Bimas Kristen: Merawat Jiwa di Tengah Proses Pemulihan: Sinergi Bimas Kristen dan Penyuluh Agama Kristen dalam Pembinaan Rohani Pasien RSUD Permata Hati
Di tengah proses pemulihan fisik, kebutuhan akan penguatan spiritual menjadi bagian penting
Loading...
Labuhan Ruku, Rabu 22/10/2025 — Dalam semangat pelayanan kasih dan pembinaan moral, Penyuluh Agama Kristen Kabupaten Asahan melaksanakan kegiatan Bimbingan Rohani Kristen di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Labuhan Ruku. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh hikmat dan semangat pembaharuan hidup, di bawah pendampingan anggun Penyelenggara Bimas Kristen Kabupaten Asahan, Marintan Simanjuntak, S.Th., M.Pd.K.
Kehadiran tim penyuluh di tengah warga binaan menjadi bentuk nyata komitmen Kementerian Agama untuk menghadirkan pelayanan rohani yang transformatif. Melalui kegiatan ini, para warga binaan diajak merenungkan kasih Kristus yang memulihkan, menumbuhkan harapan baru, dan memperkuat nilai-nilai spiritualitas sebagai dasar pembentukan karakter.
Dalam sambutannya, Marintan Simanjuntak, S.Th., M.Pd.K., menyampaikan bahwa pelayanan bimbingan rohani di lingkungan pemasyarakatan merupakan bagian dari tugas mulia penyuluh agama untuk menyentuh hati, membangun iman, dan mengembalikan jati diri manusia sebagai ciptaan Tuhan yang berharga.
“Kami hadir bukan hanya untuk mengajar, tetapi untuk mendengar, memahami, dan meneguhkan mereka agar menemukan kembali arah hidup dalam terang kasih Kristus,” ungkapnya dengan penuh empati.
Kegiatan bimbingan ini diisi dengan renungan firman Tuhan, pujian penyembahan, dan sesi refleksi pribadi, yang disambut hangat oleh para warga binaan. Suasana rohani yang penuh kedamaian menjadi momentum bagi banyak peserta untuk kembali meneguhkan komitmen hidup yang baru dan lebih bermakna.
Melalui sinergi antara Penyuluh Agama Kristen dan Penyelenggara Bimas Kristen, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pelayanan rohani tidak dibatasi ruang dan situasi, melainkan dipanggil untuk hadir di mana kasih dan pengharapan sangat dibutuhkan.
“Pelayanan di Lapas bukan sekadar kegiatan keagamaan, melainkan panggilan kemanusiaan untuk menghadirkan damai sejahtera bagi semua,” ujar salah satu penyuluh dengan penuh semangat.
Dengan kegiatan ini, diharapkan pembinaan rohani bagi warga binaan di Lapas Labuhan Ruku terus berlanjut secara berkesinambungan, menjadi sarana pemulihan spiritual dan sosial, serta memperkuat misi Kementerian Agama dalam membangun kehidupan beragama yang moderat, inklusif, dan humanis. (DR)
Di tengah proses pemulihan fisik, kebutuhan akan penguatan spiritual menjadi bagian penting
Paskah bukan sekadar perayaan iman, melainkan momentum memperkuat persaudaraan
Momentum peneguhan komitmen pengabdian, integritas, dan tanggung jawab dalam melayani masyarakat serta menjaga nilai-nilai moderasi beragama...