Loading...

  • Minggu, 26 April 2026

Untuk Keakuratan Data Umat Katolik, Bimas Katolik Kemenag Asahan Laksanakan Pendataan di Kec. Bandar Pasir Mandoge

Pegawai Bimas Katolik Kemenag Asahan di Paroki Kristus Raja Tanah Jawa

Asahan (Humas BimKat). Bimas Katolik Kantor Kementerian Agama Kab. Ashaan memiliki komitmen untuk selalu pemutakhiran (update) data keagamaan Katolik di Kabupaten Asahan. Untuk mewujudkan hal tersebut, Bimas Katolik melakukan pendataan di Kecamatan Bandar Pasir Mandoge pada Selasa (04/11/2025). Pendataan dilakukan oleh Staf Bimas Katolik, Lamres Leobertus Siboro dan Dedi Harianto Gultom.

 

Gereja Katolik di Kecamatan B.P. Mandoge berjumlah 6 yaitu Gereja Katolik Stasi St. Sisilia Bandar Pasir Mandoge, Gereja Katolik St. Nikolaus Stasi Huta Kalapa, Gereja Katolik St. Padre Pio Stasi Huta Padang, Gereja Katolik St. Klara Stasi Talun Karnas, Gereja Katolik St. Yohanes Stasi Pardomuan Nauli Gotting Sidodadi, dan Gereja Katolik St. Mikael Stasi Sei Kopas. Keenam Gereja tersebut dilayani dari Gereja Katolik Paroki Kristus Raja Tanah Jawa.

 

Plt. Penyelenggara Bimas Katolik Kemenag Kab. Asahan, Alb Irawan Dwiatmaja mengatakan, “Wilayah pelayanan Gereja Katolik di Asahan ini terbagi-bagi dan tidak mengikuti wilayah pemerintahan. Pelayanannya dilihat dari jarak. Enam Gereja Katolik di Kec. Mandoge mendapatkan pelayanan dari Paroki Kristus Raja Tanah Jawa sehingga segala administrasi Gereja mereka tergabung di sana. Maka, kami selalu berkoordinasi ke sana untuk hal-hal yang diperlukan.”

 

“Kami melakukan perjalanan yang cukup jauh untuk memperoleh data umat Katolik yang berada di Kec. B.P. Mandoge. Kami mengucapkan terimakasih kepada Pastor Paroki Kristus Raja Tanah Jawa, RD. Parlindungan Sinaga yang telah menerima kami dengan baik dan pihak sekretariat paroki yang memberi data yang kami butuhkan. Data ini kami untuk menunjukkan keakuratan jumlah umat Katolik Kab. Asahan,” ujar Lamres Siboro.

 

Pendataan ini dilakukan untuk melengkapi data-data keagamaan di Bimas Katolik Kemenag Kab. Asahan. Dalam pendataan, Bimas Katolik bukan hanya mengetahui jumlah umat Katolik tetapi juga kebutuhan-kebutuhan setiap Gereja Katolik misal apakah perlu renovasi bangunan, buku-buku liturgi, status tanah Gereja apakah sudah sertipikat atau belum, dsb. Dengan data-data tersebut, Bimas Katolik dan secara umum Kementerian Agama dapat menjangkau semua umat beragama. 


Bimas Katolik Kemenag Asahan memiliki komitmen untuk berdampak pada kehidupan beragama umat Katolik di Kab. Asahan. “Semoga kami mampu memberi dampak nyata untuk kehidupan umat Katolik Kab. Asahan dengan data-data yang kami miliki,” jelas Wawan. (AW)

 

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 15 May 2024
Lihat Semua Post