Loading...

  • Rabu, 22 April 2026

Guru MIN 3 Asahan Ikuti Pelatihan Asesmen Pembelajaran MIPA Secara Blended Learning

Raju sedang mengikuti pelatihan

Pulau Rakyat (Humas) - Raju Apana Syahputra Nasution, S.Pd.SD., M.M., seorang guru kelas dari Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, terpilih untuk mengikuti pelatihan Asesmen Pembelajaran bagi Guru Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA). Pelatihan yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan (BDK) Medan, sebuah institusi yang memiliki reputasi dalam pengembangan kompetensi tenaga pendidik di lingkungan Kementerian Agama. (05/05/2025)

Kegiatan pelatihan ini dirancang dengan blended learning, sebuah metode yang menggabungkan pembelajaran daring (dalam jaringan) dan luring (luar jaringan). Sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, sesi daring akan dilaksanakan mulai tanggal 3 hingga 7 Mei 2025, memberikan fleksibilitas bagi para peserta untuk mengakses materi dan berinteraksi secara virtual. Selanjutnya, sesi luring akan diselenggarakan secara tatap muka di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Asahan, dari tanggal 8 hingga 10 Mei 2025.

Rasa syukur dan antusiasme terpancar dari wajah Raju Apana Syahputra Nasution saat mengetahui dirinya menjadi salah satu guru yang beruntung terpilih untuk mengikuti pelatihan ini. Raju meyakini bahwa kesempatan emas ini akan menjadi wadah untuk memperkaya pengetahuan dan keterampilan dalam merancang dan melaksanakan asesmen pembelajaran yang efektif dan inovatif, khususnya dalam mata pelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

"Saya merasa sangat beruntung dan terhormat dapat mengikuti pelatihan yang sangat relevan dengan tugas dan tanggung jawab saya sebagai seorang guru kelas di MIN 3 Asahan," ungkap Raju

"Saya optimis bahwa melalui pelatihan ini, saya akan memperoleh banyak pengetahuan baru, strategi-strategi terkini, dan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana melakukan asesmen pembelajaran yang mampu mengukur secara komprehensif kompetensi siswa." Imbuhnya.

Lebih lanjut, Raju menjelaskan bahwa metode blended learning yang diterapkan dalam pelatihan ini memberikan keuntungan tersendiri. Sesi daring memungkinkan beliau untuk mempelajari materi secara mandiri dan berinteraksi dengan narasumber serta peserta lain dari berbagai madrasah melalui forum diskusi virtual. Sementara itu, sesi luring akan menjadi kesempatan yang berharga untuk berdiskusi secara langsung, bertukar pengalaman, dan mempraktikkan berbagai teknik asesmen di bawah bimbingan para widyaiswara.

Kepala MIN 3 Asahan, Tohiruddin Hasibuan, S.Pd., M.M., menyambut baik partisipasi salah satu guru terbaiknya dalam pelatihan ini. Tohir memandang pelatihan yang diikuti oleh Raju Apana sebagai sebuah momentum penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan madrasahnya. Tohiruddin berharap agar Raju dapat menyerap seluruh ilmu dan wawasan yang disampaikan oleh para narasumber yang kompeten di bidangnya.

"Kami sangat mendukung penuh keikutsertaan Bapak Raju dalam pelatihan asesmen pembelajaran ini," tuturnya.

"Kami percaya bahwa ilmu yang beliau peroleh akan sangat bermanfaat bagi peningkatan mutu pembelajaran MIPA di MIN 3 Asahan. Asesmen yang baik adalah kunci untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa dan menjadi dasar bagi perbaikan proses pembelajaran selanjutnya." tambahnya.

Sebagai bentuk komitmen madrasah dalam pengembangan profesionalisme guru, Tohiruddin menambahkan bahwa pihak madrasah akan memfasilitasi Raju Apana setelah selesai mengikuti pelatihan. Fasilitasi ini bertujuan agar ilmu dan pengalaman yang didapatkan oleh Raju dapat disebarkan dan diimplementasikan kepada rekan-rekan guru lainnya di MIN 3 Asahan. (Wh)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 21 October 2024
Lihat Semua Post