoran, hingga sarana prasarana pembelajaran.

Selain melakukan monitoring BMN, Kakan Kemenag juga memberikan pengarahan kepada seluruh guru dan staf MIN 3 Asahan. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya kerjasama, kepedulian, dan kasih sayang dalam membangun madrasah yang lebih baik.

“Guru memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter peserta didik. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan menyenangkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia  juga menekankan pentingnya pengelolaan pembelajaran yang berkualitas. Ia menghimbau kepada para guru untuk terus meningkatkan kompetensi pedagogik, terutama dalam hal pengelolaan kelas dan metode pembelajaran yang inspiratif.

“Guru harus senantiasa meningkatkan kompetensi pedagogik yaitu kemampuan dalam mengelola pembelajaran agar dapat menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan menyenangkan bagi peserta didik. Imbuhnya.

Di akhir arahannya, Abdul Manan mengingatkan bahwa sebagai pendidik harus senantiasa berinovasi dan mampu menjadi guru inspiratif bagi peserta didik.

“Guru inspiratif adalah guru yang tidak hanya menguasai materi pelajaran, tetapi juga mampu mengelola pembelajaran dengan baik serta mampu memahami setiap peserta didik secara personal, sehingga peserta didik merasa termotivasi untuk belajar”. Tutupnya.

Pada waktu yang berbeda, kepala MIN 3 Asahan Tohiruddin Hasibuan, S.Pd., M.M. menyampaikan harapannya agar MIN 3 Asahan dapat terus berkembang dan menjadi madrasah yang unggul di Kabupaten Asahan.

“semoga Monitoring BMN ini dapat memperkuat sarana dan prasarana madrasah yang kita cintai ini guna menunjang kegiatan belajar mengajar yang lebih baik”. Pungkasnya. (wh)


Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 21 October 2024
Lihat Semua Post