Loading...

  • Selasa, 21 April 2026

Guru MIN 3 Asahan Ajak Siswa Membuat Pisang Pasir Coklat: Implementasi P5RA

Tampak siswa sedang mengupas pisang

Pulau Rakyat (Humas) - Umi Hasnah Siagian, S.Pd., guru kelas 3B di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, menggelar kegiatan yang menarik dan edukatif bagi para siswanya yakni membuat pisang pasir coklat. Kegiatan yang berlangsung di kelas 3B  ini disambut antusias oleh para siswa. Mereka terlihat sangat bersemangat mengikuti setiap tahapan dalam proses pembuatan pisang pasir coklat, mulai dari menyiapkan bahan hingga tahap penyajian. Dengan didampingi oleh Umi Hasnah, mereka diajarkan untuk bekerja sama serta memahami pentingnya ketelitian dalam memasak. (03/02/2025)

Menurut Umi Hasnah Siagian, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi siswa.

“Melalui kegiatan memasak ini, anak-anak tidak hanya belajar keterampilan dasar dalam mengolah makanan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebersamaan, tanggung jawab, dan kemandirian,” ujarnya.

Umi Hasnah menambahkan, para siswa mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan bagaimana cara mengupas pisang, mencelupkannya ke dalam adonan tepung, lalu digoreng. Setelah matang, pisang pasir tersebut kemudian diberi taburan coklat yang semakin menambah cita rasa, kemudian dimasukkan kedalam kemasan.

Kepala MIN 3 Asahan, Tohiruddin Hasibuan, S.Pd., M.M., sangat mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh Umi Hasnah. Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti ini sangat mendukung penguatan karakter siswa sesuai dengan nilai-nilai P5RA.

“Kami sangat mendukung inovasi pembelajaran yang dilakukan oleh para guru, terutama yang berbasis pengalaman langsung seperti ini. Dengan demikian, anak-anak bisa lebih memahami makna dari kerja keras dan kebersamaan,” tuturnya.

Dikesempatan yang sama, Tohiruddin juga menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memberikan pengalaman berharga bagi siswa serta memberikan contoh kepada para guru MIN 3 Asahan.

“Saya berharap kegiatan pembelajaran yang dilakukan Umi Hasnah dapat memberikan kontribusi positif bagi siswa serta dapat meningkatkan motivasi kepada guru MIN 3 Asahan untuk senantiasa membuat pembelajaran yang menyenangkan”. Tutupnya.

Saat dikonfirmasi, Umi Hasnah Siagian menerangkan, memilih pisang pasir coklat sebagai proyek P5RA karena beberapa alasan. Pertama, bahan-bahannya mudah didapatkan dan proses pembuatannya sederhana, sehingga semua siswa dapat berpartisipasi. Kedua, kegiatan ini melibatkan berbagai aspek, seperti kerjasama tim, kreativitas, dan kemampuan memecahkan masalah. Ketiga, pisang pasir coklat merupakan makanan yang lezat dan bergizi, sehingga dapat menjadi sarana untuk mengenalkan pentingnya makanan sehat.

Umi Hasnah kemudian melanjutkan mengenai tahapan pembuatan pisang pasir coklat. “Pembuatan dimulai dengan persiapan bahan-bahan, seperti pisang, tepung roti, coklat, dan minyak goreng.” Terangnya.

“Kemudian siswa saya bagi menjadi beberapa kelompok, masing-masing kelompok bertugas untuk melakukan tugas yang berbeda, seperti mengupas pisang, melumuri pisang dengan coklat, dan melapisi pisang dengan tepung roti”. Imbuhnya.

P5RA merupakan salah satu program yang dicanangkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia untuk memperkuat karakter siswa madrasah. Program ini bertujuan untuk membentuk pelajar yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berwawasan kebangsaan, serta memiliki keterampilan abad ke-21. P5RA menekankan pada pengalaman belajar yang kontekstual dan berbasis proyek, sehingga siswa dapat belajar secara aktif dan kreatif. (Wh)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 21 October 2024
Lihat Semua Post