Jelang TKA dan Ujian Madrasah, MIN 3 Asahan Mantapkan Persiapan Lewat Rakor Bersama Wali Murid
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., memimpin langsung jalannya Rapat Koordi...
Loading...
Pulau Rakyat (Humas)
– Guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Rizkida, S.Pd.I menggunakan
metode diskusi pada kegiatan belajar
mengajar. Metode yang diterapkan pada materi teks prosedur ini berlangsung sangat
efektif dan efisien untuk meningkatkan pemahaman siswa di kelas IV-B.
(22/01/2025)
Metode diskusi
dipilih oleh Rizkida dengan pertimbangan bahwa kegiatan berdiskusi dapat
merangsang siswa untuk berpikir kritis, bertukar pikiran, serta berani
menyampaikan pendapat. Selain itu, dengan berdiskusi, siswa juga dapat melatih
kemampuan berkomunikasi dan berkolaborasi dengan teman sebayanya.
Rizkida, yang
dikenal oleh rekan-rekannya sebagai guru yang penuh kreativitas, mengawali
pembelajaran dengan memberikan penjelasan singkat tentang apa itu teks prosedur.
“Teks prosedur
adalah teks yang berisi cara untuk membuat atau melakukan sesuatu. Teks ini
terdiri dari tahapan-tahapan serta memiliki struktur kalimat imperatif berupa
perintah Sebagai bagian dari kegiatan ini” terangnya.
Dalam
pelaksanaannya, Rizkida membagikan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang
berisi berbagai contoh teks prosedur kemudian ia mengintruksikan kepada siswa
untuk membuat teks prosedur secara berdiskusi.
Setelah berdiskusi,
perwakilan dari setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil
analisisnya di depan kelas. Momen presentasi ini menjadi sangat menarik karena
siswa saling memberikan masukan dan koreksi terhadap jawaban teman
sekelompoknya.
Tujuan utama Rizkida
dalam menerapkan metode diskusi ini adalah agar siswa dapat mengidentifikasi
secara mandiri berbagai jenis teks prosedur beserta contoh-contohnya.
“Melalui kegiatan
diskusi, saya mengharapkan siswa dapat memahami konsep teks prosedur dengan
lebih baik serta mampu menjelaskan, membuat atau merancang bagaimana
mengerjakan sesuatu dengan langkah-langkah yang urut” ucapnya.
Kepala MIN 3 Asahan,
Tohiruddin Hasibuan, S.Pd.,M.M., memberikan apresiasi yang tinggi atas
inisiatif Rizkida.
“Saya sangat
mengapresiasi upaya guru dalam menerapkan metode pembelajaran yang aktif dan
menyenangkan. Metode diskusi ini tidak hanya membuat siswa lebih memahami
materi, tetapi juga melatih mereka untuk menjadi pembelajar yang mandiri dan
kritis,” ujarnya.
Para siswa juga
memberikan respon positif terhadap metode pembelajaran yang diterapkan oleh Rizkida.
“Saya merasa lebih mudah memahami materi teks prosedur setelah mengikuti
diskusi kelompok. Selain itu, saya juga menjadi lebih berani untuk menyampaikan
pendapat di depan kelas,” ujar Khalid salah seorang siswa.
Tohiruddin menambahkan,
bahwa keberhasilan Rizkida dalam menerapkan metode diskusi ini dapat menjadi
inspirasi bagi guru-guru lain di MIN 3 Asahan. Dengan demikian, kualitas
pembelajaran di madrasah dapat terus ditingkatkan.(wh)
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., memimpin langsung jalannya Rapat Koordi...
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, menghadiri kegiatan supervisi manajerial yang dip...
Pulau Rakyat (Humas) – Mengawali hari kerja pertama setelah libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 A...