Loading...

  • Selasa, 21 April 2026

Guru MIN 3 Asahan Terapkan Metode Diskusi untuk Tingkatkan Pemahaman Siswa

RIzkida sedang menilai kerja kelompok para siswa

Pulau Rakyat (Humas) – Guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Rizkida, S.Pd.I menggunakan metode diskusi  pada kegiatan belajar mengajar. Metode yang diterapkan pada materi teks prosedur ini berlangsung sangat efektif dan efisien untuk meningkatkan pemahaman siswa di kelas IV-B. (22/01/2025)

Metode diskusi dipilih oleh Rizkida dengan pertimbangan bahwa kegiatan berdiskusi dapat merangsang siswa untuk berpikir kritis, bertukar pikiran, serta berani menyampaikan pendapat. Selain itu, dengan berdiskusi, siswa juga dapat melatih kemampuan berkomunikasi dan berkolaborasi dengan teman sebayanya.

Rizkida, yang dikenal oleh rekan-rekannya sebagai guru yang penuh kreativitas, mengawali pembelajaran dengan memberikan penjelasan singkat tentang apa itu teks prosedur.

“Teks prosedur adalah teks yang berisi cara untuk membuat atau melakukan sesuatu. Teks ini terdiri dari tahapan-tahapan serta memiliki struktur kalimat imperatif berupa perintah Sebagai bagian dari kegiatan ini” terangnya.

Dalam pelaksanaannya, Rizkida membagikan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang berisi berbagai contoh teks prosedur kemudian ia mengintruksikan kepada siswa untuk membuat teks prosedur secara berdiskusi.

Setelah berdiskusi, perwakilan dari setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil analisisnya di depan kelas. Momen presentasi ini menjadi sangat menarik karena siswa saling memberikan masukan dan koreksi terhadap jawaban teman sekelompoknya.

Tujuan utama Rizkida dalam menerapkan metode diskusi ini adalah agar siswa dapat mengidentifikasi secara mandiri berbagai jenis teks prosedur beserta contoh-contohnya.

“Melalui kegiatan diskusi, saya mengharapkan siswa dapat memahami konsep teks prosedur dengan lebih baik serta mampu menjelaskan, membuat atau merancang bagaimana mengerjakan sesuatu dengan langkah-langkah yang urut” ucapnya.

Kepala MIN 3 Asahan, Tohiruddin Hasibuan, S.Pd.,M.M., memberikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif Rizkida.

“Saya sangat mengapresiasi upaya guru dalam menerapkan metode pembelajaran yang aktif dan menyenangkan. Metode diskusi ini tidak hanya membuat siswa lebih memahami materi, tetapi juga melatih mereka untuk menjadi pembelajar yang mandiri dan kritis,” ujarnya.

Para siswa juga memberikan respon positif terhadap metode pembelajaran yang diterapkan oleh Rizkida. “Saya merasa lebih mudah memahami materi teks prosedur setelah mengikuti diskusi kelompok. Selain itu, saya juga menjadi lebih berani untuk menyampaikan pendapat di depan kelas,” ujar Khalid salah seorang siswa.

Tohiruddin menambahkan, bahwa keberhasilan Rizkida dalam menerapkan metode diskusi ini dapat menjadi inspirasi bagi guru-guru lain di MIN 3 Asahan. Dengan demikian, kualitas pembelajaran di madrasah dapat terus ditingkatkan.(wh)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 21 October 2024
Lihat Semua Post