Loading...

  • Kamis, 23 April 2026

Enam Siswa MIN 1 Asahan Berlaga di OMI 2025

Kakan Kemenag Asahan Buka OMI 2025

Simpang Empat (Humas) – Enam siswa terbaik MIN 1 Asahan turut ambil bagian dalam ajang bergengsi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 tingkat Kabupaten Asahan yang dilaksanakan pada Rabu (10/09/2025) di MTsN 2 Asahan. Untuk tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI), cabang yang diujikan adalah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS).


Adapun peserta dari MIN 1 Asahan di bidang IPAS adalah Meutia Fadhilah, Hafiza Khairuna, dan Shilvia Maharani Nasution, sementara untuk bidang Matematika diwakili oleh Ainun Izza Tunnisa Lubis, Nugroho Sutrisno, dan Anggraini Sabila Audri Saragih.


Sebelum kompetisi dimulai, acara diawali dengan pembukaan resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, H. Abdul Manan, MA. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Olimpiade Madrasah Indonesia bukan sekadar lomba, melainkan wadah untuk melatih daya pikir kritis, kreatif, dan berkarakter.


“Melalui OMI ini, kita ingin melahirkan generasi madrasah yang cerdas, berakhlak, dan siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi. Bagi yang juara, jangan berpuas diri, dan bagi yang belum berhasil tetaplah semangat, karena proses belajar jauh lebih penting dari sekadar hasil,” ujar Abdul Manan.


Olimpiade ini terdiri dari tiga sesi yang dimulai pukul 10.00 WIB dan berakhir pukul 17.30 WIB, dengan soal yang dirancang untuk menguji kemampuan analitis, logika, serta pemahaman konsep peserta didik.


Kepala MIN 1 Asahan, Erma Suryana, S.Pd, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada keenam siswanya yang menjadi duta madrasah dalam ajang ini.


“Kami bangga atas semangat dan usaha anak-anak kami yang telah berlatih dan mempersiapkan diri dengan maksimal. Semoga mereka dapat memberikan yang terbaik, namun yang lebih penting adalah pengalaman berharga yang mereka dapatkan dari ajang ini,” ungkap Erma.


Salah seorang peserta, Meutia Fadhilah, juga membagikan pengalamannya mengikuti OMI 2025.


“Awalnya saya merasa tegang, tapi setelah masuk ruangan dan mulai mengerjakan soal, saya merasa lebih tenang. Saya senang bisa mewakili madrasah dan berharap bisa membanggakan orang tua dan guru di MIN 1 Asahan,” tutur Meutia dengan penuh semangat.


Kegiatan Olimpiade Madrasah Indonesia tingkat Kabupaten Asahan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah mengukur kemampuan siswa madrasah untuk melangkah ke tingkat provinsi hingga nasional.

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 06 May 2024
Lihat Semua Post